Jakarta, PCplus – Smartwatch klasik Pebble kembali diperkenalkan melalui perangkat terbaru bernama Pebble Round 2. Perangkat ini menjadi penerus dari model lama yang pernah populer di kalangan penggemar teknologi. Jam tangan pintar tersebut dikembangkan oleh perusahaan Core Devices yang dipimpin pendiri Pebble, Eric Migicovsky.
Baca Juga: Smartwatch MITO 555 dengan Fitur Melimpah dan Harga Terjangkau
Melalui produk ini, pendekatan desain sederhana kembali diusung. Fokus utama tidak diarahkan pada fitur kesehatan yang kompleks. Sebaliknya, pengalaman penggunaan yang ringan dan efisien lebih diprioritaskan.
Pebble Round 2 diperkenalkan sebagai versi modern dari smartwatch bulat Pebble yang pernah hadir pada 2015. Perangkat lama tersebut dikenal dengan nama Pebble Time Round. Namun, berbagai kelemahan pada generasi awal kini telah diperbaiki.
Salah satu peningkatan paling mencolok terlihat pada layar. Pebble Round 2 menggunakan layar e-paper berwarna berukuran 1,3 inci dengan resolusi 260 x 260 piksel. Desain bezel tebal pada generasi lama juga telah dihilangkan sehingga tampilan layar terlihat lebih luas.
Selain itu, teknologi e-paper tetap dipertahankan karena memiliki konsumsi daya rendah. Layar jenis ini juga tetap mudah dibaca di bawah cahaya terang. Hal tersebut menjadi salah satu ciri khas smartwatch Pebble sejak awal kemunculannya.
Dari sisi desain, Pebble Round 2 dibuat dengan rangka stainless steel. Beberapa pilihan warna disediakan, termasuk hitam matte, perak, dan rose gold. Tali jam dapat dilepas dengan sistem quick-release. Ukuran strap yang tersedia adalah 14 mm dan 20 mm, tergantung varian warna yang dipilih.
Perangkat ini juga dilengkapi empat tombol fisik dan layar sentuh. Kombinasi tersebut membuat navigasi terasa fleksibel. Kamu bisa menggunakan tombol atau sentuhan sesuai kebutuhan.
Pebble Round 2 dipasarkan dengan harga sekitar 199 dolar AS. Pengiriman perangkat direncanakan mulai Mei 2026 setelah masa pre-order dibuka.
Fitur Sederhana dengan Fokus Kenyamanan
Pendekatan minimalis masih dipertahankan pada Pebble Round 2. Banyak fitur modern sengaja tidak dimasukkan agar perangkat tetap tipis dan ringan.
Sebagai contoh, sensor detak jantung, GPS, dan NFC tidak disediakan pada smartwatch ini. Namun keputusan tersebut dibuat dengan tujuan menjaga desain tetap ringkas. Ketebalan perangkat bahkan hanya sekitar 8 mm.
Sebagai gantinya, fitur dasar tetap diberikan. Aktivitas harian seperti langkah kaki dan pola tidur dapat dipantau melalui sensor bawaan. Selain itu, accelerometer dan magnetometer juga disematkan untuk mendukung berbagai fungsi dasar smartwatch.
Pebble Round 2 juga memiliki dua mikrofon. Melalui komponen ini, perintah suara dapat digunakan untuk berbagai interaksi. Beberapa fitur bahkan dirancang untuk bekerja dengan agen AI dan balasan pesan suara.
Dari sisi baterai, peningkatan besar juga diberikan. Smartwatch ini diklaim mampu bertahan hingga dua minggu penggunaan dalam sekali pengisian daya. Angka ini jauh lebih lama dibanding model lama yang hanya bertahan sekitar dua hari.
Jam tangan pintar ini juga tetap kompatibel dengan Android dan iOS. Namun beberapa fitur, seperti balasan pesan suara, sementara hanya tersedia untuk Android. Dukungan tambahan untuk iOS direncanakan menyusul.
Menariknya, Pebble masih mempertahankan ekosistem aplikasi komunitas. Ribuan watchface dan aplikasi dari komunitas pengembang tetap dapat digunakan pada perangkat ini.
Melalui Pebble Round 2, perusahaan tampaknya ingin menghadirkan smartwatch yang berbeda dari tren pasar saat ini. Banyak smartwatch modern fokus pada fitur kesehatan dan olahraga. Namun Pebble justru memilih menghadirkan perangkat sederhana, ringan, dan nyaman digunakan sehari-hari.
Pendekatan tersebut membuat Pebble Round 2 menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang hanya membutuhkan notifikasi, kontrol sederhana, dan daya tahan baterai panjang.







