Jakarta, PCplus – Ekspansi Cisco Secure AI Factory with NVIDIA menghadirkan framework yang memudahkan organisasi menjalankan AI di seluruh infrastruktur. Mulai dari data center hingga edge, sistem ini dirancang agar beban kerja inference dapat dilakukan lebih dekat ke sumber data.
Baca Juga: Cisco Mudahkan Kamu Wujudkan Jaringan Rumah Pintar
- Enterprise Edge: Cisco kini mendukung NVIDIA RTX PRO GPU 4500 Blackwell Server Edition pada portofolio UCS dan Unified Edge. Hal ini memungkinkan beban kerja AI dijalankan di edge tanpa konsumsi energi setingkat data center.
- Service Provider Edge: Cisco memperkenalkan desain referensi Cisco AI Grid with NVIDIA yang menggabungkan platform mobilitas Cisco dengan GPU NVIDIA Blackwell. Penyedia layanan dapat menghadirkan managed services untuk aplikasi AI dengan keandalan carrier-grade.
Kinerja dan Efisiensi Skala Masif
Cisco juga meningkatkan performa dengan Cisco Silicon One G300 dan P200. Switch terbaru Cisco N9100 berkapasitas 102,4 Tbps ditenagai NVIDIA Spectrum-6 Ethernet, melengkapi seri 800G yang sudah tersedia.
Selain itu, Cisco Nexus Hyperfabric kini mendukung integrasi penuh dengan N9000 Series, sehingga organisasi dapat beralih dari solusi multi-vendor ke full stack yang lebih sederhana. Implementasi menjadi lebih cepat dan beban tim IT berkurang signifikan.
Keamanan di Setiap Lapisan
Keamanan menjadi fokus utama dalam ekspansi Cisco Secure Factory ini. Cisco mengintegrasikan perlindungan sejak awal:
- Hybrid Mesh Firewall: Kebijakan keamanan kini diperluas hingga NVIDIA BlueField DPUs, sehingga ancaman bisa diblokir di tingkat server.
- AI Defense: Cisco menghadirkan pengujian kerentanan otomatis dan integrasi dengan NVIDIA NeMo Guardrails. Sistem ini melindungi interaksi antar agen AI di edge maupun core.
- Runtime NVIDIA OpenShell: Cisco menambahkan kontrol untuk agen otonom, memastikan setiap tindakan divalidasi agar alur kerja kritikal tetap aman.
Dampak bagi Industri
Dengan ekspansi ini, AI factory dapat dibangun lebih cepat, aman, dan fleksibel. Perusahaan kini memiliki dua jalur arsitektur terverifikasi:
- NVIDIA Cloud Partner (NCP)
- Cisco Cloud Reference Architecture berbasis Silicon One
Keduanya memberikan pilihan sesuai kebutuhan organisasi, baik untuk skala besar maupun edge deployment.







