HomeBerita TeknologiOpenAI Dan Broadcom Kenalkan Jalapeño, Chip Khusus untuk LLM

OpenAI Dan Broadcom Kenalkan Jalapeño, Chip Khusus untuk LLM

Jakarta, PCplus – OpenAI bersama Broadcom mengumumkan chip Jalapeño, sebuah Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) yang dirancang dari nol untuk inference LLM. Proses desain hingga produksi hanya memakan waktu sembilan bulan. Menurut OpenAI, chip ini akan memberikan performance per watt lebih baik dibanding teknologi pusat data saat ini.

Baca Juga: OpenAI Dan Microsoft Perbarui Kesepakatan, Tak Lagi Ekslusif

Sam Altman, CEO OpenAI, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi full-stack infrastructure. “Dengan merancang lebih banyak bagian dari stack sendiri, kami bisa menghadirkan kecerdasan lebih efisien dan mendorong akses AI yang lebih luas,” ujar Altman.

Kolaborasi Strategis dan Skala Produksi

Broadcom, yang dikenal sebagai pemasok silikon global, melihat peluang besar dalam tren AI. Hock Tan, Presiden dan CEO Broadcom, menyebut kerja sama ini sebagai “momen penting dalam mengejar artificial general intelligence.”

Chip Jalapeño akan digunakan di pusat data dengan skala hingga 10 gigawatt, berkat dukungan teknologi jaringan Broadcom seperti Tomahawk networking silicon. Engineering sample chip ini sudah diuji dengan beban kerja ML, termasuk GPT‑5.3 Codex Spark, dan menunjukkan hasil menjanjikan.

Greg Brockman, Presiden dan Co-Founder OpenAI, menambahkan: “Dunia bergerak menuju ekonomi berbasis komputasi. Jalapeño adalah bagian dari strategi jangka panjang kami untuk membuat komputasi lebih melimpah, sehingga AI bisa lebih cepat, andal, dan terjangkau.”

Dampak Kerjasama OpenAI dan Broadcom bagi Industri AI

Peluncuran Jalapeño menandai persaingan baru dalam perlombaan silikon AI. Dengan meningkatnya permintaan komputasi global, chip khusus seperti ini diharapkan mampu mengurangi bottleneck kapasitas pusat data. OpenAI berambisi mengurangi ketergantungan pada Nvidia dan memperkuat posisi sebagai penyedia ekosistem AI lengkap, mulai dari model, produk, hingga chip.

Bagi industri, langkah ini bisa membuka jalan bagi AI yang lebih hemat energi dan lebih mudah diakses. Jika hasil uji coba sesuai klaim, Jalapeño berpotensi menjadi standar baru untuk inference LLM di pusat data global.

Iqbal Ramadhan
Iqbal Ramadhanhttps://www.pcplus.co.id
Tech professional from Jakarta, Indonesia. Specializes in software development and has a passion for innovation. I'm enjoys exploring new technologies, reading about AI advancements, and contributing to open-source projects.
ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

ARTIKEL TERBARU

TUTORIAL

REKOMENDASI PRODUK

- Advertisment -