Tag Archives: AMD Ryzen

ASUS ROG Strix G17, Laptop Gaming Kencang Banget!

Sekarang ini, banyak banget pilihan laptop gaming yang bisa dipilih. Tren terbarunya, laptop gaming udah banyak yang hadir dengan layar 18 inci. Tapi tentu aja nggak semua orang butuh laptop gaming dengan layar sebesar itu. Banyak juga yang masih suka laptop gaming dengan layar 17 atau 15 inci. Salah satu model yang sudah ada di pasaran Indonesia adalah ROG Strix G15 dan ROG Strix G17. Dari dua varian itu, yang menurut kita paling menarik adalah model dengan layar 17 inci, yaitu ASUS ROG Strix G17.

Baca Juga: Review Asus ROG Strix GT15, PC Gaming Intel Core 12th Gen

Ya, buat main game secara puas, tentu aja kita bakal lebih nikmat kalau main di perangkat dengan layar lebar. Apalagi, kita bakal makin puas kalau laptop yang kita pake punya kinerja yang gahar alias buas. Oke deh, nggak usah lama-lama lagi, yuk kita lihat apa aja yang ditawarkan sama ASUS ROG Strix G17 G713RM yang kita coba kali ini.

Lampu Aura RGB di ROG Strix G17 menambah kesan keren.

Seperti yang kita tau, produk ASUS ROG itu banyak banget. Ada buat gamer casual sampai professional player, content creator yang kerja di industri kreatif sampai game developer. ROG Strix G17 ini adalah model yang ditujukan buat gamer casual atau content creator yang butuh laptop dengan performa kelas atas.

Ditenagai Prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile

Seperti yang udah disebutin sebelumny. Laptop ini adalah salah satu laptop gaming terbaik yang udah diperkuat sama prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile. Prosesor generasi terbaru yang dibangun dengan arsitektur Zen 3+ itu nggak cuma ngebuat performa lebih baik dari generasi sebelumnya. Tapi juga efisiensi daya yang lebih baik.

Nanti di bagian pengujian kita bakal lihat efisiensi energi yang ditawarkan dan performa baterai laptop ini saat dipakai buat kerja atau main game tanpa charger.

Balik lagi ke CPU-nya. Peningkatan dibandingin generasi sebelumnya itu bikin laptop gaming yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile ini punya performance-per-watt yang lebih baik. Ia secara otomatis dan berpengaruh langsung dengan daya tahan baterainya.

Keunggulan lain dari prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile juga terdapat pada chip grafis terintegrasinya. Kali ini AMD menghadirkan chip grafis terintegrasi AMD Radeon™ yang menggunakan arsitektur RDNA2 yang lebih powerful dan efisien.

Chip grafis terbaru tersebut memungkinkan pengguna laptop gaming ini untuk tetap dapat mengakses performa grafis yang mumpuni. Tanpa harus menguras daya baterai berlebih.

Sebagai prosesor modern, AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile juga telah dilengkapi fitur serta teknologi modern. Fitur seperti dukungan PCIe 4.0 telah tersedia di prosesor ini dan akan hadir di seluruh jajaran laptop gaming ASUS ROG terbaru di tahun 2022. Selain itu, prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile juga telah mendukung penggunaan port USB 4.0. Generasi terbaru dari port USB tersebut menawarkan kecepatan transfer yang jauh lebih tinggi hingga 40Gbps.

Konektivitas Terbaik

Seluruh laptop gaming ASUS ROG terbaru yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile telah dilengkapi dengan fitur konektivitas yang sangat lengkap. Port seperti USB 3.2 Type-C dan Type-A, HDMI 2.1, hingga 3.5mm combo audio jack.

Port USB 3.2 Type-C yang ada di jajaran laptop gaming ASUS terbaru juga telah mendukung fitur DisplayPort 1.2 serta USB Power Delivery. Keduanya memungkinkan port USB Type-C tersebut dapat digunakan sebagai display output serta fasilitas pengisian daya melalui adapter USB Type-C atau bahkan power bank.

Tidak hanya dalam hal kelengkapan port, laptop gaming ROG terbaru juga telah dibekali dengan teknologi WiFi 6E terbaru. Berbeda dengan pendahulunya yaitu WiFi 6, teknologi WiFi 6E hadir dengan tambahan frekuensi koneksi 6GHz selain frekuensi standar 2,4GHz dan 5GHz.

Full keyboard di ROG Strix G17 untuk mendukung main game dan kerja

Melalui frekuensi 6GHz, WiFi 6E mampu menghadirkan konektivitas dengan kecepatan lebih tinggi serta stabil, dan sejalur dengan kebutuhan para gamer.

Dilengkapi MUX Switch

Keseluruhan jajaran laptop gaming ASUS ROG ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur. Salah satunya MUX Switch, yaitu chip khusus yang dapat mengatur jalur data visual yang ditampilkan di layar laptop. Melalui MUX Switch, jalur data visual dari discrete chip grafis bisa dialihkan langsung ke layar laptop tanpa harus melalui prosesor dan integrated chip grafis-nya.

MUX Switch sangat berguna saat laptop gaming ROG bekerja menggunakan discrete chip grafis yang tertanam di dalamnya, seperti halnya saat bermain game. Karena data visual kini dapat ditampilkan langsung dari discrete chip grafis, performa dalam game pun dapat ditampilkan secara lebih baik. Peningkatan performa pada game dengan menggunakan MUX Switch dapat mencapai 10-30%.

Powerful Gamer eSports dan Enthusiast

Varian ASUS ROG Strix G15 dan G17 didesain khusus untuk pemain profesional di dunia esports dan para pecinta game kompetitif sebagai laptop gaming andalan dengan performa powerful dan fitur lengkap. ROG Strix G17 kali ini tampil dengan peningkatan dari sisi performa serta efisiensi berkat kehadiran prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile.

Selain itu, ROG Strix G17 juga dibekali dengan chip grafis NVIDIA® GeForce RTX™ generasi terbaru, dilengkapi RAM DDR5 4800MHz, serta telah menggunakan penyimpanan PCIe 4.0 SSD.

Kecepatan sangat diperlukan saat bermain game, untuk itulah ROG Strix G17 dibekali dengan opsi layar hingga Full HD 360Hz. Laptop andalan para gamer juga dibekali dengan teknologi dari Dolby Vision HDR™ serta dilengkapi Adaptive Sync agar gamer terhindar dari efek screen tearing dan stuttering.

Sementara itu, response time yang cepat 3ms memastikan pengguna ROG Strix G15 dan G17 selalu unggul di medan pertempuran. Gamer juga dapat menikmati fitur konektivitas terbaru WiFi 6E serta baterai 90Whr yang tidak hanya berkapasitas lebih besar dari pendahulunya, tetapi juga dapat diisi dayanya melalui fitur USB power delivery menggunakan adapter USB Type-C.

Spesifikasi

Berikut ini spesifikasi lengkap ASUS ROG Strix G17 G713 berbasis AMD Ryzen™ 6000 series:


Main Spec.
ROG Strix G17 G713
CPUAMD Ryzen™ 7 6800H 3.2GHz Boost Clock up to 4.7GHz, 8 Core 16 Thread with 16MB L3 Cache
Operating SystemWindows 11 Home + Office Home and Student
Memory2x 8GB DDR5-4800MHz
Storage512GB M.2 NVMe™ PCIe® SSD
Display17.3-inch IPS-level FHD (1920 x 1080) 16:9 anti-glare display, 100% sRGB, 360Hz / 3ms with Dolby Vision HDR support
GraphicsNVIDIA GeForce RTX 3060 6GB GDDR6
Input/Output1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x HDMI 2.0b, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery / G-SYNC, 1x RJ45 LAN port
CameraFHD 1080p @60fps External Camera
ConnectivityWi-Fi 6E (802.11ax) + Bluetooth 5.2 (Dual band)
AudioBuilt-in array microphone 2-speaker system with Smart Amplifier Technology, Smart Amp Technology, Dolby Atmos, AI noise-canceling technology, Hi-Res certification
Battery90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Dimension39.5 x 28.2 x 2.34 ~ 2.83 cm
Weight2.90 Kg
ColorsEclipse Gray
PriceTBD
Warranty2 Years Global with 1 year ASUS VIP Perfect Warranty

Benchmark kinerja

Lalu bagaimana dengan performanya? Berikut ini beberapa hasil pengujian atau benchmark ASUS ROG Strix G17 G713:

Benchmark dengan aplikasi pengujian Cinebench serta Geekbench menunjukkan sedikit peningkatan performa dibandingkan dengan seri pendahulunya. Adapun pada aplikasi Geekbench 5, peningkatannya sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan prosesor AMD Ryzen 7 5800H.

Saat digunakan untuk menjalankan aplikasi PCMark 10 yang mensimulasikan performanya saat bekerja menggunakan aplikasi produktivitas, web dan content creation. AMD Ryzen™ 7 6800H menawarkan performa sekitar 10 persen lebih baik disbanding generasi sebelumnya.

Yang menarik adalah daya tahan baterai platform AMD Ryzen™ Rembrandt yang digunakan. Saat menjalankan PCMark Battery pada skenario Modern Office. Dengan kondisi brightness layar diset di 50% dan laptop terhubung ke Wifi, baterai yang tertanam di dalamnya sanggup memasok daya hingga 12 jam. Angka ini merupakan masa aktif yang luar biasa untuk ukuran sebuah laptop gaming full performance.

Meski demikian. Saat menjalankan PCMark 10 Battery dengan skenario Gaming yang mensimulasikan kondisi ketika laptop ini dipakai untuk bermain game. Baterainya hanya bertahan hingga 1 jam 3 menit.

Laptop gaming ini menawarkan kinerja yang stabil saat menjalankan aplikasi 3D. Anda tidak perlu khawatir terjadi frame drop yang mengganggu saat sedang asyik bermain karena performanya relatif konstan.

Hasil pengujian 3D Mark di ROG Strix G17

Anda juga tidak perlu khawatir untuk memainkan game-game 3D triple A yang memiliki ukuran puluhan bahkan ratusan GB. Dari uji yang kami lakukan terhadap SSD yang terpasang, kecepatan baca tulisnya pun sangat tinggi.

Hasil pengujian storage ROG Strix G17

Dari uji sederhana yang kami lakukan. Tampak kombinasi AMD Ryzen™ Rembrandt 6000 series dengan GeForce RTX 3060 yang disediakan menawarkan kombinasi sebuah laptop yang kencang banget!

ASUS Vivobook 14X M1403 vs HP 14s AMD Ryzen 5 5625U, Mana yang Cocok untuk Pekerja Remote?

Para pekerja remote pasti membutuhkan perangkat laptop dengan spesifikasi terbaik. Ada banyak pilihan tipe laptop yang bisa digunakan oleh pekerja remote. Kali ini kita akan coba membandingkan dua tipe laptop yang bisa jadi pilihan yaitu ASUS Vivobook 14X M1403 dengan HP 14s AMD Ryzen 5 5625U. Kira-kira mana ya yang paling cocok untuk pekerja remote?

Spesifikasi dan Keunggulan Vivobook 14X M1403

Mari lihat dulu seperti apa spesifikasi dari ASUS Vivobook 14X M1403 dan apa saja keunggulan yang ditawarkan oleh tipe laptop ini. Vivobook 14X memiliki performa yang tangguh dengan prosesor AMD Ryzen 5 5600H. Laptop ini juga memiliki thermal design power (TDP) 45W yang umumnya dipakai untuk spesifikasi laptop gaming. 

GPU yang digunakan oleh tipe laptop ini adalah AMD Radeon Vega 7 Graphics yang bisa meningkatkan performa kerja. Memorinya menggunakan RAM 8GB DDR4 yang kapasitasnya bisa ditambah sesuai kebutuhan sampai 24GB sehingga efektif untuk mengerjakan berbagai pekerjaan berat. 

Laptop ini juga terbilang ringan dengan total bobot 1,6kg dan ketebalan 19,9mm. Dari segi fisik, Vivobook 14X M1403 ini cukup mudah untuk dibawa-bawa jadi sangat cocok bagi pekerja remote. Ditambah lagi kapasitas baterainya sudah cukup besar yakni 63Whr sehingga sangat memungkinkan untuk bekerja cukup lama. 

Panel layar yang digunakan adalah VIPs dengan LED backlit dan lebar layar sebesar 14 inci. Layar ini memiliki kualitas yang sangat bagus dan terlihat cukup lapang. Rasio layarnya mencapai 16:10 dengan resolusi 1920x1200px. Pekerja remote bisa menggunakan laptop secara nyaman untuk waktu yang lama saat menyelesaikan tugas mereka. 

Dari segi performa, laptop ini memiliki kualitas yang sangat bagus. Prosesornya mendukung pemakaian laptop secara lancar dan efektif. Selain itu dari segi desain juga sangat pas bagi pekerja remote karena ringan dibawa dan mudah dimasukkan ke tas. Baterainya juga awet dan yang paling penting adalah mudah untuk di-upgrade sehingga bisa dipakai jangka panjang. 

Baca Juga: ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3400 – Laptop Kaum Mendang-mending – PCplus Live

Spesifikasi dan Kelebihan HP 14s 

Mari bandingkan dengan unit laptop dari HP yang menggunakan prosesor sejenis. Jika Vivobook tadi memakai AMD Ryzen 5 5600H maka HP membekali laptop ini dengan prosesor AMD Ryzen 5 5625U. Dari segi prosesor, keduanya memiliki performa yang sama tangguh jadi HP 14s ini masih punya level yang setara dengan Vivobook tadi. 

HP menggunakan tipe layar IPS dengan rasio 16:9 dan resolusi 1920x1080px. Dari segi fisik, laptop ini sangat ringan karena hanya memiliki berat 1,47kg. Sementara itu ketebalan laptop mencapai 17,9mm jadi sangat mudah untuk dibawa kemana-mana. Jika melihat desainnya yang ringan dan cukup tipis ini, HP 14s ini memang terlihat sangat cocok bagi pekerja remote. 

Laptop ini memiliki memori 16GB DDR4 yang masih bisa ditingkatkan lagi oleh pengguna. GPU yang dipakai adalah AMD Radeon Graphics yang bisa mendukung performa laptop jadi lebih optimal. Kemudian untuk baterainya, laptop ini memakai baterai dengan kapasitas 50Whr. 

Bagi pekerja remote, jenis laptop ini memiliki banyak kemudahan karena fiturnya lengkap. Ditambah lagi laptop ini sudah upgradable sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pemakaian. Awet dipakai untuk jangka waktu yang cukup lama karena memungkinkan untuk di-upgrade seiring berjalannya waktu. 

Mana yang Cocok bagi Pekerja Remote?

Anda sudah mengetahui spesifikasi dari ASUS Vivobook 14X M1403 dan HP 14s AMD Ryzen 5 5625U. Lalu, mana yang kira-kira paling cocok untuk digunakan oleh pekerja remote? Mari buat pertimbangan dan pilih mana yang paling pas!

Pada dasarnya, dua laptop ini memiliki performa yang sama-sama bagus. Prosesor yang dipakai keduanya memiliki kualitas tinggi dan mendukung pemakaian berat. Jika dilihat dari segi desain, HP 14s lebih tipis dan lebih ringan meskipun memang ASUS Vivobook 14X M1403 juga terbilang ringan. 

Mari lihat seperti apa kualitas layar dan kenyamanan pemakaiannya. ASUS Vivobook 14X M1403 jauh lebih nyaman untuk dipakai. Layarnya lebih luas dan rasionya juga lebih lapang. Pekerja remote bisa merasa lebih nyaman saat bekerja karena kualitas layar yang bagus dan cukup luas. 

Dari segi baterai juga ASUS Vivobook ini punya kapasitas yang lebih besar. Pekerja remote pasti akan merasa lebih leluasa menggunakan laptop ini cukup lama tanpa harus dihubungkan ke sumber listrik. Jadi keduanya sama-sama memiliki sisi kurang dan lebih. Anda tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan pemakaian supaya bisa mengetahui mana yang paling pas untuk dipakai. 

Pekerja remote umumnya membutuhkan tipe laptop yang nyaman dipakai dan tidak lemot. Prosesor yang tangguh akan menjadi pertimbangan utama. Namun kapasitas baterai dan kualitas layar juga pasti harus diperhatikan. Terlebih lagi bobot laptop juga akan berpengaruh pada pilihan mereka karena bagaimanapun juga laptop tersebut harus mudah dibawa-bawa

ASUS Vivobook 14X (M1403), Laptop Kencang Buat Jangka Panjang

Jakarta, PCplus Live – Dengan perangkat yang optimal, Anda dapat tetap produktif, tetap terhubung, dan tetap menghibur di mana pun Anda berada. Dan salah satu laptop yang tepat contohnya adalah ASUS Vivobook 14X (M1403).

Laptop ini hadir sebagai perangkat untuk pengguna yang membutuhkan laptop penunjang produktivitas sehari-hari dengan performa tanpa kompromi.

Baca Juga: ASUS Vivobook 15 (A1502), Laptop Touchscreen Rp8 Jutaan

Selain menawarkan performa tinggi, ASUS Vivobook 14X (M1403) juga didesain nyaman untuk digunakan serta mudah untuk di-upgrade. Tentunya faktor ini penting agar user dapat memanfaatkan laptop tersebut untuk penggunaan jangka panjang.

Kinerja Tinggi dan Pendinginan Terbaik di Kelasnya

Dari sisi kinerja, ASUS Vivobook 14X (M1403) ditenagai oleh AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor. Prosesor yang biasanya digunakan di laptop gaming tersebut memiliki TDP 45W, menggunakan konfigurasi 6 core dan 12 thread, dan mampu dipacu hingga 4,2 Ghz. Prosesor tersebut juga dibangun menggunakan arsitektur Zen3 yang lebih powerful dari generasi sebelumnya.

AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor yang hadir di Vivobook 14X (M1403) juga telah dilengkapi dengan chip grafis terintegrasi AMD Radeon™ Vega 7 Graphics yang powerful. Chip tersebut memungkinkan Vivobook 14X (M1403) untuk dapat menghadirkan performa pemrosesan grafis yang lebih baik dibandingkan dengan laptop sekelasnya. Dengan kata lain Vivobook 14X (M1403) dapat digunakan untuk berbagai aktivitas yang membutuhkan performa komputasi grafis ekstra, termasuk bermain game.

Untuk mengimbangi performa prosesornya, Vivobook 14X (M1403) dibekali dengan sistem penyimpanan dan memori modern. Penyimpanan di Vivobook 14X (M1403) menggunakan PCIe 3.0 SSD berkapasitas 512GB yang tidak hanya memiliki durabilitas lebih baik, tetapi juga performa yang jauh lebih kencang dari HDD ataupun SSD SATA. Sementara untuk memori, Vivobook 14X (M1403) mengandalkan memori DDR4-3200 yang kapasitasnya dapat di-upgrade hingga 24GB.

Vivobook 14X (M1403) juga dibekali sistem pendingin ASUS IceCool agar seluruh komponen di dalamnya dapat selalu bekerja secara optimal. Dibekali dengan kipas berbahan Liquid Crystal Polymer yang memiliki 87 bilah (blade), sistem pendingin ASUS IceCool mampu mendinginkan komponen di dalam Vivobook 14X (M1403) dengan tingkat kebisingan yang rendah yaitu kurang dari 38 dBA.

Agar tetap sejuk di segala situasi, teknologi termal ASUS IceCool di Vivobook 14X menggunakan pipa panas yang ditingkatkan, dan kipas IceBlade yang mempercepat perpindahan panas secara efisien. Kipas dan impeller 87 bilah terbuat dari polimer kristal cair yang berarti lebih ringan dan lebih tipis daripada kipas biasa.

Selain itu, kipas menggunakan bantalan dinamika fluida yang lebih senyap dan memiliki getaran yang lebih sedikit dibandingkan bantalan biasa. Hasil akhirnya adalah CPU yang hebat dapat berjalan dengan nyaman pada TDP total 45 watt dalam mode Performa, tanpa mengalami pelambatan!

Fitur Lengkap dan Nyaman Digunakan

Laptop modern wajib hadir dengan fitur yang lengkap sehingga tidak menghambat aktivitas penggunanya. Vivobook 14X (M1403) sendiri telah dibekali port yang sangat lengkap untuk menunjang aktivitas penggunanya, mulai dari USB Type-A untuk koneksi perangkat tambahan, dan 3.5mm combo audio jack untuk menghubungkan perangkat audio. Sebagai laptop modern, Vivobook 14X (M1403) juga dibekali dengan USB 3.2 Type-C agar penggunanya dapat menghubungkan berbagai perangkat modern.

Beraktivitas menggunakan Vivobook 14X (M1403) juga sangat nyaman. Selain memiliki bodi yang ringkas dan ringan sehingga mudah untuk dibawa bepergian, Vivobook 14X (M1403) telah dilengkapi keyboard ASUS ErgoSense yang dirancang secara presisi sehingga dapat menghadirkan pengalaman mengetik seperti menggunakan keyboard desktop premium. Touchpad Vivobook 14X (M1403) dibuat lebih lebar agar lebih nyaman digunakan.

Laptop modern tidak cukup hanya dengan keyboard dan touchpad yang nyaman. Vivobook 14X (M1403) sendiri telah dilengkapi dengan fitur AI Noise-Cancelling yang memungkinkan mikrofon pada laptop ini untuk dapat meredam suara bising yang ada di sekitar penggunanya. Berkat fitur tersebut, pengguna Vivobook 14X (M1403) dapat lebih leluasa beraktivitas kapanpun dan di manapun.

Vivobook 14X (M1403) juga dilengkapi dengan fitur penjaga privasi. Webcam laptop ini telah dilengkapi penutup fisik terintegrasi untuk memastikan privasi penggunanya tetap terjaga. Selain itu, Vivobook 14X (M1403) juga dilengkapi dengan pembaca sidik jari (fingerprint sensor) yang terdapat di touchpad-nya. Sensor sidik jari gtersebut telah terintegrasi dengan fitur Windows Hello sehingga penggunanya dapat masuk ke dalam sistem tanpa harus mengetikkan password.

Saat digunakan, permukaan laptop mana pun menyimpan ribuan bakteri yang berpotensi berbahaya. Untuk menjaga laptop Anda tetap higienis, laptop ini dilindungi oleh ASUS Antibacterial Guard, sebuah lapisan permukaan khusus yang mencegah bug.

Faktanya, ASUS Antibacterial Guard telah terbukti secara ilmiah untuk menghambat pertumbuhan bakteri 8 lebih dari 99% selama 24 jam, memastikan permukaan laptop Anda bersih dan bersih lebih lama. Fitur ini juga sanggup mengurangi penyebaran bakteri yang berpotensi berbahaya melalui kontak.

Berikut ini spesifikasi teknis ASUS Vivobook 14X (M1403) yang beredar di pasaran Indonesia:



Main Spec.
Vivobook 14X (M1403)
CPUAMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor (6-core/12-thread, up to 4.2 GHz)
Operating SystemWindows 11 Home and Office Home and Student 2021 included
MemoryUpgradable 8GB DDR4 RAM
Storage512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
Display14-inch, WUXGA (1920×1200) 16:10, IPS-level, 300 nits
GraphicsAMD Radeon™ Vega 7 Graphics
Input/Output1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack
ConnectivityWi-Fi 6 (802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5
Camera720p HD camera with privacy shutter
AudioSonicMaster, Built-in speaker, Built-in array microphone
Battery50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension31.71 x 22.20 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight1.60Kg
ColorsQuiet Blue, Transparent Silver
PriceRp8.999.000
Warranty2 tahun garansi global dan 1 tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Berikut ini performa ASUS Vivobook 14X (M1403) yang menggunakan spesifikasi di atas dalam beberapa aplikasi benchmark:

BenchmarkScore
CPU 
Cinebench R23 Multi Core8832
Cinebench R23 Single Core1368
CPU 
Geekbench 5 Single Core1367
Geekbench 5 Multi Core5014
System 
PCMark10 Essentials10042
PCMark10 Productivity9270
PCMark10 Content Creation5246
Battery 
PCMark10 Modern Office10h 9min
Graphics 
3DMark Fire Strike1866
3DMark Time Spy Stress Test98.6%
Storage 
CrystalDiskMark 8.0.1 Read1995MB/s

AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor dengan 6-core dan 12-thread yang terpasang pada ASUS Vivobook 14X (M1403) ini bisa bekerja hingga kecepatan up to 4,2GHz. Dari sisi performa CPU, prosesor tersebut sudah lebih dari cukup untuk digunakan sebagai laptop sehari-hari untuk office work ataupun creative work.

Dari sisi grafis, kinerja AMD Radeon™ Vega 7 Graphics yang tersedia juga cukup memadai untuk aplikasi 3D dan gaming sederhana. Namun performanya bisa meningkat signfikan jika RAM ditambah menjadi 12, 16 ataupun 24GB dalam modus dual channel.

Saat bekerja dalam kondisi maksimal, ASUS Vivobook 14X (M1403) juga menawarkan stabilitas yang baik karena temperatur komponen di dalam laptop bisa tetap terjaga. Dan yang sangat menarik, platform AMD Ryzen™ 5000 H-Series milik laptop ini juga menawarkan efisiensi energi yang sangat baik sehingga baterai 50Whrs yang disediakan sanggup menjalankan laptop hingga 10 jam lebih untuk bekerja.

Mudah di-Upgrade dan Terjangkau

ASUS Vivobook 14X (M1403) hadir dengan RAM single channel namun dapat di-upgrade. ASUS menyediakan satu slot memori di Vivobook 14X (M1403) sehingga penggunanya dapat menambah kapasitas dan performa memorinya jika dibutuhkan. Proses upgrade juga sangat mudah karena slot memori tersebut dapat diakses hanya dengan membuka panel penutup bawah bodi laptop.

Selain mudah untuk di-upgrade, keunggulan lain Vivobook 14X (M1403) ada pada harganya. Vivobook 14X (M1403) merupakan laptop dengan prosesor AMD Ryzen™ 5000 H-Series paling terjangkau saat ini, yaitu memiliki banderol harga Rp8.999.000.

Kehadiran Vivobook 14X (M1403) membuat semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menikmati pengalaman menggunakan laptop berperforma tinggi dengan harga yang terjangkau. Dan melihat apa yang ditawarkan oleh laptop ini, tampaknya pengguna tidak perlu ragu lagi memilih laptop ini jika membutuhkan laptop terjangkau dengan performa tinggi.

Review Laptop Ultra Portabel ASUS Zenbook S 13 OLED (UM5302)

Sebagai pemain utama yang sudah hampir 10 tahun nonstop menjadi market leader di Indonesia, ASUS kenal betul dengan impian seluruh warga masyarakat pekerja mobile. Untuk itulah ASUS merilis laptop anyar mereka, seri Zenbook S 13 OLED (UM5302).

Ya, baru-baru ini, ASUS Indonesia memperkenalkan Zenbook S 13 OLED (UM5302), laptop ultra-portable premium yang tetap hadir dengan performa powerful berkat ditenagai oleh AMD Ryzen™ 6000 Series Processor.

Zenbook S 13 OLED (UM5302) merupakan salah satu seri Zenbook yang paling ringkas dan ringan, dengan ketebalan bodi hanya 14,9 mm dan bobot hanya 1,1 Kg. Zenbook S 13 OLED (UM5302) juga dibekali dengan ASUS Ultra Mini Adapter yang sangat ringkas dan serba guna, sehingga membuat Zenbook S 13 OLED (UM5302) tampil sebagai laptop ultra-portable terbaik di kelasnya.

Dengan laptop ini, ASUS ingin agar semua orang dapat menggunakan laptop dengan mudah, sehingga kekurangan pada bobot, dimensi, dan performa tidak dapat lagi menjadi halangan bagi setiap orang untuk tetap produktif.

Zenbook S 13 OLED merupakan laptop yang dapat menghadirkan semuanya. Desainnya sangat ringkas dan ringan, serta memiliki performa yang powerful. Tidak ketinggalan juga desain barunya yang lebih premium, membuat laptop ini terbaik di kelasnya.

Zenbook S 13 OLED (UM5302) ditenagai oleh AMD Ryzen™ 6000 Series Processor terbaru, tepatnya AMD Ryzen™ 7 6800U Processor berbasis Zen 3+ dengan Arsitektur 6nm. Dengan AMD Ryzen™ 7 6800U yang punya TDP 15W+ menandakan bahwa laptop ini hadir dengan full performance core dengan 8 core / 16 thread yang memberikan performa cepat untuk berbagai kebutuhan harian mulai editing konten, producktivitas, multitasking dan menonton video 4K.

Di sisi lain, teknologi pada prosesor tersebut memiliki efisiensi daya maksimal yang membuat nyala baterai laptop lebih lama. Adapun dukungan semua platform terbaru mulai DDR5, PCI.E Gen 4, USB 4.0 hingga WiFI6E akan membuat laptop menjadi future proof.

Buat Anda yang bermain game, laptop ini juga sudah menggunakan AMD Radeon™ 680M dengan 12 Core (CU) yang menghadirkan pengalaman bermain game lebih nyaman pada kartu grafis integrated baik game AAA maupun Esport pada resolusi 1080p. Yang menarik, ia juga support dengan AMD FSR.

Agar performanya lebih optimal, ASUS membekali Zenbook S 13 OLED (UM5302) dengan hardware modern seperti penyimpanan PCIe Gen4 SSD berkapasitas 1TB dan memori LPDDR5-6400 berkapasitas 16GB. Kombinasi keduanya memastikan Zenbook S 13 OLED (UM5302) memiliki performa yang powerful untuk berbagai aktivitas.

Desain Premium

Sejak awal diperkenalkan Zenbook S merupakan seri laptop ultra-portable yang mengedepankan desain premium yang sangat ringkas sekaligus sangat ringan. Zenbook S 13 OLED (UM5302) hadir dengan desain bodi yang memiliki ketebalan hanya 14,9 mm serta bobot hanya 1,1 Kg.

Spesifikasi tersebut membuat Zenbook S 13 OLED (UM5302) tampil sebagai salah satu laptop dengan layar OLED paling ringan yang ada di Indonesia saat ini.

Sebagai laptop premium, Zenbook S 13 OLED (UM5302) menggunakan bodi berbahan magnesium-aluminium alloy serta mengadopsi desain Zenbook terbaru yang minimalis dan telah menggunakan logo ASUS Monogram.

Zenbook S 13 OLED (UM5302) juga hadir dalam empat varian warna menarik yaitu Ponder Blue, Refine White, Aqua Celadon, dan Vestige Beige. Dengan warna-warna lembut seperti Vestige Beige ini, ASUS membawa Zenbook S 13 OLED (UM5302) ke standar laptop ultra-portable premium ke tingkat selanjutnya.

Layar Premium

Zenbook S 13 OLED (UM5302) telah dibekali ASUS OLED, yaitu teknologi layar terbaik saat ini. Layar ASUS OLED di Zenbook S 13 OLED (UM5302) menggunakan resolusi 2,8K (16:10) dan telah dilengkapi dengan beragam fitur, teknologi serta inovasi sehingga menghasilkan layar yang mampu menampilkan visual dengan warna yang sangat kaya, akurat, dan tidak merusak kesehatan mata. Ditambah lagi rasio layarnya dapat menghadirkan ruang kerja lebih luas sehingga penggunanya dapat beraktivitas secara lebih produktif.

Setiap laptop yang menggunakan layar ASUS OLED telah dijamin mampu menghasilkan kualitas visual dengan warna yang sangat kaya dan akurat. Tidak tanggung-tanggung, ASUS OLED memiliki color gamut 100% DCI-P3 dan telah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated Display.

ASUS OLED juga mendukung teknologi HDR dan telah tersertifikasi VESA DisplayHDR True Black. Singkatnya, layar ASUS OLED diciptakan berdasarkan standar kebutuhan industri kreatif. Dengan demikian, semua konten yang ditampilkan oleh ASUS OLED dijamin akurat sesuai dengan apa yang ingin ditampilkan oleh sang pembuat konten.

ASUS OLED juga dibekali fitur bernama Eye Care. Fitur tersebut memungkinkan spektrum cahaya biru yang berbahaya untuk mata dikurangi secara drastis tanpa mengorbankan kualitas visual.

Inovasi tersebut membuat ASUS OLED dapat mengurangi paparan radiasi sinar biru yang berbahaya untuk kesehatan mata dalam jangka panjang. ASUS OLED juga telah mengantongi sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk low-blue light dan anti-flicker.

Berkat ASUS OLED, pengguna Vivobook S 14 (K3402) dapat menikmati sajian visual terbaik sekaligus dapat beraktivitas lebih lama tanpa harus khawatir dengan dampak negatif layar laptop bagi kesehatan mata.

Fitur Premium

Zenbook S 13 OLED (UM5302) tidak hanya hadir dengan hardware dan layar premium, tetapi juga dilengkapi fitur pendukung terbaik di kelasnya, salah satunya adalah ASUS ErgoSense Keyboard.

Didesain khusus untuk menghadirkan pengalaman mengetik terbaik, ASUS ErgoSense Keyboard di Zenbook S 13 OLED (UM5302) memiliki key travel sejauh 1,4 mm yang tepat untuk mengetik serta key-cap dish 2,2 mm yang sesuai dengan bentuk jari manusia.

Tampil sebagai perangkat pendukung produktivitas dengan portabilitas terbaik, Zenbook S 13 OLED (UM5302) tentu harus bisa mendukung aktivitas online conference atau video call dengan baik.

Untuk itulah Zenbook S 13 OLED (UM5302) dibekali dengan teknologi AI Noise-Cancelling yang memungkinkan sistem cerdas di dalam laptop ini untuk meredam berbagai suara bising di sekitar penggunanya, memastikan komunikasi tanpa gangguan saat online conference atau video call.

ASUS bahkan membekali Zenbook S 13 OLED (UM5302) dengan mikrofon khusus dengan dukungan multi-presenter yang mempermudah aktivitas online conference call.

Zenbook S 13 OLED (UM5302) juga dapat menjaga kesehatan penggunanya. Zenbook S 13 OLED (UM5302) sudah dilengkapi dengan lapisan anti-bakteri khusus yang dapat mencegah perkembangan bakteri di permukaan bodi laptop ini hingga 99% dalam jangka waktu 24 jam.

Lapisan tersebut memastikan Zenbook S 13 OLED (UM5302) tetap higienis sehingga penggunanya terhindar dari berbagai penyakit yang diakibatkan oleh bakteri. Berikut ini spesifikasi teknis ASUS Zenbook S 13 OLED (UM5302)



Main Spec.
Zenbook S 13 OLED (UM5302)
CPUAMD Ryzen™ 7 6800U Mobile Processor (8-core/16-thread, up to 4.7 GHz)
Operating SystemWindows 11 Home
Memory16GB LPDDR5-6400
Storage1TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 Performance SSD
Display13.3-inch, 2.8K (2880 x 1800) 16:10, ASUS OLED, 60Hz 0.2ms, 550nits, DCI-P3 100%, Pantone Validated, VESA HDR True Black
GraphicsAMD Radeon™ 680M
Input/Output3x USB 3.2 Gen 2 Type-C support display + power delivery, 1x 3.5mm Combo Audio Jack
ConnectivityWi-Fi 6E(802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5
Camera720p HD camera
AudioSmart Amp Technology, Built-in speaker, Built-in microphone, harman/kardon certified audio systems
Battery67WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Dimension29.67 x 21.05 x 1.49 ~ 1.49 cm
Weight1.1 Kg
ColorsPonder Blue, Refine White, Aqua Celadon, dan Vestige Beige
PriceRp20.299.000
Warranty2 tahun garansi global dan 1 tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Dengan spesifikasi bagai laptop kelas performa tersebut, ASUS Zenbook S 13 OLED (UM5302) menghadirkan performa lugas pada laptop ringkas. Berikut ini beberapa contoh hasil pengukuran kinerja laptop yang bersangkutan.

Saat dicoba untuk menjalankan beberapa aktivitas seperti menyaksikan video Full HD secara offline, secara streaming ataupun menjalankan simulasi Office, baterainya sanggup memasok energi hingga 16 jam, tergantung setting dan aktivitas yang Anda lakukan pada laptop yang bersangkutan.

Kesimpulan

Tak salah kalau ASUS mengklaim bahwa ASUS Zenbook S 13 OLED (UM5302) sebagai laptop ultra portabel terbaik untuk pengguna nomaden saat ini.

Dari sisi desain bentuknya menarik dengan warna-warna soft yang menggemaskan. Dari sisi dimensi dan bobot, bentuknya yang compact dan ringan membuat pengguna bisa membawa-bawa laptop ini dengan mudah ke mana-mana. Bahkan chargernya pun mungil dan bisa digantikan dengan charger handphone biasa.

Dari sisi kinerja, tak perlu diragukan lagi bahwa AMD Ryzen™ 7 6800U yang dikombinasikan dengan AMD Radeon™ 680M serta RAM DDR5 16GB yang disediakan menjadi jaminan kinerja tinggi dalam sebuah laptop masa kini.

Dari sisi layar, Panel berukuran 13,3 inci resolusi tinggi yakni 2.8K dan OLED membuat kita betah berlama-lama menatap layar laptop ini. Apalagi baterainya juga mendukung pengoperasian laptop sampai segitu lama.

Buat Anda yang jarang berdiam diri, Anda harus punya laptop yang satu ini!

VivoBook S14 M433 dengan AMD Ryzen 4000 Gratis Office Full Version

Seperti yang sudah-sudah, tak berselang lama setelah ASUS merilis laptop terbaru mereka yang diperkuat prosesor generasi terbaru dari Intel, produsen asal Taiwan tersebut langsung menghadirkan varian yang sama, namun dengan prosesor AMD.

Ya, sejak prosesor AMD melejit popularitasnya, akibat prosesor generasi Ryzen mereka yang kian lama kian menghadirkan performa yang sangat menarik hingga mampu melampaui performa prosesor Intel Core, sejumlah produsen PC dan laptop menyambutnya dengan gembira.

Buktinya, hanya sebulan setelah VivoBook S14 S433 yang hadir dengan prosesor Intel generasi ke-10 beredar, giliran VivoBook S14 M433 mendarat di Indonesia. Prosesornya pun langsung menggunakan salah satu prosesor terkuat dari AMD Ryzen, yakni Ryzen 7 4700U.

“Kami mengerti bahwa kawula mudah harus tampil enerjik dan unik. Mereka haus akan kreativitas dan memiliki segudang ide untuk dituangkan. VivoBook S14 (M433) hadir untuk memenuhi semua itu,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia.

Sebagai gambaran, arsitektur core “Zen 2” terbaru dari AMD yang dipasang dalam Ryzen 4000 series merupakan prosesor mobile x86 pertama di dunia yang menggunakan teknologi 7nm. Prosesor generasi terbaru tersebut sangat optimal untuk berkreasi dan tugas berat lainnya khususnya multitasking.

VivoBook S14 (M433) yang menggunakan prosesor mobile AMD Ryzen 4700U juga akan ditemani dengan memori DDR4-3200, paling kencang di antara laptop pada umumnya. Kombinasi tersebut memungkinkan peningkatan performa yang signifikan secara keseluruhan.

Untuk Kawula Muda yang Kreatif
VivoBook S14 (M433) dirancang khusus untuk para kawula muda. Untuk itulah VivoBook S14 (M433) hadir dengan desain yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan kustomasi sebebas-bebasnya.

Dimulai dari warna, ASUS memberikan opsi sebanyak empat pilihan warna untuk VivoBook S14 (M433) kali ini. Mereka yang memiliki kepribadian berwarna dan tegas dapat memilih warna Gaia Green atau Resolute Red.

Sementara mereka yang suka dengan desain yang lebih elegan dapat memilih varian warna Dreamy Silver atau Indie Black. Dengan banyaknya pilihan warna, pengguna dapat menyesuaikan seleranya dengan tampilan laptopnya sehingga VivoBook S14 (M433) akan terasa lebih personal.

Soal bodi, VivoBook S14 (M433) juga memiliki ukuran yang ringkas. Jika dibandingkan dengan laptop berlayar 14 inci lainnya, bodi VivoBook S14 (M433) memiliki ukuran lebih mungil. Hal tersebut salah satunya diakibatkan oleh penggunaan teknologi NanoEdge Display.

Layar laptop ini juga dirancang untuk kreativitas, dimana kali ini layar tersebut telah mampu mereproduksi warna pada color space sRGB hingga 100 persen. Dengan kata lain, VivoBook S14 (M433) juga sangat cocok untuk para content creator seperti fotografer dan video editor. Selain itu, layar VivoBook S14 (M433) juga memiliki sudut pandang lebar yaitu hingga 178 derajat.

CPUAMD Ryzen™ 7 4700U Mobile Processor (8C/8T, 12MB Cache, 4.1 GHz Max Boost)
Operating SystemWindows 10 64-bit with Office Home & Student
Memory8GB DDR4 3200MHz
Storage512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare, 100% sRGB, 250 nits
GraphicsRadeon™ 7 Graphics @ 1600MHz
Battery50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension / Weight32.4 x 21.3 x 1.59 cm / 1,4Kg
ColorsGaia Green, Resolute Red, Dreamy Silver, Indie Black
PriceRp11.799.000

Dilengkapi Microsoft Office Pre-Installed
ASUS VivoBook S14 (M433) merupakan laptop yang dirancang agar penggunanya dapat lebih produktif di mana saja. Selain dilengkapi dengan spesifikasi terbaik di kelasnya serta fitur modern, VivoBook S14 (M433) kini telah hadir dengan Microsoft Office Pre-Installed.

Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi harus mamasang aplikasi office lainnya atau bahkan menggunakan aplikasi bajakan karena VivoBook S14 (M433) sudah terdapat aplikasi Microsoft Office Home & Student 2019 orisinil senilai USD149,99 dan dapat digunakan selamanya.

Microsoft Office merupakan aplikasi office terbaik di dunia dan digunakan sebagai aplikasi standar dalam pengolahan data dan dokumen kantor oleh sebagian besar institusi di dunia. Microsoft Office Home & Student 2019 terdiri dari tiga aplikasi utama yaitu Word, Excel, dan PowerPoint.

Selain dilengkapi dengan fitur Office terkini, Microsoft Office Home & Student 2019 juga dapat terus di-update sehingga Anda dapat terbebas dari berbagai ancaman celah kemanan dan malware.

Microsoft Office Home & Student 2019 tersedia secara cuma-cuma atau tanpa biaya tambahan, dan Anda tidak perlu lagi mengunduh dan melakukan instalasi karena sudah terpasang sejak awal di VivoBook S14 (M433). Dengan VivoBook S14 (M433), Anda dapat siap beraktivitas.

Review HP EliteBook 735 G6: Laptop Bisnis Berbasis AMD dengan Bodi Elegan

Berniat untuk memperbesar segmen di Indonesia, HP saat ini mulai merambah pasar kelas bisnis. Perusahaan asal Amerika Serikat ini sudah menyiapkan tiga jagoan, yakni ProBook yang memadukan antara gaya dan kecanggihan, EliteBook yang diklaim sebagai laptop bisnis teraman dan mudah untuk dikelola, serta zBook yang memiliki ketebalan yang sangat tipis namun tetap memiliki performa yang dapat diandalkan. Dari ketiga lini tersebut, EliteBook berada di kelas menengah atas yang siap menawarkan performa dan keamanan terbaik bagi para pengguna profesional.

HP EliteBook 735 G6 ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 3000 series, tepatnya Ryzen 3700 PRO. Prosesor ini siap menjadi dapur pacu yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan bisnis penggunanya. Selama lebih kurang dua pekan, penulis mencoba untuk menggunakan sang EliteBook untuk bekerja . Seperti apakah rasanya bekerja bersama perangkat yang terlihat elegan, tipis, dan ringkas ini?

Artikel selengkapnya.

Review HP 14 DK0028WM. Laptop AMD Ryzen 3 Paling Murah!

Prosesor AMD sedang naik daun. Saat ini semakin banyak komputer desktop dan juga komputer jinjing yang memanfaatkan produk besutan produsen chip prosesor terbesar kedua di dunia tersebut. Apalagi peminatnya pun meningkat, khususnya untuk desktop ataupun laptop berbasis AMD Ryzen.

Sebagai salah satu pemain utama di sektor laptop di Indonesia, HP tentu melihat peluang tersebut. Dan sebagai pendukung utama platform AMD pada beberapa tahun terakhir, produsen yang satu ini tentu sudah menyiapkan sejumlah jajaran laptop mereka yang memakai prosesor tersebut.

Adalah HP 14 DK0028WM, salah satu tipe laptop besutan HP yang sudah menggunakan prosesor AMD Ryzen 3. Yang menarik, laptop yang satu ini dijual di e-commerce dengan harga yang sangat murah.

Ya, tak sampai Rp5 juta, Anda sudah bisa mendapatkan laptop keren yang satu ini. Padahal di harga tersebut, rata-rata laptop lain dipasarkan dengan prosesor Intel Celeron, Intel Core i3-6006U ataupun AMD A9. Seperti apa HP 14 DK0028WM?

Baca selanjutnya…

ASUS ZenBook Ryzen, Laptop Murah untuk Content Creator

Sudah beberapa bulan terakhir ini saya menggunakan laptop ASUS ZenBook Ryzen 7 untuk aktifitas sehari-hari, baik di kantor untuk urusan kerjaan, maupun di rumah untuk urusan pribadi dan hobi. Selama weekdays, laptop ini menemani saya setiap hari di meja kerja, untuk berkomunikasi maupun monitoring jaringan kantor. Jelang weekend, laptop ini saya bawa pulang, untuk mengerjakan hal lain yang saya sukai. Nulis artikel di blog, media maupun menyunting foto dan video untuk akun media sosial pribadi saya.

Continue reading ASUS ZenBook Ryzen, Laptop Murah untuk Content Creator

Asus TUF Gaming FX506, Pertama dengan GeForce GTX 1650Ti

Bersama dengan pengumuman resmi dari Nvidia, bahwa mereka menghadirkan satu lagi chip grafis entry performance mereka yakni Nvidia GeForce GTX 1650Ti, Asus pun langsung memperkenalkan produk mereka yang sudah menggunakan prosesor grafis yang bersangkutan.

Adalah TUF Gaming A15 FX506, laptop gaming mainstream yang dimaksud. Sebagai informasi, laptop gaming yang satu ini merupakan yang pertama di dunia yang menggunakan chip baru Nvidia tersebut di atas.

Yang menarik, bukan itu saja. Pada laptop yang sama, Asus juga menempatkan prosesor terbaru dari AMD yakni Ryzen 4000 series. Seperti diketahui, Ryzen 4000 series merupakan lini prosesor mutakhir dari AMD yang mampu melibas performa prosesor Intel di kelasnya, bahkan di atasnya.

Asus TUF Gaming FX506

Grafis Entry yang Bertenaga
Asus sendiri mengklaim, seri TUF Gaming terbaru kali ini juga tidak hanya kembali menawarkan durabilitas tinggi, tetapi juga performa yang kencang berkat adopsi prosesor generasi terbaru yaitu AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors. Dukungan komputasi grafis dari NVIDIA Turing GPU ditambah layar dengan refresh rate 144Hz juga membuat seri TUF Gaming semakin tidak tertandingi.

Sebagai informasi, GPU kelas entry tersebut lebih kencang dari GTX 1050 dan 1650 dan merupakan pilihan tepat bagi gamer yang menginginkan performa grafis lebih namun dengan harga yang tetap terjangkau. Ia merupakan chip grafis terkini yang menggunakan arsitektur Turing terbaru. 33

Dibekali dengan memori GDDR6 yang sangat kencang, chip grafis tersebut dipastikan memiliki performa grafis yang lebih baik dari chip grafis generasi sebelumnya, serta mampu menjalankan berbagai game terkini.

Tidak hanya untuk gamer, NVIDIA GeForce GTX 16-Series yang telah dilengkapi dengan CUDA core juga sangat optimal untuk video encoding dan rendering dan membuatnya pilihan tepat untuk para profesional kreatif.

CPU Hebat Berbasis Ryzen 4000 Series
Dari sisi prosesor, arsitektur “Zen 2” terbaru dari AMD kini telah hadir untuk jajaran laptop melalui AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors. TUF Gaming A15 FX506 ditenagai oleh AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors yang menggunakan konfigurasi 8 core dan 16 thread.

Prosesor generasi terbaru tersebut tidak hanya optimal untuk bermain game, tetapi juga untuk tugas berat lainnya khususnya multitasking.

AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors merupakan prosesor seri terbaru yang diproduksi menggunakan metode fabrikasi 7nm. Di TUF Gaming A15 ini, prosesor tersebut juga akan ditemani dengan memori DDR4-3200, paling kencang di antara laptop gaming pada umumnya.

Kombinasi CPU dan GPU tersebut memungkinkan peningkatan performa yang signifikan secara keseluruhan.

Dari sisi desain, Asus menyediakan dua opsi untuk pengguna. Baik bagi mereka yang memilih low profile, atau bagi mereka yang tetap ingin menampilkan sisi powerful dari laptop miliknya. Untuk itulah TUF Gaming A15 FX506 hadir dalam dua desain yang berbeda.

Fortress Gray merupakan desain dengan pelat metal di bagian belakang layar yang dihadirkan secara khusus sehingga memiliki tekstur yang lekat dengan warna abu-abu. Sementara Bonfire Black merupakan varian dengan desain yang lebih agresif, hadir khusus untuk gamer yang ingin menjadi pusat perhatian.

Baik varian Fortress Gray dan Bonfire Black, keduanya dirancang sangat tangguh untuk digunakan sehari-hari. Keduanya juga mengantongi sertifikasi ketahanan standar militer MIL-STD-810H dan telah lolos berbagai pengujian ekstrem seperti uji getaran, uji jatuh, dan uji ketahanan pada suhu serta kelembapan ekstrem.

Fitur Gaming Terbaik
Sistem pendinginan yang mumpuni merupakan kebutuhan mutlak untuk sebuah laptop gaming agar selalu dapat menghadirkan performa yang optimal. TUF Gaming A15 FX506 hadir dengan struktur honeycomb pattern pada bagian bawah chassis-nya yang memungkinkan aliran udara lebih baik untuk keseluruhan sistem pendinginan.

Fitur anti-dust cooling kembali hadir di TUF Gaming A15 FX506. Fitur tersebut tidak hanya membuat debu dan kotoran yang dapat menyumbat heatsink di sistem pendingin dikeluarkan secara otomatis, tetapi juga meningkatkan durabilitas hardware dalam jangka panjang serta memastikan performa tertap terjaga melalui pendinginan yang optimal tanpa kompromi.

TUF Gaming A15 FX506 juga dilengkapi keyboard dengan layout seperti halnya keyboard PC desktop. Tombol-tombol penting seperti WASD dan spasi didesain khusus agar mudah diakses oleh gamer. Tombol pada keyboard TUF Gaming A15 FX506 dilengkapi dengan Overstroke Technology yang telah terbukti andal untuk bermain game.

Selain membuat setiap tombol di keyboard menjadi lebih responsif, Overstroke Technology juga memastikan tombol memiliki durabilitas tinggi dan tahan hingga 20 juta kali tekan. Hal tersebut tentunya sejalan dengan nama TUF Gaming yang sangat dikenal dengan durabilitasnya.

Dari sisi spesifikasi dan desain yang ditawarkan, tampaknya Asus TUF Gaming FX506 ini punya potensi yang sangat menjanjikan. Tak sabar kami menantikan kehadirannya di pasar Indonesia.

Sekilas Perjalanan AMD Menuju Ryzen

Pada bulan Februari 2017, AMD secara resmi meluncurkan prosesor generasi terbarunya dengan nama kode Ryzen. Hadirnya generasi terbaru ini seakan mempertegas posisi AMD sebagai pesaing berat Intel. Sebelum hadirnya Ryzen, AMD telah lama berkecimpung di dunia prosesor mikro dengan berbagai produk yang dihasilkannya. Apa saja produk-produk yang telah dihadirkannya? Inilah sekilas perjalanan AMD dalam menghadirkan produk sejak berdirinya perusahaan tersebut.

AMD K5 dan K6: Generasi Pertama dan Kedua

Di tahun 1995, AMD memperkenalkan microprocessor pertama yang diberi nama AMD-K5. K5 dilandasi oleh arsitektur 32-bit (x86) yang dikembangkan oleh Intel dan yang menjadi standar microprosesor saat itu. Dari sisi teknologi, K5 lebih maju dibanding kompetitornya yaitu Intel Pentium dengan menawarkan clock speed seratus megahertz. Dalam waktu dua tahun kemudian, AMD meluncurkan AMD-K6 yang diposisikan sebagai prosesor berkinerja tinggi yang lebih murah, untuk menyaingi prosesor Intel Pentium II. Hadirnya prosesor ini membuat harga PC menjadi lebih terjangkau.

AMD K6-II dan K6-III: Varian Seri K6

Selanjutnya, AMD menghadirkan K6-II yang merupakan perbaikan dari versi sebelumnya dengan penambahan fitur 3Dnow!. Berikutnya juga hadir AMD K6-III Sharptooth yang merupakan versi K6 dengan adanya tiga cache yang terdiri dari 64 KB L1, 256 KB L2, dan variasi hingga 2 MB pada L3.

AMD K7: Kelahiran Athlon

Prosesor generasi ketujuh ini menjadi prosesor berarsitektur 32-bit tercepat saat itu dengan clock speed mencapai satu gigahertz. Ini diluncurkan beberapa hari sebelum dirilisnya Intel Pentium III 1 GHz. Selanjutnya, berurutan hadir varian dari Athlon seperti Athlon Thunderbird, Athlon Duron, Athlon Palomino, Athlon Thoroughbred dan Barton, Athlon Thorton, dan The New Duron.

AMD K7: Sempron, Pesaing Intel Celeron

Sempron memiliki memori cache yang lebih rendah serta lambat dibanding Athlon. Prosesor ini dibuat sebagai pesaing dari Intel Celeron yang juga dirancang sebagai komponen PC berbiaya rendah.

AMD K8: Athlon 64!

Di tahun 2003, AMD memperkenalkan prosesor x86 pertama yang ditujukan untuk komputasi 64-bit. Dengan nama kode K8, prosesor ini merupakan variasi K7 yang dimodifikasi. Dengan menggunakan rancangan 64-bit, AMD mampu meningkatkan dukungan memori hingga satu terabyte (TB).

AMD K8: Sempron

AMD juga memperbarui jajaran Sempron dengan menggunakan arsitektur K8. Seperti Sempron generasi pertama, prosesor ini memiliki cache lebih kecil dan clock speed lebih rendah dibandingkan K8 Athlon.

AMD K8: Athlon 64 X2

AMD mulai memperkenalkan prosesor dual-core yang menyasar segmen konsumen berdasarkan arsitektur K8. Meskipun dua inti prosesor tersebut tidak mampu bekerja pada thread yang sama secara bersamaan, CPU ini bisa menangani tugas-tugas lain dan meningkatkan kinerja multitasking.

AMD K8: Turion dan Turion X2

Di tahun 2005, AMD memperkenalkan lini produk untuk perangkat mobile (notebook) dengan nama Turion. Produk ini menggunakan arsitektur yang sama dengan prosesor desktop tapi mampu bekerja dengan daya yang lebih rendah. Kemudian hadir varian lain yang diberi nama Turion X2.

AMD K10: Generasi Quad-Core Phenom

Di tahun 2007, AMD memperbarui jajaran prosesor di kelas high-end yang memiliki empat inti (quad-core) melalui Phenom yang menggantikan Athlon. Pada tahun 2009, berlanjut hadir Phenom II dengan fabrikasi 45 nm yang menggunakan konsumsi daya lebih rendah. Ini membuat AMD dapat meningkatkan clock speed tanpa menghasilkan panas yang berlebihan. Kemudian muncul pula Phenom II X2 d X3 yang masing-masing memiliki dua dan tiga die dalam satu prosesor.

AMD K10: Athlon II dan Sempron

AMD meluncurkan prosesor berbasis K10 yang menyasar segmen low-end melalui seri Athlon II. Agar biaya produksi rendah, prosesor tersebut menggunakan die CPU tanpa L3 cache. Selanjutnya Sempron kembali hadir melalui arsitektur K10. Kemudian dilanjutkan dengan Phenom II K6 yang memperkenalkan teknologi Turbo Core yang memungkinkan prosesor meningkatkan clock speed hingga 3,7 GHz.

AMD K10: Fusion/Llano

Seri pertama APU hadir dengan konsep menciptakan prosesor yang mampu menghasilkan kinerja CPU dan grafis yang bertenaga. Ini ditujukan bagi pengguna yang ingin bermain game dengan tampilan grafis minimal serta biaya rendah.

AMD Bulldozer: Zambezi

Pada Oktober 2011, AMD memperkenalkan penerus arsitektur K10 melalui Bulldozer. Hadir guna menyaingi Intel Sandy Bridge, nyatanya Bulldozer banyak dikritik karena rakus daya dan menghasilkan panas yang lebih tinggi. Kinerjanya pun jauh di bawah Sandy Bridge.

AMD Piledriver: Trinity, Richland, dan Vishera

Memperbaiki kesalahan dari Bulldozer, hadir arsitektur Piledriver yang berbarengan dengan Trinity, generasi kedua seri APU. Selanjutnya, Richland hadir sebagai peningkatan dari Piledriver dengan kinerja yang lebih baik dari Trinity. Richland juga mengonsumsi daya yang lebih sedikit serta menghasilkan panas yang lebih rendah. Di seri FX, AMD menghadirkan Vishera yang menggantikan Zambezi.

AMD Steamroller: GCN APU

Pada tahun 2014, AMD memperbarui lagi jajaran seri APU yang menggunakan arsitektur Steamroller. Beralih ke fabrikasi 28 nm serta arsitektur GCN (Graphics Core Next), kinerja grafis arsitektur ini meningkat drastis.

AMD Ryzen: Kembalinya AMD

Arsitektur Zen merupakan teknologi baru buatan AMD dan perdana digunakan dalam prosesor Ryzen. Untuk tahap awal, AMD merilis seri Ryzen 7 yang terdiri dari tipe 1800X, 1700X, dan 1700. Tipe terkuat yaitu Ryzen 7 1800x memiliki 8 core, 16 thread serta memiliki clock speed 3,6 GHz. Tipe ini diklaim jauh lebih unggul dibanding prosesor Intel Core i7 6900K.

AMD Resmikan Kehadiran APU Ryzen di Indonesia

Jakarta, PCplus. Tak mau berlama-lama, setelah diperkenalkan secara global pada akhir bulan Oktober 2017 silam, AMD Indonesia kemarin (6/11) secara resmi memperkenalkan APU (accelerated processing unit) Ryzen ke Indonesia.

APU AMD Ryzen merupakan pengembangan dari arsitektur Zen yang juga digunakan pada prosesor Ryzen versi desktop. Namun pada APU ini, AMD juga menyematkan chip grafis berbasis AMD Vega untuk menghasilkan kinerja tinggi untuk bekerja maupun bermain game.

APU AMD Ryzen ini juga didesain untuk dapat digunakan pada berbagai jenis notebook, mulai dari  mainstream notebook hingga 2-in-1 dan convertible sehingga pengguna dapat merasakan kinerja APU Ryzen yang kencang pada perangkat yang sangat portabel sekalipun. Kineja kombinasi Ryzen dan Vega tersebut juga diklaim lebih kencang hingga 44% dibandingkan solusi yang sama dari kompetitornya.

“Di awal tahun 2017, AMD sudah memenuhi komitmennya untuk membawa inovasi dan kompetisi kembali ke pasar PC. Dengan kesuksesan peluncuran prosesor Ryzen hingga saat ini di pasar desktop kelas atas, produk-produk komersial dan server, AMD sudah membangkitkan kembali bisnis PC global,” kata Peter Chambers (Consumer Sales Director for Asia Pacific and Japan, AMD).

“Untuk menguatkan posisi AMD di pasar PC, kami sangat antusias mengumumkan kehadiran prosesor Ryzen Mobile terbaru. Jajaran prosesor-prosesor baru ini akan memberlikan performa terdepan pada perangkat PC mobile dan ultrathin. Ryzen Mobile juga menawarkan form-factor baru pada notebook yang didukung oleh partner OEM kami sehingga AMD dapat menjawab tren utama kebutuhan untuk pasar notebook seperti tipis dan ringan, multiguna, dan hiburan ‘on the go‘. Tidak hanya menjawab kebutuhan desain-desain baru tersebut, Ryzen Mobile juga akan memberikan pengalaman superior dalam aktivitas sehari-hari, multi-tasking, maupun beban kerja tinggi, dan semua kelebihan tersebut juga didukung oleh ketahanan baterai yang menakjubkan,” ujarnya lagi.

AMD meluncurkan dua varian APU yaitu Ryzen 7 2700U dan Ryzen 5 2500U. Keduanya memiliki prosesor quad core dengan delapan thread, serta chip grafis Radeon Vega. Perbedaannya ada pada kecepatannya. AMD Ryzen 7 2700U memiliki base clock 2,2 GHz serta sepuluh compute unit pada Radeon Vega. Sementara AMD Ryzen 5 2500U memiliki base clock 2 GHz serta delapan compute unit pada Radeon Vega.

Kedua APU tersebut memiliki TDP sebesar 15 watt yang membuatnya cocok untuk digunakan pada notebook berdesain tipis. AMD menyatakan, TDP tersebut juga bisa disesuaikan melalui teknologi AMD SenseMi sehingga dapat menghadirkan konsumsi daya yang lebih hemat.

Sejumlah produsen notebook seperti HP, Asus, Acer, dan Lenovo pun kabarnya telah menyiapkan produk-produknya yang telah menggunakan APU Ryzen ini. Jajaran notebook tersebut diperkirakan mulai hadir di pasaran Indonesia pada bulan Desember 2017.

AMD Resmi Rilis APU Ryzen untuk Notebook

Jakarta, PCplus. Peluncuran lini prosesor Ryzen untuk kelas desktop pada awal tahun 2017 ini membawa kesuksesan yang cukup besar bagi AMD. Kali ini, AMD menghadirkan prosesor tersebut untuk segmen mobile dengan merilis APU (accelerated processing unit) Ryzen yang berbasis prosesor dengan arsitektur yang serupa.

APU AMD Ryzen ini menggunakan CPU berbasis arsitektur Zen yang sama dengan yang digunakan pada versi desktop-nya. Selain itu, prosesor Ryzen tersebut juga dikombinasikan dengan chip grafis AMD Vega di dalamnya untuk menghasilkan sebuah APU yang berkinerja tinggi baik untuk bekerja maupun untuk bermain game.

Untuk peluncuran pertamanya, AMD meluncurkan dua varian APU yaitu Ryzen 7 2700U dan Ryzen 5 2500U. Keduanya memiliki prosesor quad core dengan delapan thread, serta chip grafis Radeon Vega. Perbedaannya ada pada kecepatannya. AMD Ryzen 7 2700U memiliki base clock 2,2 GHz serta sepuluh compute unit pada Radeon Vega. Sementara AMD Ryzen 5 2500U memiliki base clock 2 GHz serta delapan compute unit pada Radeon Vega.

Kedua APU tersebut memiliki TDP sebesar 15 watt yang membuatnya cocok untuk digunakan pada notebook berdesain tipis. AMD menyatakan, TDP tersebut juga bisa disesuaikan melalui teknologi AMD SenseMi sehingga dapat menghadirkan konsumsi daya yang lebih hemat.

AMD Ryzen 7 2700U dan Ryzen 5 2500U ini akan mulai digunakan pada sejumlah notebook baru yang akan diluncurkan dalam beberapa waktu mendatang ini. Sejumlah produsen notebook seperti HP dan Lenovo pun menyatakan telah menyiapkan varian notebook baru yang akan ditenagai oleh APU Ryzen ini.