Mencoba WiMax ala Indonesia

Internet tanpa kabel makin banyak penggemarnya. Setelah 3G sukses meraup ratusan ribu pelanggan, kini generasi internet generasi keempat (4G) alias WiMax siap unjuk gigi.  Di Indonesia, 4G memang baru samar-samar terdengar. Bahkan tidak sedikit yang meragukannya, karena menganggap 3G dengan kecepatan 7,2 Mbps masih layak pakai.

Ada lagi wacana yang mengatakan Long Term Evoution (LTE) adalah internet generasi keempat sebenarnya, karena selain memiliki transfer data yang cepat, LTE berbasis kepada teknologi UMTS/4GSM yang notabene sudah dipakai saat ini sehingga mudah diimplementasikan.

Lalu bagaimana dengan Wimax? Ia sebenarnya generasi lanjut dari Wifi. Bedanya, Wimax punya daya jangkau sinyal yang jauh lebih besar ketimbang Wifi. Kecepatan transfer datanya pun lebih gesit, berkisar antara 144Mbps. Bedanya, kanal frekuensi Wimax tidak bebas digunakan seperti pada Wifi. Di Indonesia, regulasi pemerintah menetapkan  Wimax IEEE 802.16d sebagai standar resmi yang boleh beroperasi.

Sitra Wimax siap
Di Indonesia ada 5 perusahaan yang memenangi tender pengelolaan Wimax. Mereka adalah PT Telkom, PT Indosat Mega Media, PT First Media, PT Jasnita Telekomindo dan dan PT Berca Hardayaperkasa.  Masing-masing bertanggung jawab terhadap zona tertentu yang sudah ditetapkan pemerintah di seluruh Indonesia.

Di Jabodetabek, Wimax bakal diselenggarakan oleh Sitra Wimax, anak perusahaan dari PT. First Media Tbk.  Pada Juni 2010 lalu Sitra Wimax sudah melakukan softlaunch layanannya dan mulai membangun Base Transciever Station (BTS) di area Jakarta Barat, tepatnya di daerah Puri Kembangan. Kedepannya bakal ada sekitar 1500 BTS untuk menjangkau seluruh area Jabodetabek.

Setelah membangun infrastruktur, Sitra Wimax mulai mencoba jaringan barunya dengan membagikan modem Wimax cuma-cuma kepada penduduk yang berdomisili di daerah Puri. Nantinya, pengguna bisa mencicipi layanan Sitra ini dengan memilih paket yang dibedakan dari kecepatannya.

Kinerja Sitra Wimax
PCplus yang sempat bertandang ke acara bagi-bagi gratis modem Wimax tersebut sempat mencoba kebolehan Sitra Wiwax. Modem yang digunakan adalah jenis dalam ruangan (indoor) ukurannya kira-kira tidak lebih besar dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Tapi menurut salah seorang petugas Sitra Wimax, ada modem lain yang dibuat oleh industri lokal dan ditempatkan di luar ruangan (outdoor).

Perangkat CPE (Customer Premise Equipment) untuk layanan Wimax buatan TRG yang digunakan PT First Media (Sitra Wimax)/Kompas.com
Perangkat CPE (Customer Premise Equipment) untuk layanan Wimax buatan TRG yang digunakan PT First Media (Sitra Wimax)/Kompas.com

Modem indoor yang dipakai memiliki konektor RJ-45 (ethernet) . Konektor ini bisa langsung dihubungkan menggunakan kabel LAN biasa ke PC atau notebook. Bisa pula dihubungkan ke perangkat router nirkabel jika ingin dibagi ke user lain di rumah.

Situs pertama yang PCplus kunjungi adalah Speedtest.net untuk mengukur bandwidth internet lokal dan luar negeri. Untuk server dari Jakarta ke Surabaya PCPlus mendapatkan nilai 0,99Mbps untuk downstream dan 0,24Mbps (sekitar 240Kbps) untuk upstream.

938808583
Kecepatan koneksi Sitra Wimax untuk server lokal

Sementara pengujian server luar negeri, PCplus mencoba koneksi dari Jakarta ke Pensacola, Florida, Amerika Serikat. Hasilnya tercatat sebesar 0.86Mbps untuk downstream dan 0,16 (sekitar 160Kbps) untuk upstream.

Kecepatan koneksi Sitra Wimax untuk koneksi internasional
Kecepatan koneksi Sitra Wimax untuk server internasional

Kecepatan  ini memang bukan merupakan kecepatan maksimal yang dimiliki Sitra Wimax.  Sebab saat PCplus bertandang seorang petugas yang mendampingi mengakui ada perawatan rutin jaringan Sitra di daerah Puri. Menurutnya kecepatan maksimal yang didapat seharusnya berkisar antara 3 sampai 4 Mbps untuk koneksi lokal.

Belum ada harga resmi
Sayang PCPlus belum mendapatkan harga resmi tentang paket internet yang bakal dijual Sitra Wimax di Jakarta dan sekitarnya. Jika boleh beranalisa lepas sembari melihat iklan Sitra Wimax di harian Kompas beberapa waktu lalu, PCplus berasumsi harga internet yang ditawarkan Sitra Wimax berkisar di angka 200 sampai 250 ribuan untuk kecepatan 1Mbps.

Brama Setyadi

Is a sushi and wife lover. Always curious about any "magic" done by technology. Photography is also my middle name.

16 thoughts on “Mencoba WiMax ala Indonesia

  • 13/09/2010 at 15:18
    Permalink

    yang untuk surabaya siapa yang pegang ya?
    semoga besar bandwidthnya ndak berkurang karena di jual eceran

  • 13/09/2010 at 15:33
    Permalink

    Wah hebat, 3G belum ngerasain sudah muncul 4G…maklum di kampung..hu3x

  • 13/09/2010 at 15:49
    Permalink

    Semoga dengan adanya WIMAX (4G) ini bisa menambah maju dunia online di Indonesia, terimkasih..

  • 13/09/2010 at 17:39
    Permalink

    masih ada kesempatan gak ya buat ngedapetin modem gratisnya skalian untuk tes wimax di rajeg tangerang

  • 22/11/2010 at 22:51
    Permalink

    gmana bandung nih? bs kerja untuk jd anak cabang dibandung, siapa tahu sy bs jd saingan speedy, cape ngelag mulu

  • 25/02/2011 at 12:54
    Permalink

    untuk permulaan teknologi termasuk Ok…semoga pembangaunan infras bukan hanya ada di perkotaan. di desa desa masih pake net instan 😀

  • 02/05/2011 at 13:31
    Permalink

    kalo di denpasar sdh ada blm?

  • 03/05/2011 at 10:11
    Permalink

    Semarang kapan nih????

  • 06/05/2011 at 01:39
    Permalink

    katanya Wimax kok cuma 1 mbps atau 3 – 4 mbps? 3G aja bisa 7,2 mbps , mana katanya 75 – 144 mbps?

  • 09/06/2011 at 18:56
    Permalink

    Wah kapan ada dibengkulu? jd pengen coba…

  • 02/08/2011 at 21:16
    Permalink

    wes mancap s’x…
    kira2 jangkauan’y berapa radius bang…?????

  • 12/09/2011 at 12:35
    Permalink

    Kira2 kapan masuk bandung???koq sampai sekarang belum ada isp yang menawarkan wimax ya…
    *mupeng.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.