Kamera Baru BenQ Buat Semua Gaya

JAKARTA, JUMAT – Cerdik membaca pasar dan membuat produk yang sesuai dengan berbagai segmen merupakan strategi BenQ dalam melakukan penetrasi pasar. Hal ini terlihat saat diluncurkannya 10 model kamera saku terbaru BenQ yang semuanya punya resolusi 14 megapiksel.

Kesepuluh kamera ini dibagi BenQ dalam 4 seri berbeda, yakni Compact (C), Elegant (E), Stabilizer (S) dan Performance (P). Seri E, S dan P masing-masing dirancang untuk kelas pemula, medium dan profesional dengan ketersediaan fungsi-fungsi bertingkat. Sementara seri C dibuat khusus untuk pengguna yang butuh kemudahan penggunaan dan tetap bisa menghasilkan gambar yang tajam dan cerah.

Di seri P dan S BenQ mengenalkan 2 jagoan utamanya,P1410 dan S1430. Keduanya punya resolusi 14megapiksel, layar LCD 3 inci sistem antiguncang serta efek-efek khusus untuk memperindah foto. Khusus seri P1410 BenQ membekalinya dengan kemampuan pembesaran (zoom) optis sampai 7x serta bisa memotret obyek kecil (makro) hanya dalam jarak 2cm. Seri S1430 juga tidak kalah keren. Meskipun cuma bisa melakukan pembesaran optis sampai 5x namun kamera ini punya sudut yang lebih lebar (26mm) saat mengambil gambar. Ia juga dibekali fitur auto brightness untuk mencerahkan warna dan mendapatkan tingkat kontras yang tepat pada gambar. Fitur-fitur unik lain yang bisa ditemukan di kamera BenQ antara lain: High Dynamic Range II (HDR), skin soften, video resolusi HD (720p), fitur Color Accent, Smile detection, Intelligent scene, Face detect, Pre-composition dan Panorama.

Oh ya, ada yang menarik di acara peluncuran kamera-kamera BenQ ini,. PCplus melihat pemindai (scanner) foto portabel yang dipamerkan BenQ. Keistimewaan scanner ini ada pada ukurannya yang mungil dan portabel. Bobotnya juga dikatakan hanya 170 gram. Scanner bertipe sheet-fed ini bisa memindai sampai resolusi 300 x 300dpi (seri CP 60), kemudian menyimpan hasilnya langsung ke kartu memori yang bisa ditancapkan ke salah satu sisi di badannya. Menurut pihakĀ  BenQ scanner ini cocok untuk memindai foto-foto tua yang dicetak menggunakan film negatif dan berukuran A6.

 

Brama Setyadi

Is a sushi and wife lover. Always curious about any "magic" done by technology. Photography is also my middle name.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: