All-in-One Lenovo ini untuk Enterprise

JAKARTA, RABU – Sebuah all-in-one kembali dihadirkan Lenovo. Seperti pendahulunya, ThinkCentre M70z, ThinkCentre M71z berwarna hitam itu ditujukan kepada kalangan enterprise, termasuk UKM (usaha kecil menengah). “User terbesarnya berasal dari kalangan government, finance dan juga education,” tutur Azis Wonosari (Product & Business Development Manager, Lenovo Indonesia) pada acara Lenovo ThinkCentre M71z First Look tadi siang di Jakarta (9/11/2011).

Berbeda dengan pendahulunya, M71z yang menggunakan Windows 7 Professional menawarkan layar LCD yang lebih lebar. Kalau M70z menyodorkan LCD 19”, punya M71z 1” lebih lega, alias 20”. Opsi layar sentuh juga ditawarkan. Perbedaan lain, prosesor yang memotori M71z tentu saja lebih gres, yakni Intel Core i generasi kedua. “Kalau M70z masih generasi pertama, yang tiga digit,” kata Azis Selain itu, chipset yang digunakan pun lebih baru. “M70z pakai chipset (Intel) H51, sedangkan M71z pakai (Intel) H61,” tambah Azis.

Karena menyasar kalangan enterprise, M71z  dibekali tiga fasilitas sekuriti. Yang pertama adalah chip enkripsi TPM (trusted platform module). Ia berfungsi mengenkripsi isi hard disk yang tertanam di M71z. “Jadi kalau hard disknya dicopot dan dipasang di PC, ia tidak bisa dibaca karena dienkripsi,” jelas Azis.

Fitur sekuriti kedua berupa proteksi desktop AutoLock. Fitur ini terkait dengan Webcam dua megapiksel yang tertanam di bingkai monitor. “Webcam akan mendeteksi, bila di depannya tidak ada pengguna maka PC akan di-lock,” kata Azis. Webcam M71z kini ber-cover geser. Jadi kalau tidak ingin menggunakannya, tinggal geser penutup tersebut untuk menonaktifkan Webcam tanpa perlu masuk ke menu software.

Fitur sekuriti ketiga berkaitan dengan pengamanan M71z sebagai inventaris kantor. Karena fisiknya ringkas, ia bisa dengan mudah dipindah/angkat. Karena itulah Lenovo menyertakan Kensington cable lock untuk mengunci all-in-one itu secara fisik melalui kabel baja ke meja tertentu.

Terkait dengan keharusan berhemat di kalangan enterpise, M71z tunduk pada hal itu. Maklum ia tergolong green product yang dibuktikan dengan sejumlah sertifikasi yang disandangnya: Energy Star 5.2, EPEAT Gold certified, TCO Certified Edge dan Energy Using Products (EuP) 2011. “Dibandingkan PC tradisional, ia hemat listrik 30%,” kata Azis.

Bagaimana dengan fasilitasnya? Untuk memudahkan VoIP (voice over Internet Protocol), M71z sudah ditanami Webcam (HD camera) dan dual array mike.  Sebuah Display Port video-out disediakan untuk koneksi ke layar kedua. DVD/Rambo sudah terpasang, begitu pula media card reader, enam port USB 2.0, port LAN, dan dua slot memori. “Memorinya standar 2GB,” tutur Azis. Jika dirasa kurang, memori itu bisa ditambah sampai DDR3 1333MHz 8GB. Wi-Fi pun tersedia, tapi secara opsional.

Agar mudah dipindahkan, PC desktop all-in-one ini dilengkapi dengan sebuah pegangan (carry handle). Sementara itu, semua tombol-tombolnya, termasuk tombol on/off, ditempatkan di bagian depan sehingga mudah diakses. Jika bagian dalamnya ingin diganti/upgrade, pemiliknya tak perlu repot mencari obeng untuk membuka sekrup. Sebab ia bersifat tool free access.

O ya, karena ditujukan pada enterprise, all-in-one yang mengonsumsi daya 150W ini bisa disesuaikan konfigurasinya oleh si pemesan. Misalnya mau yang berlayar sentuh, atau yang layarnya tidak ditanami Webcam. Kapasitas hard disk SATA-nya boleh dipilih asal tidak lebih dari 1TB. Mau pakai SSD (solid state disk) pun oke saja, tetapi maksimal hanya 160GB. Tambahan asesoris seperti monitor stand, extend arm, adapter monitor USB to DVI atau wall mount juga tersedia.

Satu lagi, booting Windows 7 ThinkCentre M71z termasuk cepat. “Hanya 15 detik jika pakai SSD yang bersifat opsi,” ungkap Azis. Bagaimana jika pakai hard disk SATA? Bootingnya pun tak terlalu lama, sekitar 27 detik. Ini dikarenakan all-in-one ini menggunakan sistem operasi Windows Experience Ehanced 2.0 hasil kerjasama eksklusif Microsoft dan Lenovo.

Omong-omong pasti mau tahu harga Lenovo ThinkCentre M71z bukan? “Starting price dengan RAM 2GB US$ 599,” kata Azis. O ya, kalau menginginkan yang berlayar lebih lega lagi, 23”, tunggulah kedatangan ThinkCentre M90z. Namun menurut Azis, M90z baru akan diperkenalkan tahun depan.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

One thought on “All-in-One Lenovo ini untuk Enterprise

  • 27 March 2012 at 10:36 AM
    Permalink

    boleh juga tu desktop, entar mau coba nyari

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: