Gara-gara Siri, Universitas Taiwan Meja Hijaukan Apple

JAKARTA, SELASA – Sebuah perguruan tinggi di Taiwan, National Cheng Kung University, mengajukan Appe ke meja hijau gara-gara pelanggaran paten dalam sistem pengenal ucapan (speech recognition) Siri yang dikeluarkan Apple.

Siri adalah salah satu fitur papan atas dalam IOS milik Apple. Biasanya untuk urusan pertikaian menyangkut paten, tim hukum Apple berhadapan dengan perusahaan-perusahaan. Contohnya Samsung dan HTC. Namun kali ini lawannya adalah universitas  Taiwan.

 

National Cheng Kung University menuduh Siri Apple telah melanggar dua paten AS-nya terkait dengan konversi ucapan-ke-teks (speech-to-text). Tuntutan terhadap Apple pun dilayangkannya di distrik Texas, yakni kepada  US District Court for the Eastern District of Texas.

Yama Chen, legal manager of National Cheng Kung University, mengatakan, “Kami mengajukan tuntutan itu di pengadilan Texas karena mereka lebih cepat memprosesnya dan keputusannya biasanya lebih berat kepada pemilik paten dan kompensasinya juga biasanya lebih tinggi.” Namun ia tidak mau mengungkap angka kompensasi yang diharapkannya. Jumlah itu, katanya, akan tergantung pada jumlah perangkat Apple yang dijual di AS dan menggunakan Siri, yang diperkirakan mencapai jutaan.

Kepada kantor berita Reuters, Chen mengatakan bahwa universitasnya juga sedang meneliti software speech-to-text serupa yang digunakan oleh Google dan Microsoft untuk melihat apakah mereka melanggar paten.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.