Kaspersky Lab: Pengguna ‘Malas’ Upgrade Web Browser

JAKARTA, SENIN – Ketika ada web browser versi baru, apakah kamu langsung melakukan upgrade? Tidak? Wah, sama dong dengan 23% responden yang dianalisis Kaspersky Security Network.

Menurut Kaspersky Lab yang meneliti pola penggunaan web browser dari jutaan konsumen Kaspersky di seluruh dunia, pengguna butuh satu bulan lebih untuk meng-upgrade versi baru web browser-nya. Ini menguatirkan. Sebab  web browser paling banyak dipakai dan di-instal di hamper semua komputer. Sementara banyak serangan cyber yang memanfaatkan celah di web browser, atau plug-in yang tidak update di web browser. Dalam hitungan jam, penjahat cyber mampu mengeksploitasi celah web browser.

Data Kaspersky Lab mengungkapkan dari 23% di atas, hampir sepertiganya (14,5%) memiliki versi web browser sebelum di-upgrade dan sisanya (8,5%) menggunakan versi usang atau versi lama. Artinya, sekitar 1 dari 10 pengguna Internet menggunakan web browser yang sangat usang untuk mencek akun bank dan informasi pribadi lainnya.

Mau tahu apa web browser yang usang itu? Internet Explorer 6 dan 7. Jumlah penggunanya 3,9%, atau ratusan ribu pengguna di seluruh dunia. O ya, pengguna Kaspersky Lab ini paling banyak menggunakan Internet Explorer (37,8%). Google Chrome ada di urutan kedua (36,5%), diikuti Firefox (19,5%).

Browser versi terbaru per Agustus 2012 yang di-instal itu adalah:  Internet Explorer (80,2%); Chrome (79,2%); Opera (78,1%); dan Firefox (66,1%). Untuk pindah ke versi baru, pengguna Chrome butuh 32 hari, pengguna Opera perlu 30 hari, sedangkan pengguna Firefox perlu 27 hari.

Andrey Efremov, Director of Whitelisting and Cloud Infrastructure Research, Kaspersky Lab, mengatakan, “Penelitian baru kami memberikan gambaran yang mengkuatirkan. Meski sebagian besar pengguna telah berganti ke web browser terbaru dalam waktu satu bulan sejak adanya update, masih ada sekitar seperempat pengguna (dari yang disurvei) yang belum berganti ke browser terbaru. Ini berarti ada jutaan komputer memiliki potensi kerentanan, terus menerus diserang menggunakan ancaman web-born baru dan terkenal. Ini merupakan bukti kuat adanya kebutuhan mendesak akan software keamanan tepat yang mampu bereaksi terhadap ancaman baru dalam hitungan menit, bukan dalam hitungan hari atau minggu.”

 

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.