Bersaing dengan Kemampuan Ekstra
Berselang lebih dari setengah tahun sejak peluncuran One X yang cukup menuai sukses, HTC kemudian memberi penyegaran dan meluncurkan One X+ (plus). Dengan meningkatkan kecepatan prosesor dan memberikan ekstra kapasitas media penyimpanan serta baterai, diharapkan seri ini tetap mampu bersaing di tengah gempuran smartphone generasi yang lebih baru.
Konstruksi HTC One X+ masih sama dengan seri sebelumnya yaitu menggunakan bahan polycarbonate yang dirancang dalam bentuk unibody. Desain yang memiliki karakteristik matte ini selain lebih tahan terhadap bekas jari, ia juga memberikan genggaman yang lebih mantap. Bagian muka juga masih dilindungi oleh Gorilla Glass. Bedanya, ia sudah menggunakan generasi kedua dari kaca tangguh tersebut. Secara umum tidak ada yang berbeda dari sisi penampilan antara HTC One X dan HTC One X+.
Karena kesamaan tampilan fisik tersebut pula, layar HTC One X+ juga masih menggunakan Super IPS LCD2 dengan ukuran diagonal 4,7_ serta resolusi 720×1280 piksel. PCplus tetap menyukai kualitas tampilan layarnya yang apik, saturasi warnanya yang seimbang, serta tingkat kecerahannya yang memadai terutama ketika digunakan di bawah terik matahari. Satu hal yang mantap dari layar HTC One X+ adalah sudut pandang yang bisa dibilang luar biasa. Pada sudut ekstrem sekalipun, tampilan terutama warna terlihat seolah tidak berubah/pudar sama sekali.
Fokus utama dari HTC One X+ adalah peningkatan beberapa aspek penting guna menunjang kinerjanya secara keseluruhan. Pertama, SoC Nvidia Tegra 3 yang digunakan bekerja lebih cepat yaitu pada 1,7GHz: 200 Mhz lebih cepat dibanding seri pendahulunya. Kedua, kapasitas media simpannya menjadi 64GB, membuatnya amat lega untuk menyimpan apapun. Terakhir yang tak kalah penting adalah kapasitas baterai yang ditambah 300mAh sehingga jadi 2100mAh.
Dari sisi software pun, HTC One X+ sudah dibekali dengan Android 4.1.1 Jelly Bean dan Sense UI 4+. Meski secara tampilan masih sama, namun Sense UI 4+ ini sudah memanfaatkan Project Butter milik Jelly Bean. Kombinasi keduanya ini membuat HTC One X+ berjalan amat mulus terutama navigasi antar menu. Yang menarik, karena desain UI-nya itu, fitur Google Now milik Jelly Bean cukup tersembunyi. Caranya adalah dengan menekan dan tahan tombol Home selama beberapa detik, baru muncullah fitur asisten pintar ala Android tersebut.
Jika sebelumnya HTC One X berada di jajaran smartphone kelas atas, seri “plus” ini dengan mudah melengserkan kedudukan pendahulunya tersebut.
(kar)
Hasil Uji
| Quadrant Advanced 2.1 | |
| Total | 7347 |
| Linpack Android | |
| Single Thread | 58,58 MFLOPS |
| Multi Thread | 171,2 MFLOPS |
| Smartbench 2012 | |
| Productivity | 4704 |
| Games | 2839 |
| NenaMark2.4 | |
| Skor | 56,9 fps |

menggunakan micro-SIM yang sudah umum dijumpai pada smartphone kelas atas.

masih sama dengan seri terdahulu dengan lensa bukaan lebar dan chip pemroses ImageSense.
Spesifikasi
| Prosesor | Nvidia Tegra 3 1,7GHz (quad core) |
| Memori Utama | 1GB |
| Kartu Grafis | GeFforce ULP |
| Media Simpan Internal | 64GB (55,27GB tersedia) |
| Wireless | HSPA+, 802.11a/b/g/n, Bluetooth 4.0, Quick GPS |
| Kamera | Belakang 8 megapiksel, depan 1,3 megapiksel |
| Lain-lain | Sense UI 4+, Beats Audio, DLNA, Wi-Fi Direct, HDMI Out (via MHL A/V link) |
| Layar | Super IPS LCD 4,7˝ 720×1280 piksel |
| Sistem Operasi | Android versi 4.1.1 |
| Bobot | 135gr |
| Situs | http://www.htc.com |
| Garansi | 1 Tahun |
| Harga* | Rp. 6.599.000,- |
*Erafone (021) 6514355
+ Kinerja tinggi, layar dan kamera bagus.
– SIM card model micro, tidak ada slot microSD.
Rating 7,9
Foto : Alphons Mardjono



