KitKat Masih Lebih Unggul dibanding Lollipop, Ini Buktinya

www.androidworld.it
www.androidworld.it

Saat diperkenalkan pertama kali pada Google I/O 2014 pada 25 dan 26 Juni 2014 lalu, Android yang dulunya memiliki kode nama L, menampilkan feature-feature yang diharapkan bakal menjadikannya sebagai Android yang lebih baik dibanding versi sebelumnya.

Meski merupakan versi Android terbaru, bagi pengguna yang sebelumnya telah terbiasa dengan Android KitKat, ternyata beberapa feature yang ditawarkannya malah terlihat lebih mengganggu dan membingungkan. Dan kali ini PCplus akan menampilkan keunggulan KitKat dibanding Lollipop. Bukan berarti Lollipop lebih jelek dibanding KitKat, namun ada beberapa feature yang membuatnya memang tidak lebih baik dibanding KitKat. Sehingga hal ini bisa menjadi sedikit acuan bagi pengguna KitKat sebelum melakukan upgrade ke Lollipop. Berikut diantaranya:

Konsumsi baterai

satu

Saat perkenalannya, Google mengumumkan bahwa Android Lollipop mengadopsi teknologi yang diberi nama Project Volta. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan konsumsi baterai yang lebih irit sehingga daya tahan baterai yang digunakan menjadi lebih lama. Nyatanya, setelah resmi dirilis hal tersebut tidak sesuai dengan harapan. Dari hasil uji coba yang dilakukan situs GSM Arena, penggunaan baterai pada perangkat Nexus 5 dan LG G3 ternyata lebih boros setelah mengalami update dari KitKat ke Lollipop. Tidak heran, Google pun langsung merilis pembaruan Lollipop tidak lama setelah merilis versi awalnya. Sayangnya baru sedikit perangkat yang mendapatkan dukungan tersebut.

Shortcut mode silent

Salah satu keputusan yang paling ‘aneh’ yang dibuat Google pada Lollipop adalah dihapusnya tombol pintas untuk mode diam (silent). Mode ini sebenarnya masih tetap ada, hanya saja Google tidak menampilkannya pada shortcut seperti di KitKat. Hal ini tentu agak merepotkan pengguna saat ingin mengaktifkannya. Alih-alih tinggal mengaktifkan mode tersebut, pengguna mesti masuk ke menu Settings yang tentu saja lebih merepotkan dan kurang praktis.

Lock Screen Widget

Lollipop juga menghilangkan keberadaaan widget pada lock screen sehingga tampilannya terlihat lebih kosong. Padahal widget yang terdapat di lock screen dapat mempermudah pengguna dalam menggunakan ponsel. Tidak jelas alasan Google meniadakan feature yang sudah ada sejak lama ini. Dan jika pengguna ‘memaksa’ untuk coba memasang lock screen, maka dipastikan akan selalu gagal. Bagi yang gemar mengganti widget, maka sebaiknya menunda dulu untuk melakukan upgrade ke Lollipop.

Tampilan Multitasking

dua

Google telah membuat beberapa perubahan serta perbaikan, salah satunya pada tampilan multitasking. Tapi hal tersebut justru merepotkan dikala pengguna membuka banyak aplikasi. Karena setiap jendala yang terbuka terkesan bertumpuk dan akan merepotkan saat hendak berpindah atau menutup salah satu diantaranya. Anehnya, tidak ada tombol untuk menutup semua aplikasi tersebut secara bersamaan, dan pengguna mesti menutupnya satu persatu.

Kompatibilitas aplikasi

Dukungan aplikasi terhadap Android terbaru ini masih menjadi salah satu permasalahan. Google memang telah melakukan update dengan memberikan dukungan penuh bagi aplikasi resmi mereka terhadap Lollipop. Begitu pula dengan pihak pengembang besar dan ternama yang sudah melakukan update pada aplikasi besutan mereka. Namun selain itu, masih banyak aplikasi lain yang biasanya berasal dari pihak pengembang kecil yang belum menghadirkan perbaikan guna mendukung penuh Lollipop. Sehingga masih banyak beberapa diantaranya yang memiliki masalah bug.

Streamlined Lock Screen

Android Lollipop menampilkan berbagai pemberitahuan notifikasi di layar Lock Screen, yang berarti siapapun yang memegang smartphone bisa melihat semua pesan tersebut  meskipun layar sedang dalam kondisi terkunci.

Material Design yang monoton

tujuh

Konsep Material Design yang diusung Lollipop menawarkan tampilan yang lebih simpel sehingga membuatnya lebih ringan. Namun banyak yang bependapat bahwa tampilan tersebut malah terkesan monoton dan membosankan. Dan jika ingin merubah warna yang ada Anda harus direpotkan dengan menginstal Louncher alternatif lain. Material Desain yang digembar-gemborkan memang memberikan perbaikan di beberapa sektor, tapi untuk beberapa hal dasain ini terlihat monoton dan membosankan.

Lampu notifikasi

Pada KitKat dan Android sebelumnya, pada mode silent lampu notifikasi akan berkedip saat Anda mendapatkan pesan ataupun notifikasi dari berbagai aplikasi. Nah, ketiadaan mode silent berpengaruh terhadap lampu notifikasi di ponsel. Lampu notifikasi tidak akan menyala saat suara ponsel dimatikan. Bisa dibayangkan bila pengguna bakal melewatkan banyak notifikasi penting dari beragam aplikasi akibat hal tersebut.

Dayu Akbar

Penulis PCplus dengan spesialisasi review produk dan tutorial. Menyukai hentakan musik metal dan makan enak.