Bisnis Digitalisasi Terus Tumbuh, RDS Buka Ruang Pamer

rds JAKARTA, PCplus – Era paperless memang tidak akan pernah terjadi. Yang ada adalah less paper melalui digitalisasi. Banyak dokumen penting kini juga disimpan dalam bentuk digital. Dokumen-dokumen pendukung pensiun pegawai negeri sipil (PNS) seperti fotokopi KTP misalnya, banyak yang sudah dialihkan menjadi dokumen digital.

Kebutuhan mengubah dokumen kertas menjadi digital ini terus tumbuh. Taspen misalnya, mulai melakukan digitalisasi sejak 2000. “Karena pertumbuhan dokumen lebih cepat dari gedung yang dimiliki,” kata Faisal Rachman (Direktur Perencanaan & Pengembangan, PT Taspen) dalam jumpa pers di Jakarta (10/9/2015). Taspen  kini sudah mendigitalisasikan 5 juta dokumen di 40 kantor cabang yang tersebar di seluruh tanah air.

“Kertas masih sangat banyak di Indonesia. Pangsa pasar  (scanner dokumen) sangat besar. Dari penjualan 10 PC, paling tidak setengahnya scanner dokumen terjual,” kata Ewin Tan (Country Head, Platform Product Department, Fujitsu Indonesia).

“Kita belum sampai titik puncak untuk digitalisasi. Di pemerintahan baru 40%. Enam puluh persen masih konvensional. Dokumen-dokumen yang ada yang mau paperless harus di-scan. Siklusnya bertumbuh, tapi belum benar-benar pesat karena ada regulasi yang belum jelas,” tambah Faisal.

Direktur Reycom Document Solution Randy Chandra
Direktur Reycom Document Solution Randy Chandra

Tingginya potensi bisnis digitalisasi ini mendorong RDS (Reycom Document Solusi) untuk membuka ruang pamer (show room) pertamanya di Jakarta. “Show room untuk (konsumen) melihat fisik scanner, demo scanning langsung, lihat penanganan kertas, juga bisa beli langsung (scanner),” jelas Randy Chandra (Direktur, PT Reycom Document Solusi). Konsultasi juga disediakan di ruang pamer ini.

“Hadirnya show room scanner RDS ini adalah bentuk upaya kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memberikan pengalaman terbaik untuk para konsumen kami,” kata Randy.

Di ruang pamer seluas 120 meter persegi tersebut, dipajang berbagai scanner Contex dan Fujitsu. Untuk Contex ada HD4450, IQ Quattro 4490, SD ONE. Sedangkan merek Fujitsu ada ScanSnap IX100, ScanSnap S1300, ScanSnap SV600, ScanPartner 30F, fi7260 dan fi6670. Selain ruang pamer secara fisik, RDS memiliki ruang pamer maya dengan alamat portalscanner.com.

Sekadar info, RDS memulai bisnisnya di jasa document imaging pada tahun 2003. Saat ini, RDS merupakan distributor scanner format lebar (A0+ sampai di atas A3) merek Contex dan scanner dokumen (A4 – A3) Fujitsu. Memiliki gudang seluas 6000 meter persegi di Cikarang, perusahaan denga 5 kantor di Jakarta dan 4 kantor cabang di luar Jakarta ini memiliki 5 lini bisnis: imaging, printing, contact center, record management dan health care management. Tahun lalu, tutur Randy, RDS memproses rata-rata 8,2 juta halaman per bulan.

 

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer