WinOptimizer 18 dari Ashampoo, Bikin Komputer Seperti Baru!

Yang namanya komputer berbasis Windows, mau komputer desktop ataupun laptop, kalau kita sudah gunakan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, dijamin, performanya bakal terus menurun. Tak peduli meskipun secara hardware kita sudah rajin lakukan perawatan.

Sebagai contoh, biarpun kita sering bersihkan heatsink fan dari debu yang menempel, mengoles ulang thermal paste sang prosesor ataupun GPU, merapikan perkabelan di dalam ataupun mengganti exhaust fan yang sudah mulai loyo, tetap saja, PC kita serasa makin uzur. System restore? Install ulang OS?

Ya, langkah ini merupakan solusi. Tetapi, bukan langkah yang masuk akal buat kebanyakan pengguna karena mereka harus menjalani berbagai tahap backup data, install ulang aplikasi, setting-setting dan lain-lain. Ini. Selain makan waktu, metode ini, untuk pengguna awam, bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Cara yang paling efisien adalah menggunakan software Windows optimizer. Kelebihan utamanya, selain sangat mudah dilakukan bahkan oleh pengguna pemula sekalipun, kita bisa kapanpun melakukan hal ini tanpa harus menyediakan waktu khusus untuk memulihkan kembali kondisi komputer kita seperti baru.

Nah, buat kamu yang ingin memilih metode ini, ada kabar gembira. Ashampoo baru saja merilis WinOptimizer 18. Ia hadir dengan segudang fitur unggulan, untuk membantu mengoptimalkan PC kamu. Satu hal yang paling penting, aplikasi ini gampang banget dipakai dan dia mendukung Windows 7, 8 dan 10. Seperti apa aplikasi ini dan fitur unggulannya? Yuk kita bahas.

Untuk mengembalikan Windows di komputer kita seperti kondisi baru, kita bisa melakukannya dengan mudah lewat sejumlah opsi yang ada di tampilan utama software yang bersangkutan. Dapat kamu lihat pada gambar, ada banyak fungsi yang disediakan dan hanya dengan beberapa klik saja, maka WinOptimizer akan melakukan pengecekan dan perbaikan untuk kamu.

Kamu bisa memeriksa secara satu demi satu dan merapikan aspek-aspek yang perlu diperbaiki agar komputer bisa kembali berlari kencang, atau bisa juga dengan memperkenankan WinOptimizer melakukan beragam optimasi untuk kamu sekaligus. Caranya adalah dengan menggunakan fitur One-Click Optimizer.

Cara ini mempermudah kamu untuk memilih apa saja yang akan dioptimalkan tanpa perlu repot.

Buat kamu yang tidak ingin repot untuk selalu menjalankan optimasi secara manual, WinOptimizer 18 juga menyediakan fitur otomatis untuk kamu.

Ada fungsi Auto-Clean untuk membersihkan sisa-sisa cache browser dan temporary files, mempercepat proses loading aplikasi, mematikan proses yang baru berjalan dan mengatur skala prioritasnya, sampai mematikan aplikasi dan services yang berjalan di background, khususnya yang tidak terkait dengan gaming. Ini sangat berguna bagi kamu yang kerap bermain game di komputer tersebut.

Dalam modul-modul optimalisasi sistem, ada 6 fungsi utama yang disediakan. Maintain system, Improve performance, Customize Windows, Analyze system, File tools dan Administrative tools.

Bagian maintain system merupakan modul esensial yang perlu dilakukan setelah pengguna memakai komputernya untuk beragam aktivitas. Ia bisa membersihkan sistem dan registry, menghapus file-file yang sudah tidak diperlukan, sampai melakukan defrag terhadap drive dan juga registry.

Di bagian Improve performance, WinOptimizer 18 akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengembalikan komputer kamu ke performa terbaiknya. Mulai dari pengaturan service yang berjalan di WIndows, mengoptimalkan proses booting dan aplikasi yang berjalan, uninstall aplikasi yang sudah tidak dipakai, mengoptimalkan sistem bahkan sampai koneksi Internet.

Kamu juga bisa melakukan kustomisasi Windows kamu dengan mudah lewat WinOptimizer. Pengaturan yang kadang sulit dicari terkiat privasi Windows, pengaturan setting system, ekstensi browser dan lain-lain bisa dilakukan dengan mudah lewat modul Customize Windows.

Tak hanya mengoptimasi sistem, WinOptimizer 18 juga punya fungsi untuk menganalisa sistem. Ia dapat mendeteksi komponen-komponen apa saja yang tersedia di dalam komputer, melacak apa yang menguras sumber daya sistem, memeriksa tingkat kesehatan harddisk dan memeriksa jika ada error, mengelola font yang terinstalasi di Windows, sampai melakukan benchmark komputer.

Buat kamu yang sudah punya banyak data di komputer, ada pula fungsi File tools di mana kamu bisa menghapus file secara permanen, mengenkripsi atau memecah file-file besar dan juga memulihkan file yang terhapus. Kamu takut ada file yang sama disimpan di beberapa tempat di harddisk sehingga memenuhi tempat? Tenang, ia juga bisa menemukan file duplikat dan menampilkannya untukmu.

Terakhir, modul Administrative tools bisa menggantikan menu administrative milik Windows yang kadang tampak rumit. Ada banyak pengaturan yang bisa kamu ubah cukup dari sini, dan mencakup membatalkan perubahan, membuat system restore points untuk jaga-jaga jika terjadi masalah pada Windows Anda di kemudian hari, mengelola hak akses pengguna, skema efisiensi energi, jadwal perawatan sistem sampai statistik software yang terinstalasi di Windows.

Modul-modul fungsi optimalisasi terlalu banyak dan rumit sementara One Click Optimizer terlalu simpel? Jangan khawatir. Ashampoo juga memberikan opsi untuk menjalankan fungsi utama yang dibagi dalam empat bagian.

Pada opsi Clean, pengguna bisa mengoptimalisasikan database registry dan menghapus entry-entry yang sudah tidak perlu dengan mudah, membuang jejak bekas browsing demi mengosongkan storage, serta membuang file-file temporer yang sudah tidak dipakai.

Opsi Optimize terbagi dalam tiga kategori besar. Mulai dari Boot process, untuk mempercepat waktu booting dengan mengatur aplikasi-apliksi yang perlu di-load saat pertamakali Windows bekerja, fungsi mendefragementasi storage, serta fungsi pengaturan privasi di Windows.

Modul Inform berguna untuk menampilkan seluruh informasi hardware yang terpasang pada komputer, software, process dan plug-in, serta font yang terinstalasi. Kamu juga bisa melakuka benchmark terhadap sistem dan harddisk dari sini.

Terakhir, di bagian Backup, kamu bisa membuang backup-backup yang secara otomatis dibuat oleh WinOptimizer saat mereka akan melakukan optimasi performa Windows di komputer kamu. Jika kamu merasa komputer tersebut sudah membaik setelah dioptimasi, buang saja backup-backup yang terdahulu dari sini. Sayangnya, di sini tidak ada opsi untuk membuat backup registry baru. Tetapi jangan khawatir. WinOptimizer akan membuatkannya untuk kamu.

Kesimpulan
Dari percobaan yang kami lakukan, setelah beragam optimasi yang kami lakukan pada dua komputer yang kami gunakan, kinerja komputer kami mengalami peningkatan yang cukup lumayan. Pada komputer berbasis AMD Ryzen 5-3550H, RAM 16GB dan SSD 256GB, kami mendapatkan peningkatan waktu booting mencapai 5,1 persen.

Pada komputer berbasis Intel Core i7-8565U, RAM 16GB dan SSD 512GB, kami mendapatkan penghematan booting time sebesar 10,2 persen dibandingkan dengan saat komputer belum dioptimasikan. Loading aplikasi dan data pun menjadi jauh lebih lancar.

Dengan kata lain, kamu yang tidak ingin repot tapi butuh meningkatkan kembali performa komputer kamu yang sudah mulai loyo, bisa memanfaatkan aplikasi yang satu ini. Di situs produsennya di sini, Ashampoo WinOptimizer 18 kini dijual di harga hanya 29,99 dolar AS atau sekitar Rp444 ribu untuk lisensi 10 perangkat dan berlaku untuk selamanya. Menarik sekali!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.