HomeBerita TeknologiGawat, Serangan Relay NFC Android Makin Tinggi di 2026

Gawat, Serangan Relay NFC Android Makin Tinggi di 2026

Jakarta, PCplus – Menurut telemetri Kaspersky, 35.600 serangan berbasis relay NFC berhasil diblokir antara Januari–April 2026, naik tajam dari 12.300 serangan pada periode sama 2025. Lonjakan ini mencapai 188%. Malware Android seperti SuperCard X, PhantomCard, NGate, dan modifikasi NFCGate menjadi pelaku utama.

Baca Juga: Kaspersky Academy Alliance, Program Spesial Buat Kampus

Serangan pertama dengan alat NFC sah yang dimodifikasi terdeteksi di Eropa pada akhir 2023. Sejak itu, ancaman menyebar ke Rusia dan Amerika Latin. Kaspersky memperingatkan bahwa skema “NFC terbalik” kini lebih sering digunakan dibanding “NFC langsung”.

  • NFC langsung: korban diminta menempelkan kartu bank ke ponsel terinfeksi dan memasukkan PIN.
  • NFC terbalik: aplikasi berbahaya dijadikan metode pembayaran utama, lalu korban diarahkan ke ATM untuk menyetor dana ke “akun aman” milik penipu.

Evolusi Malware NFC

Pakar Kaspersky menekankan bahwa NFC terbalik lebih sulit dideteksi karena transaksi terlihat sah. Selain itu, ancaman berkembang menjadi layanan malware-as-a-service (MaaS), sehingga penyerang pemula dapat mengakses alat berbahaya dengan mudah.

Laporan terbaru juga mengungkap malware baru bernama DevilNFC, yang menggunakan Kiosk Mode untuk mengunci layar korban dalam antarmuka palsu. Korban tidak bisa keluar hingga data kartu dicuri. Malware ini aktif menyerang pengguna di Eropa dan Amerika Latin, menunjukkan peningkatan kecanggihan teknik serangan.

Faktor Pendorong Lonjakan Serangan

Menurut Kaspersky, tren ancaman Android 2025–2026 dipicu oleh:

  • Popularitas pembayaran NFC dan mobile banking.
  • Sideloading APK dari sumber tidak resmi.
  • Penipuan melalui aplikasi pesan, SMS, dan situs palsu.
  • Trojan perbankan yang meningkat hampir empat kali lipat secara global.

Cara Melindungi Diri dari Serangan Relay NFC

Untuk mengurangi risiko, Kaspersky merekomendasikan:

  • Hindari instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi.
  • Jangan ikuti instruksi orang asing di ATM.
  • Gunakan solusi keamanan komprehensif di Android untuk memblokir situs phishing dan malware.
  • Aktifkan Google Play Protect dan periksa izin aplikasi secara rutin.
  • Gunakan otentikasi multifaktor pada layanan keuangan.

Serangan relay NFC 2026 berkembang cepat dan semakin sulit dideteksi. Dengan munculnya malware canggih seperti DevilNFC, ancaman terhadap pengguna Android semakin serius. Kesadaran digital dan perlindungan proaktif menjadi kunci agar kamu tidak menjadi korban penipuan berbasis NFC.

Iqbal Ramadhan
Iqbal Ramadhanhttps://www.pcplus.co.id
Tech professional from Jakarta, Indonesia. Specializes in software development and has a passion for innovation. I'm enjoys exploring new technologies, reading about AI advancements, and contributing to open-source projects.
ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
shopee promo

ARTIKEL TERBARU

TUTORIAL

REKOMENDASI PRODUK

- Advertisment -