Singapura, PCplus – Peluncuran FortiNDR Cloud Point-of-Presence (PoP) di Singapura menegaskan komitmen Fortinet dalam memperkuat ketahanan siber regional. Organisasi di ASEAN kini menghadapi tantangan besar akibat transformasi digital, kerja hibrida, dan adopsi cloud yang semakin cepat. Kondisi ini membuat tim keamanan kesulitan menjaga visibilitas di jaringan terdistribusi.
Baca Juga: Fortinet Kembangkan SOC Terpadu Di Ajang Fortinet Accelerate 2026
Ancaman modern semakin sulit dideteksi karena pelaku menggunakan tools resmi dan platform tepercaya untuk bergerak lateral tanpa terdeteksi. Dengan hadirnya PoP baru, Fortinet membawa kemampuan Network Detection and Response (NDR) lebih dekat ke pelanggan, mendukung deteksi cepat dan respons efisien di lingkungan on-premises, cloud, hybrid, maupun OT.
Teknologi AI untuk Deteksi Lebih Cepat
FortiNDR Cloud memanfaatkan analitik berbasis AI, deteksi perilaku, dan intelijen FortiGuard Labs. Lalu lintas jaringan serta metadata dianalisis untuk menemukan aktivitas mencurigakan yang tersamarkan dalam operasi bisnis normal.
Fitur unggulan meliputi:
- Retrospective hunting hingga 365 hari untuk investigasi mendalam.
- Panduan berbasis AI dan bahasa alami yang memudahkan tim SOC.
- Visibilitas perangkat IoT dan OT yang sering tidak terkelola.
Dengan kemampuan ini, organisasi dapat mengurangi attacker dwell time dan menyederhanakan operasional keamanan.
Infrastruktur Lokal dan Kepatuhan Regional
PoP di Singapura memberikan keuntungan berupa infrastruktur lokal yang mendukung kebutuhan operasional, kinerja, dan kepatuhan regional. Hal ini penting bagi organisasi yang beroperasi di ASEAN, karena regulasi data dan keamanan semakin ketat.
Menurut Jack Chan, VP Product Management dan Field CTO APAC Fortinet, “Lingkungan digital semakin kompleks, dan banyak organisasi mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas keamanan. Investasi Fortinet di Singapura mencerminkan komitmen jangka panjang kami dalam membangun ketahanan siber yang lebih kuat.”
Sementara itu, Jess Ng, Country Head Fortinet untuk Singapura dan Brunei, menambahkan bahwa PoP baru ini membantu organisasi meningkatkan visibilitas, efisiensi operasional, dan respons lebih cepat terhadap ancaman siber yang semakin canggih.
Peluncuran FortiNDR Cloud PoP di Singapura menjadi langkah penting Fortinet dalam mendukung organisasi di ASEAN menghadapi ancaman siber modern. Dengan AI, visibilitas menyeluruh, dan infrastruktur lokal, solusi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan operasional sekaligus mendukung kepatuhan regional.
Meta Deskripsi
Fortinet luncurkan FortiNDR Cloud PoP Singapura, tingkatkan visibilitas, respons cepat, dan kepatuhan regional bagi organisasi ASEAN.
Apakah kamu ingin saya juga menambahkan analisis tentang dampak langsung bagi Indonesia, misalnya kesiapan perusahaan lokal dalam memanfaatkan FortiNDR Cloud PoP ini?



