Jakarta, PCplus – Fortinet menegaskan bahwa ancaman siber kini semakin canggih karena penggunaan AI oleh penyerang. Oleh sebab itu, SOC terpadu berbasis AI dikembangkan untuk mempercepat investigasi dan respons.
Baca Juga: Fortinet: Ancaman Digital Sektor Ritel Meningkat
Melalui FortiSOC, Fortinet menyatukan fungsi inti dari FortiAnalyzer, FortiSIEM, FortiSOAR, dan FortiTIP ke dalam satu layanan cloud.
Fitur utama FortiSOC meliputi:
- Pengumpulan log dan korelasi data.
- Otomatisasi alur kerja SOC.
- Analitik perilaku berbasis identitas.
- Investigasi insiden dengan dukungan AI/ML.
Model langganan sederhana dan skalabilitas cloud elastis membuat implementasi lebih cepat.
Agentic AI: Koordinasi Cerdas Melawan Serangan
Fortinet memperluas FortiAI dengan kemampuan agentic AI. Teknologi ini bukan sekadar copilot interaktif, melainkan agen otomatis yang mampu:
- Melakukan triase peringatan keamanan.
- Mengotomatisasi investigasi insiden.
- Mendukung threat hunting.
- Menjaga konteks eksekusi melalui Model Context Protocol (MCP).
Pendekatan ini memungkinkan SOC bekerja lebih cepat dan konsisten, bahkan di lingkungan hybrid.
FortiGuard SOC-as-a-Service: Layanan Keamanan Terkelola
Bagi organisasi yang kekurangan tenaga ahli, Fortinet menghadirkan SOC-as-a-Service. Layanan ini memperluas arsitektur SOC terpadu dengan:
- Dukungan sumber log pihak ketiga.
- Integrasi lebih luas dengan Security Fabric.
- Telemetri FortiNDR untuk deteksi akurat.
- Telemetri FortiCNAPP untuk visibilitas cloud.
Dengan dukungan intelijen ancaman Fortinet, investigasi insiden menjadi lebih presisi.
FortiEndpoint: Penyederhanaan Keamanan Endpoint
Endpoint tetap menjadi vektor serangan utama. Fortinet memperkenalkan FortiEndpoint dengan satu agen terpadu untuk:
- ZTNA, SASE, EPP, EDR, dan DLP.
- Visibilitas aplikasi AI melalui FortiAI.
- Kontrol penggunaan aplikasi AI agar tidak disalahgunakan.
- Konsolidasi lisensi dan manajemen lebih sederhana.
Dengan pendekatan ini, risiko kebocoran data akibat aplikasi AI tidak resmi dapat ditekan.
Kesimpulan: SOC Terpadu untuk Era AI
Inovasi Fortinet di Accelerate 2026 memperkuat fortinet soc terpadu dengan arsitektur modern, agentic AI, layanan terkelola, dan endpoint yang lebih aman. Organisasi kini dapat mengurangi kompleksitas operasional, mempercepat investigasi, serta menghadapi ancaman berbasis AI dengan lebih efektif.







