Jakarta, PCplus – Malware Argamal menjadi sorotan setelah tim Kaspersky GReAT menemukan kampanye berbahaya yang menargetkan pemain game dewasa. Trojan ini tidak hanya mencuri data dan kredensial, tetapi juga memberi penyerang kendali penuh jarak jauh atas perangkat korban. Dengan kemampuan tersebut, sistem yang terinfeksi bisa dikompromikan secara total tanpa disadari pengguna.
Baca Juga: StripedFly, Malware Yang Jadikan PC Penambang Kripto
Penyebaran Malware Argamal
Trojan ini menyebar melalui game yang telah dimodifikasi. File game sah dipadukan dengan pustaka berbahaya sehingga kode jahat berjalan otomatis saat game diluncurkan. Gameplay tetap normal, membuat korban sulit menyadari adanya infeksi.
Distribusi dilakukan lewat situs web dengan tautan unduhan ke PixelDrain, pelacak torrent seperti AniRena, serta forum komunitas game yang menyamarkan file berbahaya sebagai cheat. Setelah diinstal, malware tetap tidak aktif beberapa hari sebelum mengunduh trojan tambahan. Proses ini akhirnya memberi penyerang akses penuh ke perangkat korban.
Analisis Teknis dan Asal Usul
Para peneliti menemukan bahwa malware ini terus diperbarui dengan fitur baru dan perubahan infrastruktur. Berdasarkan komentar dalam kode, pelaku diduga berasal dari komunitas berbahasa Spanyol.
Kaspersky mendeteksi ancaman ini dengan nama Trojan.Win32.Termixia.*, Trojan.Win32.Agent.*, HEUR:Trojan.Win32.Argamal.gen, dan HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Argamal.gen. Fakta ini menunjukkan bahwa kampanye masih aktif dan kemungkinan akan berkembang lebih jauh.
Dampak Serangan
Infeksi Argamal tidak hanya berbahaya karena pencurian data, tetapi juga karena kendali jarak jauh penuh yang diberikan kepada penyerang. Mereka bisa mengakses file, mencuri informasi pribadi, hingga menjalankan aktivitas berbahaya lain. Kondisi ini membuat Argamal lebih berisiko dibanding malware pencuri data biasa.
Rekomendasi Keamanan
Untuk tetap aman dari malware Argamal, para ahli menyarankan langkah berikut:
- Berhati-hati dengan unduhan. Instal game dan mod hanya dari sumber resmi.
- Gunakan solusi keamanan kuat. Antivirus seperti Kaspersky Premium dapat mencegah infeksi.
- Aktifkan opsi “tampilkan ekstensi file” di Windows agar file berbahaya mudah dikenali.
- Waspadai ekstensi berisiko seperti
.exe,.vbs, dan.scryang sering digunakan penjahat siber.



