Jakarta, PCplus – Akamai mengumumkan kemitraan strategis dengan World Wide Technology (WWT) melalui AI Readiness Model for Operational Resilience (ARMOR). Framework ini dirancang untuk menjawab tantangan “pajak keamanan” yang sering muncul ketika beban kerja AI bersaing dengan agen keamanan tradisional. Dengan ARMOR, Akamai mengintegrasikan kecerdasan perangkat lunak langsung ke dalam NVIDIA BlueField Data Processing Units (DPUs), sehingga performa AI tetap optimal tanpa mengorbankan perlindungan siber.
Baca Juga: Indonesia Jadi Sumber Serangan DDoS Terbesar di Dunia
Framework ARMOR disebut sebagai kerangka kerja keamanan AI holistik dan netral vendor pertama di industri. Berbeda dengan arsitektur lain yang terbatas pada platform cloud tertentu, ARMOR mencakup enam domain penting: Tata Kelola, Risiko dan Kepatuhan (GRC), Perlindungan Model, Operasi AI yang Aman, Keamanan Infrastruktur, Perlindungan Data, serta Sistem Pengembangan yang Aman (SDLC).
PJ Joseph, Executive Vice President Global Sales and Services Akamai, menegaskan: “Dengan menyelaraskan portofolio kami dengan ARMOR, kami menyediakan metodologi proaktif untuk mengisolasi kluster AI berskala besar dan mencegah pergerakan lateral ancaman tanpa mengorbankan kinerja pelatihan maupun inferensi AI.”
Pilar Strategis Akamai dalam ARMOR
Peran Akamai dalam ARMOR framework berpusat pada tiga pilar utama:
- Menghapus Pajak Keamanan – Segmentasi Akamai Guardicore dialihkan ke NVIDIA BlueField, menciptakan lapisan penegakan yang tetap berfungsi meski host OS disusupi. Efisiensi ini mempercepat penanggulangan ransomware rata-rata 21,4%, bahkan mencapai 32,6% untuk perusahaan besar.
- Mengamankan Agentic AI dan Data Lakes – Akamai API Security memantau jaringan penghubung AI, mencegah akses tidak sah ke data lakes yang menjadi sumber bagi large language models (LLMs).
- Pertahanan End-to-End – Dengan menggabungkan mitigasi DDoS dari Prolexic, Akamai menghadirkan pertahanan berlapis terhadap serangan volumetrik yang menargetkan arsitektur AI kritis.
“Tidak ada satu vendor pun yang dapat mengamankan frontier AI sendirian. Melalui kemitraan dengan Akamai, kami memastikan keamanan AI perusahaan dapat terus ditingkatkan,” jelas Chris Konrad, Global VP of Cybersecurity WWT.
Memperkuat Ekosistem AI Global
WWT melalui Advanced Technology Center (ATC) menyediakan tempat pengujian global untuk arsitektur AI. Dengan integrasi Akamai ke dalam ARMOR, perusahaan tidak hanya memenuhi kepatuhan dasar, tetapi juga mencapai ketahanan siber sejati. Framework ini telah diuji bersama Texas A&M University System, membuktikan efektivitasnya dalam menghadapi ancaman nyata di dunia akademik dan industri.
ARMOR juga terhubung dengan NVIDIA AI Enterprise, termasuk NeMo Guardrails untuk aplikasi AI yang lebih aman serta NIM microservices untuk deployment AI yang terkontainerisasi. Hal ini memastikan keamanan menyeluruh dari chip hingga cloud.




