Taipei, PCplus – Republic of Gamers (ROG) merayakan ulang tahun ke-20 melalui acara ROG Homecoming di Taipei, Taiwan pada 31 Mei hingga 5 Juni 2026. Sebanyak 70 penggemar setia dari Asia, Eropa, dan Amerika hadir, termasuk dua wakil dari Indonesia, Rahmanta Adi Putra dan Nico Setiawan. Mereka dipilih melalui kurasi global yang menilai dedikasi terhadap ekosistem ROG.
Baca Juga: ROG x Kojima Productions Resmi Di Indonesia, Ini Harganya
Selama acara, peserta diajak mengunjungi Computex 2026 untuk melihat langsung lini produk edisi khusus 20th Anniversary. Mereka juga berkesempatan masuk ke ASUS Headquarters dan ROG Design Lab, mengikuti workshop produk, serta berdiskusi dengan para engineer dan eksekutif ROG. Menurut Adi, pengalaman ini “benar-benar melampaui ekspektasi, terutama saat melihat produk edisi 20th Anniversary yang luar biasa.”
Nico Setiawan menambahkan bahwa momen paling berkesan adalah makan malam bersama Chairman ASUS Jonney Shih dan bertemu langsung dengan Founder ROG. Ia menyebut pengalaman ini sebagai “dream come true” bagi seorang ROG Superfan.
ROG Homecoming dan Computex 2026
Selain acara Homecoming, ASUS ROG juga menggelar 20th Anniversary Press Event di Syntrend Creative Park, Taipei pada 1 Juni 2026. Lokasi ini dipilih karena memiliki sejarah panjang dengan komunitas PC DIY Taiwan. Acara dibuka oleh Chairman ASUS Jonney Shih dan dipandu aktor Ned Luke. Filosofi “For Those Who Dare” kembali ditegaskan sebagai semangat utama ROG.
Di Computex 2026, ROG menghadirkan ROG Lab, sebuah zona interaktif yang menampilkan inovasi berbasis AI, ergonomi, dan kreativitas. Produk edisi khusus Edition 20 juga diperkenalkan, termasuk ROG G1000 Edition 20 Desktop, ROG Zephyrus Duo 2026, dan ROG Strix SCAR G18 2026. Produk ini mendapat penghargaan Best Choice Awards 2026, termasuk Golden Award untuk ROG G1000 Edition 20.
Filosofi dan Masa Depan ROG
Selama dua dekade, ROG telah berkembang dari produsen motherboard menjadi ekosistem gaming lengkap. Filosofi “For Those Who Dare” diwujudkan melalui inovasi yang lahir dari kebutuhan komunitas gamer. Menurut Jonney Shih, “Perjalanan Dare dimulai dengan semangat menolak status quo. Dua puluh tahun kemudian, kami tidak hanya mengubah permainan, tetapi juga dunia di sekitarnya.”
Melalui ROG Homecoming, ASUS menegaskan bahwa keberhasilan ROG tidak lepas dari dukungan komunitas global. Memasuki dekade berikutnya, ROG berkomitmen menghadirkan teknologi gaming terbaik sekaligus memperkuat hubungan dengan gamer di seluruh dunia.




