Skip to content
PCplus Live PCplus Live
  • Berita Tekno
    • Terkini
    • Enterprise dan Korporasi
  • Belajar
    • Bikin Game
    • Belajar Hardware
    • Istilah-Istilah Komputer dan TI
  • Trik
  • Review
    • Smartphone
    • Laptop
    • Asesoris
    • Motherboard
    • Software
  • Komunitas
  • Blog
  • Hubungi Kami
PCplus Live
PCplus Live

Mudahkan Amankan Data, Symantec Pakai Vector Machine Learning

Wiwiek Juwono, 18/01/2011

JAKARTA,  SELASA – Data adalah aset yang paling berharga, apalagi bagi perusahaan. Tapi banyak yang belum sepenuhnya tahu atau sadar cara mengamankan data-data miliknya dari pencurian oleh orang dalam maupun pihak ketiga. Padahal data terus tumbuh, yang tak jarang tanpa struktur yang rapi.

Jika data tidak terstruktur rapi, pengamanannya lebih sulit  lagi dilakukan. Sebab sebelum langkah pengamanan dilakukan, semua dokumen harus diidentifikasi, entah melalui teknik fingerprinting atau deskripsi informasi (kata kunci). Fingerprint biasanya makan waktu lama, sedangkan teknik deskripsi kurang akurat.

Nah untuk mengurangi kesulitan di atas, Symantec merilis Data Loss Prevention 11 yang mengandung Vector Machine Learning.  Symantec menyebut Vector Machine Learning-nya sebagai teknologi pertama dan satu-satunya di pasar yang bisa menyederhanakan proses  pemulihan data.

Proses pemulihan data menjadi sederhana, karena Data Loss Prevention 11 akan mengenali lokasi dengan data yang punya resiko terbesar, lalu otomatis memberitahu pemiliknya, begitu jelas Symantec dalam rilis persnya. Selain itu DLP 11  punya beberapa fitur. Yang pertama adalah Risk Scoring untuk mengatur prioritas folder yang akan dipulihkan berdasarkan jumlah dan sifat penting data di dalamnya.

Fitur lain adalah Data Owner Remediation yang otomatis mengirimkan e-mail peringatan ke pemilik data tentang bahaya penyimpanan bersama. Fitur File Access Control akan memastikan bahwa aplikasi pemakai, seperti iTunes, Skype dan WebEx, tidak menampilkan data penting. Sementara fitur Trusted Device memastikan data penting hanya dapat disalin ke perangkat yang disetujui perusahaan.

Fitur baru lainnya adalah Endpoint FlexResponse untuk mempermudah pelanggan memperluas perlindungan data di endpoint dengan mengintegrasikan solusi-solusi pihak ketiga dan Symantec, seperti enkripsi dan Enterprise Rights Management (ERM).

Perusahaan kamu tertarik mencoba Symantec Data Loss Prevention 11? Tunggu kehadirannya pertengahan tahun ini.

Berita Teknologi pemulihan datasekuritiSymantec

Post navigation

Previous post
Next post

Comment

  1. Nyu bi says:
    20/01/2011 at 12:59

    Tertarik sekali untuk nyoba pakai.Ada gak utk home office stand alone? Berapa harganya?Contact?

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

  • Sennheiser HD 480 PRO Hadir untuk Profesional Audio
  • Agentforce World Tour, Saat AI Fluency Jadi Kunci Daya Saing
  • HONOR Pad X8b, Tablet Tangguh dengan Sertifikasi SGS
  • OWC Express 4M2 Ultra, Penyimpanan Super Cepat untuk Kreator
  • Kontribusi RRQ di Program Bina Talenta H3RO Esports 6.0

Mengenal Istilah IT

  • Mengenal GenAI Agent: Asisten Virtual AI Serba Bisa Layaknya Manusia
  • Mengenal TOPs Di Prosesor NPU, Penting Buat AI?
  • Mengenal Google Search Generative Experience (SGE)
  • Mengenal SD-WAN Teknologi Jaringan Keren
  • Mengenal WiFi 6, Standar Baru Komunikasi Data Nirkabel

Cek Kecepatan Internet

Cek Peta 4G/5G Indonesia

©2026 PCplus Live | WordPress Theme by SuperbThemes