Tablet India Dukung Pendidikan Indonesia

JAKARTA, SENIN – Tahun ini ajang tablet kian ramai. Satu per satu, berbagai merek masuk ke pasar Indonesia. Ada yang dari Cina, Hongkong, Taiwan, sampai dari India. Dari India? Ya, namanya OlivePad.Sebenarnya OlivePad bukan asli India, tapi dipasarkan pertama kali di India oleh Olive Telecom (operator telekomunikasi India). Di India, tablet Android 2.2 (Froyo) ini laris manis. “Sampai akhir 2010, hampir 100 ribu unit terjual (di India),” ungkap Yohanes Dwi Y., S.Kom (Marketing Head, PT United Global Teknology – distributor OlivePad di Indonesia).

Berkaca dari kondisi di India, 5000 unit OlivePad yang bekerja di jalur GSM (900/1800/1900) dan UMTS (900/1900/2100) langsung ditargetkan akan segera terjual di Indonesia. Dan dalam kurun tiga bulan berikutnya, diperkirakan 50.000 unit OlivePad yang dibuat oleh Haier Mobile di Qing-Dao, Cina itu akan terserap pasar.

Di tanah air, OlivePad dijual Rp 4,599 juta, belum termasuk PPN. Tapi harga itu sudah mencakup bundel free Internet data 500MB/bulan selama 6 bulan dari Telkomsel, handsfree Bluetooth, kartu microSD 8GB, dan screen protector, serta garansi unit 1 tahun dan garansi charger baterai selama enam bulan pertama. Kalau tak berkenan dengan Telkomsel, setelah masa unlimited Internet gratisnya berakhir, kamu bisa mengganti kartu dengan kartu dari operator GSM lain. Bebas, karena sifatnya unlocked.

Harga unitnya mahal? Hmm, jika dilihat harga unitnya saja mungkin benar. Tapi OlivePad ini punya beberapa keistimewaan. Pertama, tablet Froyo ini menawarkan fitur 3,5G (HSUPA) dan bundel Telkomsel. Selain berselancar di Internet, ia juga bisa dipakai bertelepon, conference call (video call), sebagai access point Wi-Fi, atau pemandu jalan via fitur GPS.

Bluetooth 2.0 + EDR, Wi-Fi 802.11 b/g, 3G, sensor built-in GPS, memori internal 512MB, prosesor ARM11 600MHz, chipset Qualcomm MSM7227, baterai Li-Po 3240mAh dan layar sentuh kapasitif TFT 7” dengan resolusi WVGA 800×400 menjadi fitur standar OlivePad yang berbobot 375 gram itu. Ini ditambah dengan fasilitas lain: sebuah audio jack, port mini USB, slot microSD, slot SIMcard, dua kamera (depan 3MP, belakang tipe VGA), mikropon, speaker, dan ambient light sensor.

Namun yang paling memikat adalah kontennya, khususnya eBook.  Saat diluncurkan Januari lalu, OlivePad merupakan satu-satunya tablet Froyo yang sudah membekalkan eBook reader karya anak bangsa. Isinya antara lain adalah buku pelajaran sekolah Indonesia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, sampai SMK. Total ada sekitar 1000 eBook dengan update dari Kemdiknas. Jika dirinci, ada 292 judul buku SD, 149 judul buku SMP, 276 judul buku SMA, dan 244 judul buku SMK.

Selain itu dihadirkan pula beragam buku novel, komik, dan majalah serta koran dari tanah air. “Update-nya dari Grup Kompas Gramedia, Jawa Pos dan MRA Group. Lima puluh persen konten masih free. File-nya sudah dikompresi, dengan ukuran 6 – 10 MB. Buku sekolah dengan ukuran file 6MB kira-kira setebal 200 halaman,” kata Dwi sambil menyebutkan bahwa pihaknya sedang menjajaki kerjasama konten materi dengan pihak universitas.

Bagaimana dengan aspek hiburan? Ada fitur Photos, Video dan YouTube, Social Networking, dan Music Player. Mau main game? Tentu saja bisa di tablet Android ini. Tinggal cari dan unduh aplikasi yang diinginkan dari Android Market. Cari saja yang gratis. Sedangkan untuk mendukung kerja, OlivePad sudah menyediakan Office Documents untuk membuat, menyunting dan melihat file Word,. Excel dan Powerpoint, dan dukungan Google Mobile Service.

Eh tapi bagaimana dengan ketahanan baterainya? Dalam rilisnya disebutkan, baterai yang dikemaskan tahan dipakai berbicara sampai 26 jam untuk GSM, atau 9 jam jika dioperasikan di jalur WCDMA. Jika stand-by, baterai Li-Polymer 3240mAh itu tahan sampai 600 jam.

Tak usah kuatir OlivePad yang berdimensi 11×17,94×1,15 cm ini kelak bermasalah. Sebab untuk melayani purna jual tablet ini, Haier Mobile Indonesia yang sudah berkiprah empat tahun di Indonesia menyediakan 59 service center dari Banda Aceh sampai Papua, 2 collection point di Jayapura dan Maluku, serta satu hot line service.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

5 thoughts on “Tablet India Dukung Pendidikan Indonesia

  • 01/03/2011 at 21:11
    Permalink

    boleh jg,..

  • 01/03/2011 at 23:01
    Permalink

    okelah klo begitu!!!

  • 02/03/2011 at 13:22
    Permalink

    Ini saingannya Ideos S7 yang dijual XL.
    Harganya jauh beda lho, punya XL cuman 2,9jt.
    Tapi ya gitu, ada harga ada rupa 😀 Kalo ini sudah Kapasitif layarnya ditambah Androidnya sudah Froyo

  • 02/03/2011 at 21:38
    Permalink

    Koq bentuknya persis picopad dari axioo? Satu pabrik yah?

  • 24/04/2011 at 21:45
    Permalink

    knapa mesti bundel dengan operator tapi untunglah unlock

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.