Injak Usia 15 Tahun, Kaspersky Lab Susun Daftar 15 Program Paling Berbahaya

JAKARTA, RABU–  Ada yang belum kenal Kaspersky Lab? Mudah-mudahan sih tidak banyak yang asing dengan vendor sekuriti. Cabir, Duqu, dan yang paling mutakhir, malware Flame adalah beberapa malware kompleks yang berhasil diungkap Kaspersky Lab.

Tahun ini, Kaspersky Lab  menginjak usia 15 tahun, usia yang matang untuk perusahaan bidang TI. Perusahaan ini didirikan oleh Eugene Kaspersky dan rekannya pada 26 Juni 1997 lalu dengan 20 karyawan. Sekarang Kasperksy Lab tidak hanya menjadi contoh sukses bagi perusahaan startup TI, tapi juga merupakan pengembang konten keamanan dan solusi manajemen keamanan terdepan. Pengguna produknya berjumlah lebih dari 300 juta di lebih dari 200 ribu perusahaan di seluruh dunia. Jumlah karyawannya kini lebih dari 24 ribu dan tersebar di sekitar 200 negara.

O ya, jika dibandingkan para saingannya, Kaspersky Lab punya keunikan.  Mereka  tidak pernah melakukan akuisisi dan merger.  Dengan kata lain, mereka selalu mengembangkan sendiri produknya (in-house) dari dasar.

Nah dalam rangka perayaan ultah ke-15, Kaspersky Lab telah menyusun daftar berisi 15 program berbahaya paling berpengaruh dalam sejarah. Mau tahu kan? Ini dia:

  • 1986: Brain. Ini virus PC pertama. Ia menyebar dengan menuliskan kodenya pada boot sector atau floppy disk.
  • 1988: worm Morris menginfeksi sekitar 10% komputer yang tersambung ke Internet (sekitar 6000 komputer).
  • 1992: Michelangelo, virus pertama yang menarik perhatian media secara masif.
  • 1995: Concept, virus makro pertama.
  • 1999: Melissa mengawali era e-mail massal malware yang mengakibatkan epidemik global.
  • 2003: Slammer, worm fileless (tanpa file), mengakibatkan epidemik masif di seluruh dunia.
  • 2004: Cabir, Proof-of-Concept for Symbian yang pertama dan disebarkan melalui Bluetooth.
  • 2006: Leap, virus pertama Mac OSX
  • 2007: Worm Storm [Zhelatin] memelopori penggunaan distributed C&C servers.
  • 2008: Koobface, malware pertama yang menjadikan Facebook sebagai targetnya.
  • 2008: Conficker, salah satu epidemik terbesar dalam sejarah, menginfeksi perusahaan, pengguna rumahan dan pemerintah di lebih dari 200 negara.
  • 2010: FakePlayer, Trojan SMS pada Android.
  • 2010: Stuxnet, penyerangan bertarget pada sistem SCADA [Supervisory Control and Data Acquisition]; menandai munculnya era perang cyber
  • 2011: Duqu, Trojan canggih yang mengumpulkan intelijen mengenai targetnya
  • 2012: Flame, program berbahaya sangat canggih yang secara aktif digunakan sebagai senjata cyber untuk menyerang entitas di beberapa negara.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.