Red Hat Siapkan Empat Solusi Komputasi Awan Hybrid Terbuka

JAKARTA, JUMAT –  Makin banyak perusahaan mengandalkan komputasi awan untuk melancarkan operasional bisnisnya, juga meningkatkan efisiensi. Kebanyakan menerapkan private cloud yang bersifat tertutup, alias hanya bisa diakses oleh para karyawan tertentu di perusahaan. Namun ada sebagian yang menggunakan hybrid cloud. Hybrid cloud yang memadukan antara prrivate dan public cloud ini jarang diterapkan karena prosesnya rumit.

 

Nah untuk yang terakhir ini Red Hat punya tawaran baru yang akan memudahkan perusahaan untuk memasuki hybrid cloud. Tawaran itu berupa empat solusi yang menyatukan seluruh portofolio produk Red Hat: Red Hat Enterprise Linux, Red Hat Enterprise Virtualization, Red Hat Storage, JBoss Enterprise Middleware, Red Hat CloudFormsdan Red Hat OpenShift Platform-as-a-Service (PaaS).

“Kami sangat yakin bahwa perusahaan-perusahaan perlu mengadopsi pendekatan komputasi awan hybrid terbuka, dengan menggabungkan seluruh sumberdaya mereka yang ada ke dalam infrastruktur komputasi awan mereka, sehingga menjangkau sumberdaya fisik, virtual dan komputasi awan publik,” kata Paul Cormier, president, Products and Technologies at Red Hat dalam rilis persnya.

Mau tahu apa saja solusi komputasi awan hybrid terbuka Red Hat? Ini dia:

1.      OpenShift Enterprise PaaS Solution. Solusi ini menggabungkan Red Hat CloudForms, Red Hat Enterprise Linux, Red Hat Enterprise Virtualization dan JBoss Enterprise Middleware untuk membangun sebuah ITOps PaaS yang dirancang untuk memberikan kecepatan dan kelincahan PaaS yang diinginkan para pengembang enterprise serta memenuhi persyaratan pemerintah dan operasional perusahaan TI dalam hal komputasi awan terbuka dan hybrid.

Solusi ini direncanakan akan diperluas sehingga memungkinkan para pelanggan membangun lingkungan DevOps PaaS yang kompatibel dengan OpenShift.com Public PaaS.

2. Red Hat Hybrid Infrastructure-as-a-Service (IaaS) Solution. Terdiri dari software yang dibutuhkan untuk menerapkan dan mengatur komputasi awan hybrid, termasuk pengaturan virtualisasi dengan Red Hat Enterprise Virtualization; pengaturan komputasi awan, layanan mandiri yang terkelola dan pengaturan system dengan Red Hat CloudForms; serta sistem operasi tamu dengan Red Hat Enterprise Linux.

Di masa depan, Red Hat berencana untuk memasukkan layanan komputasi awan umum dari penyedia terkemuka dalam solusi ini.

3.  Red Hat Cloud with Virtualization Bundle. Menggabungkan Red Hat Enterprise Virtualization dan Red Hat CloudForms, solusi ini memungkinkan pengguna pindah ke komputasi awan lebih cepat dengan menggabungkan virtualisasi dan pengaturan komputasi awan ke dalam skema yang sama.

4.  Red Hat Storage: Mendefinisi ulang penyimpanan perusahaan dan komputasi awan hybrid dengan solusi open source, Red Hat Storage, software penyimpan open source yang dapat ditingkatkan dari Red Hat untuk pengaturan data tidak terukur, telah tersedia untuk umum dalam Red Hat Storage Server 2.0. Red Hat Storage mengubah pasar penyimpanan perusahaan dan komputasi awan dengan – untuk pertama kalinya – menggabungkan inovasi berbasis kekuatan komunitas dengan server x86 standar industri yang digunakan secara luas d di lingkungan perusahaan pelanggan (on premise), komputasi awan, atau hybrid.

Keempat solusi ini diharapkan akan hadir pada akhir tahun.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.