NetBackup 5220, Produk Appliance Pertama dari Symantec

JAKARTA, JUMAT – Selama ini kita mengenal Symantec sebagai penyedia solusi dalam bentuk software. Namun membanjirnya jasa layanan backup awan telah memunculkan inspirasi bagi Symantec untuk juga melahirkan solusi backup lengkap yang mencakup hardware.

Di pasar, sebenarnya sudah ada banyak solusi backup, seperti EMC Data Domain, Quantum Dxi, IBM, ExaGrid, dan Falcon Star. Namun biasanya perusahaan harus juga membeli server dan storage secara terpisah. Nah milik Symantec ini beda, karena berupa appliance lengkap dengan software dan OS.

Namanya Symantec NetBack 5220. “Ini bukan sekadar kotak de-dup (lication), tapi juga bisa sebagai backup server. Jadi tidak perlu membeli storage, atau OS sendiri lagi,” jelas Gary Lim (Business Manager ASEAN, NBU Appliance & De-duplication, Symantec) tentang Symantec NetBackup 5220 di Jakarta (11/9). “Symantec melihat de-dup sebagai building block. Semuanya dibangun ke dalam solusi,” tambahnya.

Maksudnya, kalau vendor lain menawarkan produk de-dup dengan target tertentu, Symantec menawarkannya secara komplit. Symantec tidak membagi-baginya dari sisi source, target, software, post-process, inline, tapi memadukan NetBackup Master/Media Server dengan deduplication dan storage yang terintegrasi.

“Produk ini sudah dilengkapi Veritas Storage Foundation, Symantec Optimized OS, redundant storage, dan NetBackup dengan Intelligent Deduplication secara built-in. Juga ada Symantec Critical Systems Protection dan WLAN optimizer yang berguna untuk replikasi antar site dengan enhancement 2x – 4x,” urai Lim. De-dup, tambahnya, bisa dilakukan di client site atau langsung ke appliance. “Backup-nya bisa lewat IP, SAN (Fibre Channel), replication, juga bisa untuk tape-out.”

NBU 5220 menyediakan kapasitas mulai dari 4TB sampai maksimal 72TB. Kapasitas itu bisa dipartisi untuk Advanced Disk dan/atau De-dup. Ia juga mendukung disk-disk RAID 6 Hot Pluggable. Koneksi Ethernet 1GB, Ethernet 10GB dan Fibre Channel 8GB sudah tersedia.

Produk appliance deduplication all-in-one Symantec ini diklaim cocok untuk data center remote karena mampu mengurangi jumlah server yang diperlukan dalam sebuah data center. Pun mampu mendukung de-dup client/target. Ia bisa bertindak sebagai VMWare Proxyhost, single pass backup, file-level recovery, punya SAN Client support untuk pengganti VTL dan kemampuan direct-tape-out.

Eh omong-omong, kamu tahu kan de-dup? De-dup ini penting untuk perusahaan yang harus melakukan backup dari tape ke disk. Ia membuat proses recovery berlangsung jauh lebih cepat. Bandwidth yang ada terutilisasi lebih baik untuk backup. Ia juga mengurangi ketergantungan pada tape sebagai media backup. Teknologi de-dup sudah ada sejak 8 – 9 tahun lalu.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.