Mau Tandatangan yang Bebas Kertas? Ada Tablet Wacom!

wacom dtu1031JAKARTA, KAMIS – Less paper to paperless. Memangnya bisa ya?  Bisa, tegas CM Choo (Sales Manager (VM), Wacom Singapore Pte Ltd) saat memperkenalkan tablet terbarunya yang ditujukan untuk kalangan korporat, Wacom DTU-1031, di Jakarta tadi siang (25/4/2013). Eh ini bukan tablet PC ya, tapi semacam digitizer. Tablet yang satu ini bisa menyajikan solusi bagi bisnis yang mau menghemat pengeluaran kertas akibat form-form yang menuntut tandatangan dari konsumennya.

Aplikasi demi aplikasi pun ditunjukkan Choo melalui tayangan video. Tablet dengan pena DTU-1031 yang tak butuh baterai itu bisa digunakan antara lain di perhotelan, asuransi, perbankan, gym, retail store (POS – point of sale), rumah sakit,  sampai pemerintahan. Tujuannya bukan mengurangi pemakaian kertas, tapi meniadakan penggunaan kertas.  “Ideal untuk aplikasi e-Docs dan e-signature,” tutur Choo.

Tandatangan di dokumen-dokumen di sektor-sektor di atas tidak perlu dilakukan di secarik kertas dan difotokopi, tetapi cukup diguratkan di panel tablet dengan menggunakan pena yang terserta. Bebas kertas!  “Ramah lingkungan, go-green,  didukung produk Wacom. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi dampak negatif perusakan lingkungan,” kata Jeremy Hermanto (Division Manager, PT Datascrip).

Check-in dan check-out di hotel, pengisian form pengajuan kredit mobil di bank, aplikasi paspor, KTP, SIM, dan bahkan permintaan latihan khusus dan pemilihan trainer di gym, yang semuanya butuh tandatangan pengguna, semuanya menjadi bebas kertas. Tinggal dilakukan di panel tablet DTU-1031 yang lebarnya 10,1” dengan resolusi 1280×800, dan data akan langsung tersimpan secara digital di database. “Tandatangan tidak bisa dipalsukan. Juga tidak bisa hilang seperti dompet atau kartu ATM,” kata Choo. Bila diperlukan, data bisa dengan cepat diambil kembali (retrieve).

Format datanya? Bisa diatur, tergantung kebutuhan pengguna.  “API dan SDK-nya disediakan,” jelas Joshua Siregar (Product Manager, PT Datascrip). Tulisan tangan, tambah Choo, tidak bisa disimpan dalam database, tapi perlu dikonversi dulu.

Tapi bagaimana dengan akurasi dan tingkat keamanannya? Untuk keamanan,Wacom menyediakan enkripsi AES 256-bit dan RSA 2048-bit. Selain itu ada unique hardware ID.  Sementara tingkat akurasinya tinggi karena pena bisa mengenali 512 tingkat tekanan. Makin keras kita menekan pena di atas layar, makin tebal garis yang dihasilkan. Wacom juga menerapkan high-speed EMR (electromagnetic resonance) position sensor.

Juga tidak perlu kuatir layar LCD IPS tablet ini cepat rusak karena sering dicoreti pena. “Layarnya sudah dilindungi tempered anti-glare etched glass jadi tidak akan baret. Panelnya sendiri berjenis low heat dan low powered LCD panel, sehingga tidak panas jika digunakan dalam waktu lama,” terang Choo tentang panel berbobot 0,99kg tersebut.

Kelebihan lain, panel ini tidak membutuhkan asupan daya dari baterai. Ia mendapat asupan listrik dari koneksi USB 2.0 dari komputer. Ia akan mengonsumsi 5W saat bekerja, dan1W dalam kondisi tidur. Pena bebas-kabel (cordless) yang digunakan pun tak butuh baterai . O ya, DTU-1031 hanya menyertakan satu kabel USB (versi sebelumnya perlu tiga) sepanjang 3m.

Agar enak dipakai, tablet bisa diposisikan rata dengan permukaan meja, atau agak terungkit dengan kemiringan tertentu. Keluarkan saja kakinya yang tersembunyi di balik unit. Atau gunakan empat sekrup VESA-mounting  yang dibundelkan.

Tablet ini punya empat tombol Express yang bisa diatur sendiri penggunaannya. Untuk di bank misalnya, kata Choo, tombol pertama bisa untuk membuka rekening baru nasabah, tombol 2 untuk aplikasi pinjaman, dan seterusnya.  Sedangkan di rumah sakit, tombol 1 mungkin untuk menampilkan profil dokter, tombol 2 untuk profil perawat dan lain-lain.

Selain untuk solusi yang membutuhkan tandatangan digital dan dokumen digital, Wacom DTU-1031 boleh dioperasikan sebagai tampilan LCD biasa: menampilkan slideshow dan video untuk iklan atau keperluan lain. Perangkat ini dibandrol dengan harga US$ 749 dan tersedia eksklusif di system integrator (SI) channels mulai Mei mendatang.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: