Kerjasama dengan Dassault, RAI (akan) Bangun Pesawat Turbo Baling-Baling

r80JAKARTA, PCplus – Sejak tahun 1976, Indonesia sudah mengembangkan pesawat terbang. Negara kita, “punya kemampuan membangun pesawat terbang,” kata Agung Nugraha (Presiden Direktur, PT RAI) dalam jumpa pers sebelum penandatanganan kerjasama dengan Dassault Systemes di Jakarta tadi siang (8/4/2014).
http;//www.doudounegoosesoldes.fr/

Ditambah dengan fakta bahwa transpor udara domestik tumbuh 19,6% per tahun, maka menurut Agung, sudah saatnya pesawat udara dikembangkan lagi di Indonesia. “Negara kita ideal untuk pesawat,” tegas Ilham Akbar Habibie dari PT Ilthabi Rekatama yang hadir dalam acara tersebut.

RAI, jelas Agung, akan bekerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia (DI) untuk membangun pesawat turboprop R80. “RAI menjadi sponsor. RAI tidak punya man power yang besar. Kami ingin memberdayakan kembali (PT) Dirgantara Indonesia. Resources akan diambil dari Dirgantara Indonesia,” ujarnya.

Maka hari itu, resmi ditandatangani MoU (memorandum of understanding) antara PT RAI (Regio Aviasi Industri) dengan Dassault Systemes asal Perancis. Dassault akan mendukung implementasi dan solusi yang dilakukan RAI.

O ya, RAI adalah perusahaan dirgantara Indonesia yang dibangun oleh PT Ilthabi Rekatama dan PT Eagle Capital yang dipimpin Prof. Dr.Ing. B.J. Habibie.  Sementara Dassault Systemes adalah perusahaan pemimpin dunia di bidang software 3D, 3 Digital Mockup dan solusi Product Lifecycle Management. Perusahaan ini sudah malang-melintang di dunia aerospace dan defense program sejak 30 tahun silam. Programnya dipakai antara lain oleh Sukhoi, Gulfsream, Saab dan Bell.

Saat ini, RAI sedang dalam tahap akhir desain pendahuluan (preliminary design). “Lalu akan ada detail design. Jadi penggunaan CATIA atau Dassault Systemes sangat penting untuk menjamin integritas membangun dan mitra-mitra DI atau vendor-vendor lain,” jelas Agung. Sekadar info, CATIA adalah software 3D CAD pertama yang dibesut Dassault Systems. Software ini adalah pemimpin untuk desain produk dan inovasi di dunia.

Nantinya, pesawat komuter sipil regional R80 akan berkapasitas 80 penumpang, dan menggunakan baling-baling turbo. Teknologi baling-baling dipilih karena bisa mengurangi konsumsi bahan bakar dan memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional yang terus meningkat. R80 dijadwalkan terbang perdana tahun 2017. Sementara ini, kata Agung, RAI akan berkosentrasi di pasar domestik dan sudah mengantongi persetujuan dari Nam Air, Sky Aviation, Wings Air, Citilink, Merpati, dan Kalstar.Manteau Doudoune Canada Goose

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.