Lenovo Kembali Pakai Strategi Online Sale untuk A6010

lenovo a6010JAKARTA, PCplus – Strategi penjualan online terbukti ampuh sebagai jalur pemasaran bagi sejumlah produk smartphone Lenovo di tanah air.

Seri A6000, tutur Adrie R. Suhadi (Country Lead Smartphone Division, Lenovo Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta (16/11/2015), terjual sekitar 60 ribu unit saat dijual eksklusif di mal online Lazada. Seri lain, A7000, yang juga menggunakan jalur pemasaran online Lazada ludes sekitar 80 ribu unit.

Sementara produk lain, A7000 Special Edition yang di luar negeri dikenal sebagai K3 Note menjadi salah satu produk dengan penjualan terbaik pada program Online Revolution Lazada 11 November lalu. Begitu ungkap Sebastian Sieber (Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia).

Menilik kesuksesan itulah, Lenovo kembali menggunakan jalur pemasaran eksklusif online dengan Lazada untuk smartphone terbarunya, A6010. Kelanjutan dari seri A6000 ini dikemasi prosesor Qualcom Snapdragon quad-core 64-bit, RAM 2GB, ROM 16GB, slot microSD yang bisa menampung kartu maksimal 32GB, dan serta OS Android 5.0 Lollipop, dan baterai 2300mAh.

Seperti A6000, A6010 memiliki layar HD 5″. Bedanya, speaker-nya dua dengan sertifikasi Dolby Atmos (seri sebelumnya Dolby Digital). Sementara kamera belakang beresolusi 13 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel. A6010 juga memiliki slot Dual SIMCard.

“Mendukung 4G LTE FDD di band 1/3/5/8/10 dari semua operator,” kata Anvid Erdian (MBG 4P Manager, Lenovo Indonesia).

Smartphone Lenovo A6010 dijajakan eksklusif melalui situs Lazada.co.id mulai hari ini (17/11/2015) pukul 11.00 WIB secara flash deal. Harganya Rp 1,999 juta (harga normal Rp 2.099.000). Kamu bisa memilih antara warna Onyx Black dan Pearl White. Eh kalau kamu mendaftar lebih dulu di situs Lazada sebelum beli, kamu akan diberi hadiah tambahan oleh Lazada loh. Jadi kalau berminat, segeralah ke situs Lazada.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer