HiCore, Merek Baru dengan Konsep Single Price

 

Artis asal Korea Lee Jeong Hoon dan Presiden Direktur HiCore Herman Zhou diapit para model memamerkan smartphone HiCore Lens DC1 dan HiCore Play Z5 di Jakarta (1/9/2016)
Artis asal Korea Lee Jeong Hoon dan Presiden Direktur HiCore Herman Zhou diapit para model memamerkan smartphone HiCore Lens DC1 dan HiCore Play Z5 di Jakarta (1/9/2016)

JAKARTA, PCplus –  Merek  HiCore adalah pendatang baru di pasar smartphone tanah air. Nama HiCore, jelas Herman Zhou (Presiden Direktur, Hi Core Mobile) dalam acara peluncuran di Jakarta (1/9/2016), mencerminkan filosofi yang diusung, yakni high technology, high quality dan high style.

Ada dua model smartphone yang diluncurkan HiCore ke pasar, yakni Play Z5 dan Lens DC1. Yang menarik, kedua pendatang baru ini mengusung konsep single price secara nasional. Artinya harga jual ke konsumen sama di seluruh Indonesia: Rp 2,299 juta untuk HiCore Play Z5, dan Rp 1,649 juta untuk HiCore Lens DC1.

Loh, bukannya praktek lapangan mengungkap, harga merek dan model sebuah smartphone tidak sama di setiap daerah. Lalu bagaimana HiCore menjaga harga tunggalnya tersebut?

“Di toko ada promotor yang merupakan karyawan kami. Kami tidak ke distributor lagi, tapi langsung ke toko-toko ritel. Ada meja untuk etalase produk di sana,” jelas Herman tentang caranya menjaga keseragaman harga di pasar.

Herman mengatakan akan merekrut promotor-promotor yang siap untuk menjual produknya. “Dengan adanya promotor, konsumen akan lebih mudah mendapatkan penjelasn mengenai produk HiCore,” terangnya.

“Kami optimis akan menjadi brand yang kuat di Indonesia,” tambah Herman. “Yakin bisa bersaing dengan brand-brand besar. Promosi harus gencar seperti Oppo, Huawei, Vivo,” ungkap Herman tentang strategi pasarnya. Untuk membantu mempopulerkan produknya, HiCore juga menunjuk artis asal Korea Lee Jeong Hoon sebagai duta merek.

HiCore Play Z5 dan Lens DC1 merupakan smartphone 3G dengan sistem operasi Android 5.1 Lollipop. Fitur keduanya mirip: dua slot SIM Card (Micro dan Nano), fitur OTG (on-the-go), G-sensor (3D), light sensor, proximity sensor, dan accelerometer, serta UI System Freeme OS. Kedua smartphone ini pun dimotori oleh prosesor quad-core 32-bit MediaTek 1,3GHz.

Bedanya, layar IPS Lens DC1 lebih kecil dibandingkan Play Z5. Milik DC1 4,5” dengan resolusi 960×540 piksel, sedangkan Z5 5” dengan resolusi HD 1280×720 piksel. Agar layar tidak mudah tergores atau baret, HiCore menggunakan Corning Gorilla Glass 3.

Perbedaan lain terletak pada kapasitas RAM.  Z5 dibekali RAM 2GB, sedangkan DC1 1GB. Namun ROM-nya sama-sama 16GB.

Kapasitas baterai yang tertanam (non-removable) pun berbeda. Baterai Li-Po pada Z5 berkapasitas 2500mAh, sedangkan pada DC1 2100mAh.

Untuk kamera, Play Z5 menawarkan kamera depan 5 megapiksel dan kamera belakang 8 megapiksel, yang sama-sama dilengkapi LED Flash. Sementara Lens DC1 mengusung kamera depan dan belakang 5 megapiksel.

Yang juga beda, Z5 memiliki Fingerprint scanner. Scanner fingerprint ini tidak hanya bisa dipakai sebagai pengaman, tetapi juga untuk shortcut aplikasi dan mengaktifkan (trigger) kamera.

Z5 hadir dalam dua pilihan warna: putih dan emas. Sedangkan DC1 terdiri dari satu warna: putih.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

%d bloggers like this: