Bandung Awali Tahap Pertama Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

1000-startup-digital-bandung-4

Rangkaian Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di kota Bandung resmi dimulai melalui tahapan pertama, yakni Ignition. Sekitar dua ratus anak muda kreatif Bandung berkumpul di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) untuk mendapat ilmu dari pembicara kompeten di bidang startup digital belum lama ini.

Menurut Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, para pembicara tersebut antara lain Yansen Kamto (Chief Executive KIBAR), Alamanda Shantika (Chief Activist FemaleDev), Seterhen Akbar (CEO Labtek Indie). Bima Said (Managing Editor Goal.com), serta Arief Widhiyasa (CEO Agate Studio).

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital menyatakan bahwa terdapat lima sesi yang menjadi fokus utama pada Ignition Bandung yaitu Entrepreneurial Mindset, Don’t Start a Business, Solve a Problem, Collaboration to Create Innovation, Innovating with Creativity, Notion of Innovation: Innovating with Creativity, dan How to Think like a Founder.

Kegiatan Ignition Bandung ini sendiri dibuka dengan paparan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara yang mengaku optimistis dengan geliat startup digital di Bandung. Dikenal sebagai pusat kreativitas dan didukung oleh berbagai komunitas digital yang terus berkembang pesat, Bandung berpotensi untuk menjadi salah satu kiblat tech startup di Indonesia.

Saat ini, Indonesia baru memiliki 1,5 persen pengusaha dari sekitar 252 juta penduduk. Indonesia masih membutuhkan sekitar 1,7 juta pengusaha untuk mencapai angka dua persen. Angka tersebut masih kalah dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Singapura yang memiliki jumlah entrepreneur sebanyak 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4,5 persen, dan Vietnam 3,3 persen.

Untuk melahirkan generasi muda yang melek digital, pemerintah kota Bandung akan berfokus dalam memberikan layanan yang secara berkala dievaluasi yaitu menyediakan ruang untuk masyarakat beraspirasi, memberikan infrastruktur berupa sosialisasi program dan informasi, membentuk literasi digital, pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia untuk siap dengan era digital, serta menggalakan festival sebagai langkah sosialisasi dengan cakupan yang lebih luas.

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital menyatakan bahwa para peserta di Bandung sangat antusias mengikuti kegiatan yang akan berlangsung di sepuluh kota ini. Bahkan, ada seorang peserta yang pernah magang di bidang pariwisata di Malaysia rela kembali  bergelut di bidang IT untuk mengikuti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Setelah melewati tahap Ignition, peserta Bandung akan mengikuti networking session pada 12 November. Di kegiatan itu, mereka harus membentuk tim yang terdiri dari hustler, hacker, dan hipster. Setelah tim terbentuk, mereka akan berlanjut ke tahap Workshop untuk mendapat materi tentang design thinking, market validation dan business model dari trainer relevan.

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital sendiri merupakan sebuah gerakan untuk mewujudkan potensi Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020, dengan mendirikan seribu startup yang menjadi solusi atas berbagai masalah, memanfaatkan teknologi digital. Gerakan Nasional 1000 Startup Digital hadir di sepuluh kota Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Malang, Medan, Makassar, Denpasar, Pontianak.

Ristianto W

Menyukai dunia elektronika, Linux, dan jaringan komputer. Saat ini aktif mengelola beberapa server berbasis Linux.

%d bloggers like this: