HomeBerita TeknologiOgah Ikut Google, Meta Akan Bangun Infrastruktur AI Sendiri

Ogah Ikut Google, Meta Akan Bangun Infrastruktur AI Sendiri

Jakarta, PCplus – Meta resmi meluncurkan inisiatif besar bernama Meta Compute. Proyek ini diumumkan langsung oleh Mark Zuckerberg pada Januari 2026. Fokus utama inisiatif ini adalah membangun fondasi komputasi yang kuat untuk mendukung layanan AI generasi berikutnya.

Baca Juga: Bukan Apple, Ini Perusahaan Paling Inovatif di 2024

Langkah ini dianggap sebagai strategi penting untuk mengurangi risiko dan memastikan kapasitas komputasi tetap terkendali. Meta menargetkan pembangunan kapasitas energi hingga puluhan gigawatt dalam dekade ini. Angka tersebut menunjukkan ambisi besar perusahaan dalam menghadapi lonjakan permintaan global terhadap layanan AI.

Susan Li, CFO Meta, sebelumnya menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur AI Meta akan menjadi keunggulan utama dalam menciptakan model AI terbaik. Dengan fondasi ini, pengalaman produk berbasis AI diharapkan lebih cepat, aman, dan efisien.

Selain itu, Meta juga berencana memperluas pusat data, chip, serta sistem khusus untuk mendukung kebutuhan komputasi. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pengembangan perangkat lunak, tetapi juga pada mesin fisik yang membuat AI bisa berjalan optimal.

Dampak Global dan Strategi Jangka Panjang

Inisiatif infrastruktur AI Meta dipandang sebagai langkah strategis dalam persaingan teknologi global. Dengan kapasitas energi yang masif, Meta ingin memastikan bahwa layanan AI dapat berkembang tanpa hambatan.

Zuckerberg menekankan bahwa cara perusahaan berinvestasi dan bermitra akan menjadi keuntungan strategis. Meta Compute tidak hanya sekadar proyek teknologi, tetapi juga fondasi ekonomi digital masa depan.

Menurut laporan Android Headlines, Meta akan membangun sistem komputasi khusus untuk mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga. Hal ini penting agar perusahaan bisa lebih fleksibel dalam mengembangkan produk AI.

Gulf News menambahkan bahwa Meta Compute akan memperluas pusat data dan chip untuk mendukung generative AI. Dengan langkah ini, Meta ingin menguasai tulang punggung fisik dari teknologi AI.

Secara keseluruhan, inisiatif ini menunjukkan keseriusan Meta dalam menguasai ekosistem AI global. Infrastruktur yang dibangun akan menjadi pondasi bagi inovasi masa depan, sekaligus memperkuat posisi Meta dalam persaingan teknologi.

Iqbal Ramadhan
Iqbal Ramadhanhttps://www.pcplus.co.id
Tech professional from Jakarta, Indonesia. Specializes in software development and has a passion for innovation. I'm enjoys exploring new technologies, reading about AI advancements, and contributing to open-source projects.
ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
shopee promo

ARTIKEL TERBARU

TUTORIAL

REKOMENDASI PRODUK

- Advertisment -