Sony Alpha NEX-7, Shutter Release Lag-nya Tercepat di Dunia

JAKARTA, SELASA – Sony Indonesia resmi mengenalkan jagoan barunya di kategori kamera saku (pocket camera) hari ini (28/2). NEX-7, kamera kompak ini diklaim punya kinerja responsif serta fokus otomatis yang cepat. Bahkan, shutter release lag yang minim diklaim sebagai yang tercepat di dunia.Seakan ingin meneruskan sukses NEX seri sebelumnya, Sony membekali banyak “senjata” di kamera anyarnya ini. Sensor Exmor APS HD CMOS dengan resolusi efektif 24,3 megapiksel yang digabungkan dengan prosesor gambar BIONZ Sony versi baru adalah 2 diantara senjata maut NEX.

Exmor CMOS yang dijodohkan dengan prosesor BIONZ ini adalah rahasia mengapa NEX-7 punya kinerja yang gegas. Shutter lag saat mengambil gambar cuma 0,02 detik, dan disebut-sebut sebagai kamera tercepat. Selain itu algoritma autofokus (AF) yang telah ditingkatkan juga menyumbang tambahan tenaga dalam hal kecepatan karena mampu menggandakan kecepatan readout dari sensor gambar serta bisa memroses hasil dengan lebih efisien.

Kalau dicermati, NEX-7 seakan-akan punya dua tombol shutter. Sebenarnya ini adalah TRINAVI, tombol baru yang sengaja disematkan Sony untuk mengakses aneka setelan kreatif kamera. TRINAVI dilengkapi dengan roda kontrol untuk memilih moda kamera secara cepat sekaligus memungkinkan pengguna menciptakan sendiri kontrol pribadi di kamera.

NEX-7 juga merupakan kamera kompak pertama di dunia yang dilengkapi XGA OLED (2,359K dot) TruFinder untuk menghasilkan framing dan focusing yang akurat. Dengan ini, jangkauan frame di NEX-7 bisa dicapai hingga 100%. Bukan cuma itu, electronic viewfinder NEX-7 yang punya kontras tinggi serta moda display yang beragam dapat disesuaikan untuk mendapatkan gambar terbaik di segala kondisi pemotretan.

Merekam gambar bergerak di NEX-7 pun nyaman. Format kompresi gambar AVCHD Progressive yang kini sudah mencapai versi 2 memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan kualitas Full HD dengan halus berkat frame rate hingga 50p yang didukung kamera ini. Oh ya, LCD 3 inci-nya bisa diputar sampai 90 derajat ke atas atau 45 derajat ke bawah untuk memudahkan mengambil gambar dari posisi yang sulit.

Bersamaan dengan peluncuran resmi NEX-7, Sony Indonesia juga mengenalkan 3 lensa terbaru yang didesain khusus untuk kamera E-mount (mount khusus mirrorless Sony). Mereka adalah Sony SEL24F18Z dengan bukaan F1.8, Sony SEL50F18 yang merupakan lensa telephoto 50mm dan fitur Optical SteadyShot built in, dan Sony SEL55210, lensa yang kompatibel dengan perekam video Full HD dan punya fasilitas pembesaran 3,8 kali.

Di Indonesia, NEX-7 dipasarkan dengan harga kisaran 11 juta rupiah (body only). Tersedia pula NEX-7 dengan paket lensa 18-55mm.

 

 

Brama Setyadi

Is a sushi and wife lover. Always curious about any "magic" done by technology. Photography is also my middle name.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.