Bidik UKM, HP Sodorkan Simply StoreIT

HP-Simply-StoreITJAKARTA, JUMAT –  Mudah dimengerti dan mudah dijalankan. “Harganya juga mampu dibeli oleh sektor UKM,” kata Katherine Wahyuri (Product Manager HP Storage, Enterprise Group, PT Hewlett-Packard Indonesia) tentang HP Simply StoreIT dalam jumpa pers di Jakarta kemarin siang (10/10/2013).

Simply StoreIT adalah program storage terbaru dari HP yang ditujukan pada kalangan UKM dan SMB (small medium business) dengan 10 – 99 karyawan dan 100 – 999 karyawan. UKM dan SMB, tutur Katherine, menghadapi tiga masalah ketika berhadapan dengan storage: tidak punya banyak waktu karena beban kerja yang tinggi, dana yang terbatas, dan ada terlalu banyak resiko seperti bencana alam, kegagalan peralatan dan kesalahan manusia.

Nah, ketiga masalah itu coba ditiadakan HP melalui program Simply StoreIT. Kustomer tidak perlu bingung memilih sendiri storage yang akan dipakai. Tinggal sesuaikan saja dengan kategori yang disediakan HP, apakah Starting-Out, Building Momentum, Business Expansion, atau What’s Next. Masing-masing memiliki produk untuk virtualisasi, file sharing, Exchange/SQL dan backup/proteksi data.

“Kustomer bisa pilih bundling solution sesuai dengan kebutuhan,” kata Katherine. Di Starting Out yang ditujukan pada UKM pemula dengan lima pengguna, kustomer bisa memilih storage berbasis SAN StoreVirtualVSA atau yang berbasis SAN yakni MSA. Sementara untuk File sharing ditawarkan StoreEasy 1000 dengan StoreOnce 2600 untuk backup berbasis disk atau StoreEver Tape Drives yang berbasis tape.

“Mudah dipakai, instalasinya dari HP dan reseller. Panduannya juga ada di YouTube. Tidak perlu belajar, tidak ada biaya tambahan, cukup ditonton di YouTube,” tegas Katherine.  “Kalau ada kerusakan, ada HP IT Centre di beberapa kota besar,” tambahnya. Hardware yang digunakan akan digaransi tiga tahun. “Diganti via service center,” kata Katherine.

Lalu berapa harganya? “Ada bundling-bundling, tapi belum bisa dirilis (harganya) karena baru akan diperkenalkan bulan November,” kata Katherine. Namun sebagai ancar-ancar, kata Katherine, storage MSA 2040 akan dibandrol US$ 5000 – US$ 6000.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer