Puerto Rico: Negara Pertama untuk Project Ara

project ara

Tahun 2015 akan menjadi milestone penting Project Ara. Tahun ini, produk pertama Ara akan resmi dirilis, dengan Puerto Rico menjadi negara pertama yang menerima ponsel “rakitan” Google tersebut.

Hal itu dikemukakan pimpinan Project Ara, Paul Eremenko, pada acara Module Developer Conference yang dilangsungkan di California, AS. Puerto Rico dipilih karena berbagai alasan. Pertama karena di negara kepulauan tersebut, rasio penjualan smartphone hi-end dan low-end adalah 1:1. Selain itu, 75% pengguna internet Puerto Rico mengakses internet menggunakan smartphone. Untuk mendukung program ini, Google akan bekerjasama dengan 11 universitas di Puerto Rico untuk mengembangkan modul Ara.

Sayangnya, Paul tetap belum bisa mematok target kapan ponsel Ara tersedia secara global.

Pada acara yang sama, Eremenko juga menunjukkan purwarupa generasi kedua yang disebut Spiral 2. Ada dua modul prosesor yang digunakan Spiral 2, masing-masing dari Marvell dan Nvidia. Layarnya sendiri memiliki resolusi 1280×720 dengan dukungan teknologi seluler 3G. Namun umur Spiral 2 juga tidak akan lama, karena tim Project Ara tengah mempersiapkan Spiral 3 yang mendukung 4G dan baterai yang bisa bertahan seharian penuh.

Baterai memang menjadi masalah tersendiri bagi ponsel Ara. Menurut Eremenko, konsep ponsel rakitan membuat konsumsi daya baterai 20-30% lebih rendah dibanding ponsel biasa dengan spesifikasi yang sama. Namun Eremenko yakin masalah itu akan diatasi Spiral 3 yang diperkirakan siap akhir tahun 2015. Spiral 3 juga akan meningkatkan jumlah modul yang bisa dipasang-cabut, dari sekarang 11 modul menjadi 20-30 modul.

Ah, semoga bisa segera datang ke Indonesia ya…

Wisnu Nugroho

Managing Editor InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi penulisan fitur untuk bidang telekomunikasi dan solusi enterprise.