Dell One Identity Manager 7.0 untuk Turunkan Resiko Bisnis 

dell one identity JAKARTA, PCplus – Tanggung jawab departmen TI atas semua elemen dari strategi keamanan organisasi besar. Bebannya bahkan lebih besar saat mengimplementasi IAM tradisional karena pembangunan, penerapan dan pemeliharaannya memakan waktu dan biaya yang sangat besar.

Biasanya untuk memenuhi kebutuhan unit bisnis yang berbeda-beda, departemen TI mengandalkan kebijakan keamanan dan tools yang sangat khusus dan terpisah, juga  proses manual. Beragam informasi dari unit yang berbeda tidak saja meningkatkan potensi serangan terhadap organisasi, tetapi juga akan berpengaruh negatif pada produktivitas pengguna. Jika pengguna berhasil menemukan cara membongkar fitur keamanan, lingkungan TI organisasi akan menjadi semakin rentan terhadap risiko, baik internal maupun eksternal.

Dell One Identity Manager menyederhanakan sistem IAM dan memfasilitasi sistem pengambilan keputusan keamanan yang lebih baik. Jadi organisasi dapat mengatur akses pribadi, mengatur identitas, mengamankan data, dan mengurangi resiko terhadap pusat informasi. Sistem ini juga memudahkan auditor mendapatkan laporan tata kelola secara real-time dengan perincian sumber daya di lingkungan TI pelanggan seperti pemilik akses, dan mengapa akses tersebut diberikan kepada mereka atau dihapuskan.

“Dell One Identity Manager 7.0 adalah solusi identity and access management yang modular dan terintegrasi, sehingga organisasi bisa meng-instal apa yang mereka butuhkan saat ini, dan tetap yakin mereka bisa dengan mudah menambahkan elemen-elemen lain sesuai kebutuhan untuk mendukung bisnis di masa depan,” kata Mary Woo (Managing Director, Dell Software, Asia Selatan & Korea)

Fitur-fitur baru pada versi terbaru, 7.0,  antara lain:

1.   Penyempurnaan heatmap, dashboard dan sistem pelaporan

–      Peningkatan definisi dan representasi heatmap, dashboard dan laporan compliance.

–      Menyelesaikan pelanggaran kebijakan secara cepat, dengan visibilitas yang lebih baik melalui situs jaringan antarmuka untuk pengguna bisnis, pengelola data dan staf administrasi.

2.   Arsitektur ReST Terbaru

–      Memfasilitasi pertukaran informasi internal antar perangkat lunak dan antar sistem internal serta dengan sistem pihak luar

–      Meningkatkan keamanan antar komponen dan memungkinkan pelanggan untuk membuat jaringan antarmuka mereka sendiri untuk tugas-tugas tertentu untuk mempermudah proses bisnis perusahaan

3.   Web User Interface dengan dukungan HTML 5

–      Web User Interface dibagi menjadi tiga untuk ekstensibilitas dan simplifikasi: yaitu end user, governance, administrator

–     Meningkatkan kemampuan bisnis untuk bergerak lebih lincah dan cepat, apa pun jenis perangkat yang digunakan

4.   Penyediaan dan sinkronisasi wizard

–    Menyediakan klien sinkronisasi terpusat yang mudah menggunakan wizard untuk menyederhanakan proses pengujian dan penyediaan yang tepat ke sistem sasaran

–     Mengurangi waktu yang diperlukan untuk menambah pengguna baru ke dalam jaringan

5.    Pembagian komponen utama

–    Mempermudah proses instalasi

–    Mengurangi biaya dan kompleksitas saat melakukan upgrade

6.   Pemisahan pada definisi pembagian kerja

–      Mempermudah definisi dan peningkatan kinerja pada definisi peraturan SoD

–      Mengurangi waktu administrasi namun tetap mempertahankan tingkat compliance yang lebih tinggi

 

 

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer