Qualcomm Siapkan Prosesor 24 Core untuk Server

QualcommPerusahaan pembuat prosesor mobile terbesar, Qualcomm, mulai melirik pasar lain. Setelah mendapatkan persaingan yang semakin ketat dari MediaTek dan Intel yang juga terjun ke bisnis smartphone, Qualcomm kini membidik pasar server yang dikuasai Intel.

Qualcomm sendiri tampak serius ingin melangkah ke bisnis yang pada tahun 2020 mendatang memiliki pasar sebesar 15 miliar dolar AS. Pekan ini sampel prosesor 24 core System on a Chip (SoC) berbasis instruksi ARMv8-A sudah diperlihatkan pada publik.

Dalam membuatnya, Qualcomm bekerjasama dengan produsen chip seperti Xilinx Inc. dan Mellanox Technologies Ltd. Prosesor ini ditujukan untuk data center, dan didesain khusus untuk menangani beban kerja data center, termasuk infrastructure-as-a-service, platform-as-a-service, big data dan machine learning.

Raksasa-raksasa Internet seperti Google, Facebook dan Amazon merupakan perusahaan yang membutuhkan amat banyak server. “Saat ini, tidak ada chip yang benar-benar menjadi alternatif di pasar server,” kata Anand Chandrasekher, Senior Vice President Qualcomm. “Ini merupakan waktu yang tepat bagi pendatang baru untuk masuk,” sebutnya.

Sebagai informasi, 99 persen pangsa pasar mikroprosesor server kini dikuasai Intel. Perusahaan lain seperti Advanced Micro Devices Inc. (AMD) dan Applied Micro Circuits Corp. memang menghadirkan produk untuk server. Namun keduanya gagal menggoyang Intel di segmen tersebut.

Dipa

Penulis pemula yang ingin memahami seluk beluk dunia IT dan gadget.