Setahun Pakai TrakCare, Operasional Grup RS Pondok Indah kian Efisien

imagesJAKARTA, PCplus – Lebih dari setahun, Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) menggunakan sistem informasi kesehatan terpadu InterSystems TrakCare. Apa hasilnya bagi pasien dan pihak rumah sakit?

Pertama, komunikasi dengan pelayanan pasien menjadi lebih baik. Pasien yang batal datang (no show) menurun drastis berkat adanya pesan teks pengingat doctor’s appointment yang terintegrasi dengan TrakCare.

Implementasi TrakCare juga termasuk manajemen pemberian obat secara elektronik. Pemesanan, pemberian, dan administrasi obat, semua tercatat dalam TrakCare.

Sistem TrakCare juga terintegrasi pada sistem manajemen informasi laboratorium rumah sakit (laboratory information management system, LIMS) dan sistem arsip pencitraan dan komunikasi (picture archiving and communication system, PACS). Sistem bisa menyampaikan order dan hasil pemeriksaan penunjang dengan cepat, memangkas waktu administrasi sekitar 30 – 60 menit per order, dan memonitor KPI secara otomatis.

Jadi waktu pemeriksaan sinar-X rutin yang sebelumnya perlu 2 – 3 jam, dipangkas setengahnya. Waktu menyiapkan resep obat pun bisa dipangkas menjadi 10 menit. Sedangkan tim Executive Health Check Up kini dapat memberikan hasil pemeriksaan kesehatan dalam waktu 24 jam (sebelumnya perlu 4 – 5 hari).

Penggunaan EMR (electronic medical record) yang terpusat juga tidak hanya meminimalkan penggunaan kertas. Tapi juga membuat akses ke data pasien bisa lebih cepat. Dengan EMR, pasien tidak perlu lagi membawa salinan hasil tes, sinar-X, atau MRI saat konsultasi. Rekam medis pasien selalu dapat diakses oleh dokter di kedua rumah sakit RSPI, sehingga pasien dapat memilih mana rumah sakit yang lebih nyaman.

Pasien pun tidak lagi harus mengambil hasil tes dari laboratorium, sedangkan obat yang diresepkan oleh dokter sudah siap diambil saat mereka datang ke Farmasi.

“Dengan mengadopsi manajemen pemberian obat secara elektronik yang berlaku global, kami dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih efisien. Sistem ini juga membantu dokter kami untuk memberikan keputusan yang tepat dalam waktu lebih cepat,” kata Dr. Yanwar Hadiyanto, Chief Executive Officer Rumah Sakit Pondok Indah Group.

Bukan hanya pasien yang diuntungkan dengan sistem informasi digital ini. Tim medis dan manajemen rumah sakit juga, yakni bisa merampingkan prosedur operasional rumah sakit. RS Pondok Indah, salah satu dari rumah sakit RSPI di Jakarta, bahkan melaporkan peningkatan pendapatan dua digit setelah menerapkan TrakCare.

Sekadar info, RSPI mengoperasikan dua rumah sakit di Jakarta: RSPI-Pondok Indah dengan 225 tempat tidur, dan RSPI-Puri Indah dengan 100 tempat tidur. RS Pondok Indah mengimplementasikan sistem informasi digital pada awal 2014; sedangkan RS Puri Indah mengimplementasikan sistem sama pada awal Juni 2015.

O ya, implementasi sistem informasi digital ini telah membuat RSPI menjadi pemenang ketiga kompetisi Best e-Corp dalam kategori Best IT System yang diadakan salah satu majalah bisnis nasional, dan penghargaan The Best Provider dari salah satu perusahaan asuransi multinasional.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer