Jakarta, PCplus – Transformasi digital yang kian masif di kawasan industri Asia Pasifik kini menghadirkan tantangan proteksi jaringan yang sangat kompleks. Menjawab kebutuhan krusial tersebut, Kaspersky dinobatkan sebagai pemimpin pasar keamanan siber OT oleh lembaga riset Frost & Sullivan. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas keunggulan inovasi produk serta kepemimpinan nilai pelanggan di lingkungan industri modern.
Baca Juga: Kolaborasi AI Dan Manusia Jadi Kunci Keamanan Siber
Penilaian ketat dari Frost & Sullivan menyoroti efektivitas strategi perusahaan dalam mengamankan sistem operasional pabrik dan infrastruktur kritis. Melalui pendekatan terpadu, sistem perlindungan mampu diterapkan tanpa menimbulkan gangguan pada kelancaran operasional produksi harian. Langkah ini sangat penting mengingat sektor industri kerap mengandalkan perangkat warisan yang sensitif terhadap jeda waktu operasional.
Direktur Frost & Sullivan, Tetsuya Niihara, memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan platform terpadu yang diusung oleh Kaspersky. “Model operasional yang koheren sangat berharga di ekosistem industri guna mempercepat waktu respons dan visibilitas risiko,” jelas Tetsuya.
Keunggulan Solusi Keamanan Siber OT Kaspersky di Sektor Industri
Lingkungan manufaktur modern kini semakin terhubung antara jaringan teknologi informasi atau TI dan teknologi operasional pabrik. Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, Kaspersky Industrial CyberSecurity hadir memadukan pengawasan aset dengan deteksi anomali berbasis kecerdasan buatan.
Berikut adalah sejumlah fitur andalan dalam sistem perlindungan industri terpadu ini:
- Perlindungan titik akhir industri dengan konsumsi sumber daya sistem yang sangat minimal.
- Pemantauan jaringan operasional pasif guna mendeteksi ancaman tanpa mengganggu jalur produksi.
- Kompatibilitas luas terhadap sistem operasi lama dan protokol jaringan industri eksklusif.
- Fitur pembaruan sistem tanpa proses reboot untuk menjaga fasilitas pabrik tetap beroperasi.
Managing Director Asia Pasifik Kaspersky, Adrian Hia, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mengamankan rantai pasok industri kawasan. “Peran kami adalah menghadirkan perlindungan industri kelas enterprise yang mudah diakses dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal,” tutur Adrian.
Integrasi Perlindungan Tanpa Mengganggu Keberlangsungan Pabrik
Penyatuan sistem keamanan TI dan lingkungan operasional pabrik kini menjadi kunci utama dalam meredam risiko serangan siber-fisik. Melalui platform manajemen tunggal terbuka, tim keamanan dapat memantau korelasi ancaman digital secara terpusat dan menyeluruh.
Associate Director Frost & Sullivan, Rajarshi Dhar, turut memuji fleksibilitas arsitektur keamanan terintegrasi tersebut. “Integrasi perlindungan menyeluruh ini membantu perusahaan meningkatkan efektivitas pertahanan sekaligus menjaga efisiensi operasional pabrik,” ungkap Rajarshi.
Dengan menerapkan strategi perlindungan terpadu ini, fasilitas industri kamu dapat terlindungi secara optimal dari berbagai ancaman siber modern. Keberlanjutan produksi manufaktur pun dapat terus terjaga dengan tingkat keandalan yang sangat tinggi.




