Via Portal, AXA Sederhanakan Pengajuan Asuransi Serangan Jantung dan Stroke

ki-ka: Sales & Business Development Director AXA Life Indonesia Yanti Parapat, Lektor Dep. Kardiologi FKUI dr Jetty H. Sedyawan SpJP FIHA dan President Director AXA Life Indonesia Hengky Djojosantoso bergambar bersama usai diskusi pengaruh gaya hideup terhadap resiko penyakit jantung dan stroke dalam acara peluncuran produk AXA Heart & Save di Jakarta (8/10/2014)
ki-ka: Sales & Business Development Director AXA Life Indonesia Yanti Parapat, Lektor Dep. Kardiologi FKUI dr Jetty H. Sedyawan SpJP FIHA dan President Director AXA Life Indonesia Hengky Djojosantoso bergambar bersama usai diskusi pengaruh gaya hideup terhadap resiko penyakit jantung dan stroke dalam acara peluncuran produk AXA Heart & Save di Jakarta (8/10/2014)

JAKARTA, PCplus – Sakit itu mahal, apalagi jika terkena penyakit jantung. Penyempitan pembuluh darah yang bisa memicu stroke dan berakibat pada kematian atau cacat (lumpuh) jika diatasi dengan cincin (ring) bisa memakan biaya Rp 30 juta per cincin. Padahal biasanya pemasangan satu ring saja tidak cukup. Yang mengejutkan, ternyata usia mereka yang terkena serangan jantung dan stroke makin muda. “Di bawah 40 tahun,” kata dr. Jetty H. Sedyawan SpJP FIHA (Lektor Dep. Kardiologi FKUI) dalam jumpa pers peluncuran produk asuransi AXA terhadap penyakit jantung dan stroke di Jakarta tadi pagi (8/10/2014).

Gaya hidup yang tak sehat, mulai dari memakan makanan berlemak dan asin seperti burger, kentang goreng, dan pizza, merokok, stres, kurang tidur dan kegemukan, sampai kurangnya aktivitas (bergerak), ucap dr. Jetty, membuat serangan jantung dan stroke sudah menjadi pembunuh utama di tanah air, menggeser kematian akibat kecelakaan lalu lintas dan penyakit infeksi.

“16 juta masyarakat Indonesia mengidap penyakit jantung dan bergeser ke usia produktif,” tambah Hengky Djojosantoso (President Director, PT AXA Life Indonesia). “Kalau kena penyakit jantung, biayanya sangat besar. Tabungan nasabah tidak akan mencukupi,” kata Hengky.

axaPeduli dengan kondisi tersebut, AXA Life menawarkan asuransi khusus untuk penyakit jantung dan stroke yang disebut AXA Heart & Save bagi usia produktif (18 – 64 tahun). Yang menarik, asuransi dengan masa pertanggungan 10 tahun ini menawarkan kemudahan bagi calon nasabah untuk bergabung. Untuk mendaftar, kamu bisa melakukannya secara mandiri melalui portal AXA (https://portal.axa.co.id/direct).

Uniknya lagi, kamu tak perlu menjalani tes kesehatan terlebih dulu. “Tidak mensyarakatkan pemeriksaan kesehatan. Pendaftaran ke portal AXA Direct dengan mengisikan nama, usia, produk yang diminati dan premi yang bisa dipilih sesuai kemampuan. Nanti akan dapat e-mail konfirmasi dalam 3×24 jam dan dihubungi oleh AXA untuk aktivasi. Cuma ada dua pertanyaan yang harus dijawab, yakni apakah sudah pernah dirawat untuk penyakit jantung dan stroke dan apakah pernah dirawat lebih dari 5 hari dalam satu tahun ke belakang. Tidak ada pertanyaan tentang gaya hidup, tapi lebih ke riwayat penyakit,”jelas Hengky.

AXA Heart & Save, tutur Yanti Parapat (Sales & Business Development Director, PT AXA Life Indonesia), merupakan asuransi untuk penyakit jantung dan stroke dan perlindungan terhadap resiko kematian dengan pengembalian premi 105%. “Pertanggungan dibayar 100% jika terdiagnosa serangan jantung dan asuransi jiwa dalam 10 tahun. Jika meninggal karena kecelakaan pertanggunggannya 200%. Jika tidak terdiagnosa alias sehat, pertanggungan dikembalikan 10%% setelah tahun ke 10. Ditambah bonus 10% dari premi satu tahun,” urai Yanti.

Yanti menggambarkan pengembalian premi itu sebagai berikut. Andai kamu membayar premi Rp 1 juta per bulan, berarti setahunnya kamu bayar Rp 12 juta. Pada tahun ke-10, kamu sudah membayarkan Rp 120 juta. Tapi di akhir tahun ke-10 kamu sehat (tidak terdiagnosa penyakit jantung/stroke), kamu akan mendapatkan Rp 126 juta ditambah 12 juta cash back. “Total Rp 138 juta,” kata Yanti.

Sampai akhir Oktober ini, AXA menargetkan 1000 nasabah Heart & Save. Seribu calon nasabah yang membeli via portal akan diberi bonus voucher belanja sebesar Rp 200 ribu. Premi asuransi ini bervariasi tergantung usia dan kemampuan. Yang paling murah adalah Rp 83 ribu per bulan untuk usia 18 – 30 tahun. Premi termahal mencapai Rp 1,4 juta, dan diterapkan pada mereka yang berusia lebih tua.

O ya selain pendaftaran via portal, kamu juga boleh mengajukan klaim via portal. “Dokumen-dokumen di-upload (scan/foto), lalu kirim sehingga bisa di-review (AXA) sambil menunggu dokumen yang dikirim via pos,” kata Hengky.

Nah kamu yang tertarik ikut asuransi penyakit jantung dan stroke, silakan daftar ya!

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.