Kirim Sembarang Data ke Ponsel Android (PushBullet)

Dengan cepat dan mudah kamu bisa mengirimkan data catatan, link, bahkan file dari komputer desktop ke ponsel Androidmu.

Mencatat adalah sebuah kegiatan yang tidak pernah kita tinggalkan. Setelah memiliki sebuah telepon seluler cerdas, yang berbasis Android, apakah kamu semakin mudah melakukan kegiatan mencatat? Mestinya demikian.

Adanya beberapa aplikasi, seperti Evernote, SpringPad, Catch, MobisleNotes, ColorNote, GNotesdan sejenisnya, sedikit banyak telah mengubah pola budaya mencatat kita. Sebagian besar aplikasi pencatat memberikan fasilitas sinkronisasi. Jadi setiap catatan yang kamu buat dari ponsel Android dapat dibaca, bahkan dimodifikasi di komputer.

Eh tapi sekarang, ada aplikasi relatif baru yang memungkinkan kamu dengan cepat dan mudah mengirimkan data catatan, link, atau bahkan file dari komputer desktop ke ponsel Android. Nama aplikasi itu PushBullet.

Dasar pemikiran pengembangan aplikasi PushBullet bukanlah hal baru. Ambil contoh saja aplikasi seperti Evernote, DropBox, Google Drive, atau Chrome to Phone, semuanya merupakan aplikasi yang menyediakan fungsi sinkronisasi dokumen atau sekadar catatan dari komputer desktop ke ponsel atau sebaliknya. Namun dengan kemudahan dan proses sederhana yang diberikan PushBullet, kamu tidak akan mengalami kesulitan mengirimkan data dari komputer desktop ke ponsel Android.

Agak berbeda dengan aplikasi pencatat pada umumnya, PushBullet memanfaatkan fasilitas push notification pada Android secara maksimal. Alhasil kamu segera diberitahu jika ada kiriman data baru dari komputer desktop ke ponsel Android-mu. Layanan push notification sudah ada sejak versi 2.2 atau yang sudah dapat menjalankan Google Play. Lalu semenjak versi 4.0 (ICS), layanan ini disempurnakan dan lebih optimal dalam pengiriman notifikasi ke ponsel Android.

Saat ini, PushBullet secara resmi hanya tersedia di Google Play. Jika sudah memiliki Android, minimal versi ICS, kamu dapat langsung memasang PushBullet di ponsel. Lalu bagaimana penggunaannya? Sangat sederhana. Ikuti saja langkah-langkah berikut.

t8-431-pBullet-gb01

 

1. Pertama kali dijalankan, PushBullet akan memberikan informasi apa yang dapat dilakukannya. Bagian bawah tampilan mencantumkan daftar e -mail yang telah kamu daftarkan pada ponselmu. Tap salah satu e-mail Gmail yang akan kamu gunakan untuk mendaftarkan diri ke PushBullet.

 

 

t8-431-pBullet-gb02

 

2. Setelah e-mail kamu tap, PushBullet akan meminta kamu memberikan ijin mengakses layanan Google menggunakan e-mail Gmail-mu. Tidak perlu kuatir akan akses rahasia oleh PushBullet, karena mekanisme otorisasi Google sangat ketat. Tap saja tap tombol [Allow Access].

 

 

t8-431-pBullet-gb03

 

 

3. Karena belum ada catatan atau data yang terkirim dari komputermu, di layar tampilannya masih kosong.

 

 

 

4. Aplikasi PushBullet yang berjalan di ponsel bersifat pasif. Maksudnya, ponsel kamu hanya akan menerima apa yang telah dikirimkan dari komputer atau ponsel lain melalui situs layanan PushBullet ( https://www.pushbullet.com/ ). Jika menggunakan browser Google Chrome, kamu dapat memasang Extention PushBullet. Langkah pertama untuk dapat menggunakan layanan PushBullet, kamu harus membuat akun baru terlebih dahulu. Pada situs layanan PushBullet, klik tombol link [Sign up now with your Google Account]. PushBullet menggunakan akun Google untuk pendaftaran, sehingga kamu harus login menggunakan akun Google kamu dan memberikan ijin kepada PushBullet.

t8-431-pBullet-gb045. Setelah kamu masuk, daftar ponsel Android kamu yang telah kamu ijinkan sebelumnya otomatis dimunculkan.

 

t8-431-pBullet-gb056. Jika menggunakan PushBullet Extention untuk Chrome, kamu bisa dengan mudah mengklik ikon PushBullet pada toolbar Chrome. Daftar tipe data yang dapat kamu kirim ke ponsel akan tersaji. Namun jika kamu tidak menggunakan Extention, untuk dapat mengirim data ke ponsel, kamu harus mengklik tombol [Push to this device] untuk item ponsel yang hendak kamu tuju.

 

t8-431-pBullet-gb067. Ada 5 tipe data yang dapat kamu kirim ke ponselmu, yaitu Note, Address, List, File, dan Link. PushBullet dapat dimanfaatkan untuk banyak hal. Saat bekerja dengan komputer desktop, lalu teringat daftar belanja yang segera dibeli atau pekerjaan yang harus dikerjakan misalnya. Maka kamu cukup mengklik link List, beri judul daftar yang dibuat, dan masukkan item-item dalam daftar tersebut. Untuk mulai mengirimkan ke ponsel, klik tombol [Push It!]

t8-431-pBullet-gb07

 

8. Di ponselmu akan muncul notifikasi dari PushBullet terkait daftar yang baru saja kamu kirim. Jika item notifikasi tersebut kamu tap, kamu langsung mendapat daftar serupa dengan TODO list yang juga dapat kamu beri tanda cek atau kamu hapus.

 

t8-431-pBullet-gb089. Untuk tipe data lain, PushBullet menyediakan mekanisme koneksi dengan aplikasi lain. Jika data yang diterima adalah Link, kamu dapat langsung membukanya dengan browser. Untuk data tipe File, kamu juga akan diarahkan ke aplikasi yang sesuai dengan tipe file pembukanya. Sedangkan untuk data Address, PushBullet dapat melemparkan data alamat ke aplikasi Google Map untuk dicarikan.

 

CATATAN!
Jika kamu membutuhkan kemudahan dan kesederhanaan dalam mengirimkan data ke ponsel, PushBullet dapat menjadi alternatif yang ringan dan efektif. PushBullet dapat diterapkan dalam satu tim kerja. Semua ponsel Android anggota tim kerja yang dipasangi PushBullet akan selalu mendapat pemberitahuan jika ada hal baru yang dikirimkan oleh ketua tim. Dengan penerapan ini, PushBullet dapat berfungsi seperti halnya Pager.

 

Naskah: Budi Susanto [[email protected]]

Yohannes Suwarto

Staff laboratorium perangkat keras PT. Prima Infosarana Media. Memiliki spesialisasi pengujian produk konsumer, termasuk notebook dan PC desktop.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.