Sambut MEA, Infomedia jadi Pengguna NICE Engage Pertama di Asia Pasifik

arman hazairin infomediaJAKARTA, PCplus – Tahu Yellow Pages? Buku kuning telepon itu loh. Nah dulu Infomedia-lah yang merupakan perusahaan di balik Yellow Pages. Tapi sejak 1999, setelah 100% menjadi anak perusahaan Telkom, Infomedia beralih menawarkan jasa call center.

Kalau kamu telepon ke customer service dan disambut rekaman suara, mungkin di belakangnya adalah Infomedia. Di tanah air klien Infomedia antara lain adalah Pertamina, Siskohat, McD, Bon Chon, KFC, Pizza Hut, Es Teler 77, Kompas Gramedia, Citilink, BCA, BNI, BII, CIMB Sunlife, Adira, dan BPJS Kesehatan.

Tahun 2014, Infomedia sudah memiliki lebih dari 100 customer dengan 8000 seat agent. Wilayah kerjanya bukan hanya Indonesia, tapi 8 negara lain: AS, Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura, Hongkong, Saudi Arabia dan Timor Leste. Tahun ini diharapkan jumlah kliennya tumbuh menjadi sekitar 200. Dan tidak hanya domestik, tapi regional.

Agar bisa bertumbuh di masa depan, tutur Arman Hazairin (Contact Center & Outsourcing Service Director, Infomedia) dalam jumpa pers di Jakarta (8/4/2015), Infomedia merasa perlu bermigrasi ke cloud dan menyederhanakan infrastrukturnya.”Kalau pakai cara tradisional tumbuhnya lambat, jadi pindah ke cloud. Perlu simplicity, agility untuk scale-up dengan cepat,” katanya.

Maka sejak 2013, infrastruktur Infomedia migrasi ke cloud-based dengan dua data center. “Satu di Jakarta dan di Surabaya, fully redundant. Yang dimigrasikan dari voice recording ke (NICE) Engage platform,” jelasnya. Penerapan NICE Engage oleh Infomedia, tambah Sudibyo Susanto (Vice President, Sales & Marketing, PT Selindo Alpha), merupakan yang pertama di Asia Pasifik.

Skalabilitas, reliabilitas, sekuriti dari platform NICE, ungkap Arman, membuat Infomedia memilih NICE. “15 tahun membuktikan kehandalan NICE, nyaris tidak ada masalah secara teknis. Tidak rewel, simpel, reliabel,” ucapnya.

Sebelum memakai Engage, cerita Arman, konfigurasi untuk menyediakan layanan itu kompleks. “Karena butuh banyak elemen, terpisah. Platform ini menyederhanakan, bahkan satu blok bisa 5000 (server),” ungkapnya. “Fitur NICE memungkinkan Infomedia mempunyai diferensiasi unik di pasar ini. Interaksi kustomer yang macam-macam (SMS, telepon, e-mail, dll), dapat diagregasi sehingga sederhana,” tambahnya.

“Dengan kombinasi cloud, yang ada langsung tersedia untuk kustomer Infomedia. Bisa asistensi klien untuk yang berminat menggunakan jasa ini. Jadi Infomedia bisa menawarkan layanan baru ke customer dengan mudah dan murah,” tandas Arman.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

%d bloggers like this: